KETIK, SURABAYA – Keterbatasan biaya pendidikan tak selalu menjadi penghalang untuk meraih kesuksesan. Hal ini dibuktikan oleh Beni Gaharja, kreator konten game yang kini mengantongi 1,7 juta subscriber YouTube dan 3,4 juta follower TikTok lewat akun @ben_gajereal, setelah memilih jalur konten kreator alih-alih melanjutkan pendidikan ke bangku kuliah.
Kepada tim redaksi, Beni menceritakan bahwa keputusan tersebut diambil bukan tanpa pergolakan batin. Ia mengaku sempat diliputi kesedihan mendalam kala melihat teman-teman sebayanya melanjutkan studi, sementara dirinya harus mengubur impian tersebut.
"Karena keterbatasan biaya saya tidak bisa melanjutkan kuliah dan saya tidak ingin membebankan orang tua dengan memaksakan untuk kuliah," Ungkap Beni.
Dari titik itu, ia mulai memutar otak mencari cara membantu perekonomian keluarga lewat hobi bermain game yang telah lama ia tekuni.
Perjalanan Beni sebagai konten kreator dimulai pada 2019, hanya bermodalkan sebuah smartphone Android. Video-video awal yang ia unggah sepi penonton, bahkan nyaris tak ada yang menyaksikan.
Namun ia memilih bertahan dan konsisten mengunggah konten hingga akhirnya menemukan momentum lewat konten bertema game Free Fire, yang saat itu tengah menjadi tren besar di kalangan gamer Indonesia. Konten tersebut menjadi titik balik yang mengubah arah kariernya secara signifikan.
Dari sisi pendapatan, Beni mengaku penghasilan pertamanya hanya berkisar Rp3 juta, mengingat jumlah penonton videonya yang masih minim kala itu.
Namun seiring konsistensi unggahan dan bertambahnya jumlah penggemar, pendapatannya melonjak drastis hingga menyentuh angka ratusan juta rupiah dalam sebulan.
Pencapaian finansial tersebut turut diiringi penghargaan bergengsi dari YouTube, yakni Silver dan Gold Play Button, yang menurutnya menjadi bukti nyata dari kerja keras yang selama ini ia jalani.
"Penghargaan ini sangat berarti bagi saya karena untuk mendapatkannya butuh usaha yang sangat besar," tuturnya.
Selain YouTube, Beni juga aktif merambah TikTok sejak 2021 melalui akun @ben_gajereal, dengan menerapkan strategi serupa, yakni konsistensi dalam mengunggah konten, yang menurutnya menjadi kunci utama pertumbuhan pesat akunnya di platform tersebut.
Kesuksesan ini pun berdampak signifikan bagi kehidupan pribadi dan keluarganya. Beni mengaku kondisi ekonomi keluarganya kini jauh membaik, bahkan ia telah mampu membangun rumah dari hasil kerja kerasnya sebagai kreator konten game.
Namun di balik gemerlap pencapaian, perjalanan Beni tak lepas dari tantangan. Komentar pedas dan komunitas yang kerap toksik di kolom komentar TikTok maupun YouTube sempat memengaruhi fokus dan mentalnya, terutama di awal perjalanan karier.
Meski demikian, ia memilih menanggapi kritik tersebut secara positif dan menjadikannya sebagai penyemangat untuk terus berkarya.
Kepada generasi muda yang menghadapi dilema serupa antara kuliah dan keterbatasan biaya, Beni menitipkan pesan bahwa kuliah bukan satu-satunya jalan menuju kesuksesan.
"Di zaman yang sudah serba digital ini kita harus pandai mencari celah untuk mencari cuan, salah satunya menjadi konten kreator," pesannya.
Ke depan, Beni menargetkan pengembangan konten yang lebih variatif dan bernilai positif, sekaligus berharap perjalanannya dapat menjadi motivasi bagi anak muda bahwa hobi bermain game juga dapat membuka peluang yang menjanjikan.(*)
