KETIK, JEMBER – Kreativitas mahasiswa Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember kembali mencuri perhatian di tingkat nasional. Tim mahasiswa UIN KHAS Jember berhasil meraih Juara II Lomba Film Pendek PORSI JAWARA II 2026 yang berlangsung di Pekalongan.
Prestasi tersebut diraih melalui film berjudul “O Dua”, yang berhasil mengantarkan tim UIN KHAS Jember bersaing dengan sejumlah perguruan tinggi Islam negeri lainnya hingga menembus babak final.
Babak final Lomba Film Pendek PORSI JAWARA II digelar di Meeting Room Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Jumat, 11 September 2026. Sebanyak enam tim terbaik beradu kreativitas untuk memperebutkan posisi teratas.
Tidak hanya menayangkan film hasil produksi, para finalis juga harus mempresentasikan gagasan, alur cerita, pesan yang ingin disampaikan, hingga proses kreatif di balik karya mereka di hadapan dewan juri.
Dengan demikian, penilaian tidak berhenti pada kualitas visual. Kekuatan ide, kedalaman cerita, pengemasan pesan, kualitas audio visual, serta kemampuan tim menerjemahkan gagasan menjadi sebuah karya turut menjadi pertimbangan penting.
Dalam kompetisi tersebut, UIN Salatiga keluar sebagai Juara I melalui film “Tumpeng”. Sementara UIN KHAS Jember menempati posisi Juara II lewat film “O Dua”. Adapun Juara III diraih UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melalui karya berjudul “Nada Yang Hampir Hilang”.
Tim UIN KHAS Jember diperkuat tiga mahasiswa. Mereka yakni Bayu Pradana dan Moch. Alfin Abdillah, keduanya dari Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) angkatan 2022, serta Hanan Desiyanti Suseno dari Program Studi Pendidikan Bahasa Arab angkatan 2024.
Capaian tersebut menjadi buah dari proses panjang yang dilakukan tim sejak tahap pengembangan ide, penyusunan naskah, produksi hingga penyempurnaan film sebelum dibawa ke panggung final.
Perwakilan tim UIN KHAS Jember menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan meraih Juara II tidak terlepas dari kerja keras dan dukungan berbagai pihak selama proses produksi.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung. Alhamdulillah, kerja keras bersama akhirnya membuahkan hasil,” ungkap perwakilan tim UIN KHAS Jember.
Keberhasilan ini sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa UIN KHAS Jember mampu menjadikan medium film sebagai ruang untuk mengembangkan kreativitas sekaligus menyampaikan gagasan dan pesan kepada masyarakat.
PORSI JAWARA II 2026 sendiri tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara. Kompetisi tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan dalam mengolah ide, membangun cerita, mengembangkan kemampuan teknis produksi, hingga menyampaikan pesan melalui karya audio visual.
Enam finalis yang tampil membawa perspektif dan karakter karya masing-masing. Dari kompetisi tersebut, lahir karya-karya yang tidak sekadar menawarkan tontonan, tetapi juga memperlihatkan kemampuan mahasiswa dalam mengubah gagasan menjadi pesan yang kuat melalui layar.
Bagi UIN KHAS Jember, Juara II PORSI JAWARA II 2026 menjadi tambahan catatan prestasi sekaligus bukti bahwa kreativitas mahasiswa dapat bersaing di level nasional.
Film “O Dua” pun menjadi representasi bahwa kekuatan sebuah karya tidak hanya ditentukan oleh apa yang tampak di layar, tetapi juga oleh gagasan, cerita, pesan, dan proses kreatif yang berada di baliknya.(*)
