Formula Singkat Menghubungi Dosen via WhatsApp dan Email, Mahasiswa Wajib Tahu!

14 Juli 2026 02:00 14 Jul 2026 02:00

Moh. Faiz, Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Formula Singkat Menghubungi Dosen via WhatsApp dan Email, Mahasiswa Wajib Tahu!

Ilustrasi mengetik pesan untuk keperluan akademik. (Foto: Faiz/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Pernahkah Anda menghabiskan waktu puluhan menit atau bahkan satu jam untuk mengetik satu pesan ke dosen? Menghapusnya lagi dan cemas karena hanya centang biru tanda balasan?

Peristiwa ini hampir pasti pernah dialami setiap mahasiswa. Tidak sedikit dari mereka yang mengeluhkan pesan terabaikan, bahkan mendapat teguran.

Pilihan kata dan waktu yang kurang tepat dapat berdampak pada Nilai. Akibatnya, hubungan akademik mendadak jadi canggung.

Tetapi, tak perlu kawatir. Ada trik khusus yang bisa kamu terapkan untuk menghubungi dosen agar urusanmu berjalan lancar. Berikut adalah tips supaya pesanmu langsung direspon dan tidak terabaikan.

Perhatikan Waktu

Kesalahan umum mahasiswa adalah mengirim pesan di luar jam kerja seperti tengah malam atau akhir pekan. Dosen juga manusia yang membutuhkan istirahat.

Waktu terbaik menghubungi dosen pada hari Senin Hingga Jum’at, Mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Mengirim pesan di luar jam tersebut beresiko pesan tenggelam atau dicap tidak tahu sopan.

Gunakan Struktur 5 Unsur

Jangan pernah mengirim pesan secara terpotong seperti “pagi pak/bu” lalu menunggu dibalas baru memperkenalkan diri. Dosen menyukai pesan yang efisien. Pastika dalam satu kali kirim, pesan Anda mengandung 5 unsur berikut.

Pertama, awali pesan Anda dengan salam yang sopan seperti “Assalamualaikum” atau Selamat Pagi/Siang Bapak/Ibu.

Kedua, sisipkan ungkapan maaf untuk melanjutkan pesan sepeti “Mohon maaf mengganggu waktu Bapak/Ibu" atau “Mohon bantuan”.

Ketiga, perkenalkan diri Anda dengan menyebutkan nama lengkap dan Nomor Induk Mahaiswa, serta asal Program studi secara jelas seperti, “Perkenalkan, saya (nama lengkap) dengan NIM (angka NIM), mahasiswa (Jurusan)”.

Keempat, Sampaikan keperluan Anda secara Jelas dan padat (To The Poin) seperti, “Saya ingin memohon izin dan konfirmasi terkait pengumpulan tugas makalah hukum adat yang mengalami kendala sistem kemarin, Pak”.

Kelima, akhiri dengan ucapan Terima Kasih dan salam penutup yang sopan seperti, “Terima kasih atas perhatian Bapak/Ibu. Selamat siang.”

Hindari Bahasa Gaul dan Singkatan

Penggunaan Bahasa gaul seperti yg, dngn, otw, aq, kpn, pcc atau emoji berlebihan sangat di larang dalam komunikasi akademik. Gunakan Bahasa Indonesia yang baik, benar, dan formal.

Selain itu, hindari penggunaan kata yang terkesan memerintah seperti "Tolong segera dibalas ya, Pak." atau "Kapan saya bisa ketemu?".

Ubahlah menjadi kalimat yang lebih persuasif dan menawarkan opsi waktu luang bagi dosen. Seperti “Mohon berkenan memberikan tanggapan saat Bapak memiliki waktu luang” atau “Jika Ibu berkenan, kira-kira kapan saya bisa menemui Bapak/Ibu”

Jangan Melakukan Spam

Jika pesan belum dibalas, mahasiswa diminta untuk bersabar. Menghubungi dosen berkali-kali dalam waktu singkat (spam) atau langsung menelepon tanpa izin sangat dinilai tidak sopan. Berikan waktu minimal 2x24 jam di hari kerja sebelum mengirimkan pesan tindak lanjut (follow-up) dengan bahasa yang tetap santun.

Komunikasi yang baik adalah cerminan dari karakter seorang mahasiswa. Dengan menerapkan etika chat yang profesional, Anda tidak hanya mempermudah urusan kuliah sendiri, tetapi juga sedang membangun reputasi diri yang baik di mata para pengajar. Selamat mencoba!.(*)

Tombol Google News

Tags:

Tips Chat Dosen Cara Chat Dosen Menghubungi Dosen Whats App