Kemensos Puji Mas Dhito, Angkatan Pertama SMA Boarding School Rangking 1 Masuk PTN

14 Juni 2026 20:21 14 Jun 2026 20:21

Angga Prasetya, Muhammad Faizin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Kemensos Puji Mas Dhito, Angkatan Pertama SMA Boarding School Rangking 1 Masuk PTN

Kelvin salah satu siswa terbaik SMA Dharma Wanita 1 Pare yang diterima di salah PTN (Foto : Pemkab Kediri)

KETIK, KEDIRI – Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia, Robben Rico menyebut Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana telah berhasil menyusun roadmap atau arah tujuan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga Desil 1 di Kabupaten Kediri.

"Mewakili pemerintah pusat, saya ingin menyampaikan terimakasih. Beliau ini sosok pemimpin muda yang luar biasa," katanya saat menghadiri acara kelulusan siswa SMA Dharma Wanita 1 Pare boarding school angkatan pertama di Convention Hall Simpang Lima Gumul, Minggu 14 Juni 2026.

Robben Rico menilai Mas Dhito, sebagai Bupati Kediri dapat mencari solusi atas data dan fakta yang saat ini terjadi di Jawa Timur. Menurut dia, Jawa Timur selama ini selalu masuk dalam 10 besar jumlah anak yang tidak bisa sekolah, putus sekolah maupun berpotensi putus sekolah, baik jenjang SD, SMP maupun SMA.

Menggandeng Putra Sampoerna Foundation (PSF) Mas Dhito menginisiasi SMA Dharma Wanita 1 Pare menjadi sekolah boarding school setingkat sekolah unggulan. Setelah 3 tahun berjalan, sekolah ini berhasil meluluskan 126 siswa angkatan pertama.

Tak hanya itu, lanjut Robben, dalam kepemimpinan Mas Dhito, Pemerintah Kabupaten Kediri juga menghibahkan lahan seluas 7,6 hektare untuk pendirian Sekolah Rakyat (SR) di Desa Plosokidul, Plosoklaten.

Berdirinya SR ini, nantinya akan memperluas kesempatan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem di Kabupaten Kediri. Robben pun berharap prestasi siswa SR nantinya bisa menyusul siswa dari SMA Dharma Wanita 1 Pare.

"Saya cukup surprise dengan prestasi yang dicapai, SMA Dharma Wanita 1 Pare ini menduduki rangking 1 sekolah yang ada di Kabupaten Kediri untuk lulusannya terbanyak diterima di perguruan tinggi," ungkapnya.

Prestasi itu ditunjukkan dari jumlah siswa yang mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Dimana prosentase dari 56 siswa SMA Dharma Wanita 1 Pare yang mengikuti tes 41 siswa atau 73,21 persen dinyatakan lolos.

Adapun secara keseluruhan dari 126 siswa, mereka yang masuk PTN maupun PTS sejumlah 101 siswa. Dari prestasi itu, pihaknya menilai didikan yang diberikan terbukti mampu membuktikan siswa dari keluarga Desil 1 dapat melampaui capaian sekolah negeri yang biasanya langganan rangking pertama.

"Ini nanti yang ingin kita tiru juga di Sekolah Rakyat," tambahnya.

Sementara itu, Mas Dhito dalam kesempatan tersebut juga mengapresiasi atas capaian yang diraih para siswa SMA Dharma Wanita 1 Pare. Mereka yang awalnya tidak memiliki mimpi untuk bisa sekolah kini terbukti bisa melanjutkan ke perguruan tinggi.

Mas Dhito berkomitmen untuk terus mempertahankan SMA Dharma Wanita 1 Pare boarding school. Melalui pendidikan, pihaknya berharap para lulusan sekolah boarding ini nantinya dapat meraih kesuksesan dan bisa mengangkat derajat keluarga.

"Sekolah ini tidak boleh menjadi sekolah komersil, hanya khusus anak anak Desil 1," tegas Mas Dhito.

Sebagaimana diketahui, selain dihadiri dari Kementerian Sosial, acara kelulusan tersebut dihadiri Ketua Yayasan Dharma Wanita Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito, pihak PSF, perwakilan perguruan tinggi, termasuk pihak swasta dan orang tua siswa. (*)

Tombol Google News

Tags:

mas Dhito Bupati Kediri Pemkab Kediri Kementerian Sosial