Mahasiswa Unitri Malang Ajak Warga Pandanrejo Deteksi Dini Hipertensi dan Diabetes

7 Agustus 2026 23:00 7 Agt 2026 23:00

Lutfia Indah, Gumilang

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Mahasiswa Unitri Malang Ajak Warga Pandanrejo Deteksi Dini Hipertensi dan Diabetes

Mahasiswa Unitri saat melakukan program PKM di masyarakat Pandanrejo, Malang. (Foto: Mahasiswa Unitri)

KETIK, MALANG – Mahasiswa yang tergabung dalam Tim Pengabdian Masyarakat Tematik (PMT) Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) mengajak masyarakat deteksi dini hipertensi dan diabetes. Menyasar warga di Desa Pandanreno, Wagir, Kabuparen Malang. 

Amo Jones Laiyan, Ketua Kelompok PKM Unitri, menjelaskan program tersebut dilakukan akibat meningkatnya kasus pengakit tidak menular (PTM) di masyarakat. Banyak masyarakat yang mengidap hipertensi dan diabetes melitus. 

"Program ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kasus PTM khususnya hipertensi dan diabetes melitus. Dipengaruhi oleh rendahnya aktivitas fisik, kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan berkala, serta minimnya deteksi dini terhadap faktor risiko penyakit," ujarnya, Jumat 7 Agustus 2026.

Kondisi tersebut membuat dibutuhkan tindakan preventif yang melibatkan masyarakat langsung. Tim melaksanakan dua kegiatan, yakni Gerakan Senam Anti Hipertensi Rutin Mingguan Bersama Kader, Lansia, dan warga (Gerak Bersama), serta Cek Kesehatan dengan Jemput Rumah, Edukasi, dan Skrining Aktif Hipertensi serta Diabetes (Cerdas Sehat). 

Ia menjelaskan dalam program Gerak Bersama, masyarakat diharapkan mampu meningkatkan aktivitas fisik. Senam rutin pun dilakukan untuk mencegah hipertensi dan diabetes militus. 

"Sedangkan program Cerdas Sehat dilaksanakan melalui pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan gula darah sewaktu, edukasi kesehatan, konseling pola hidup sehat. Kita juga melakukan kunjungan rumah kepada masyarakat yang memiliki faktor risiko penyakit tidak menular," lanjutnya. 

Pada program tersebut tak hanya memberikan edukasi kepada masyarakat, namun juga pelatihan kader kesehatan, skrining kesehatan berbasis komunitas, dan lainnya. Seluruh kegiatan dilaksanakan secara bertahap mulai dari tahap persiapan dan pemetaan masalah kesehatan masyarakat, pelaksanaan intervensi kesehatan, hingga evaluasi dan penguatan keberlanjutan program.

"Kami berharap pengetahuan masyarakat mengenai hipertensi dan diabetes melitus meningkat. Termashk dengan partisipasi dalam pemeriksaan kesehatan berkala, aktivitas fisik, serta kemampuan kader kesehatan dalam melakukan edukasi dan skrining kesehatan secara mandiri," pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

mahasiswa unitri PMT Unitri Unitri Malang