Atasi Fenomena Fatherless, SMAN 9 Malang Buat Gebrakan 'Surat Cinta' di Momen Bagi Rapor

16 Juli 2026 15:16 16 Jul 2026 15:16

Shilfina Hidayah, Aziz Mahrizal

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Atasi Fenomena Fatherless, SMAN 9 Malang Buat Gebrakan 'Surat Cinta' di Momen Bagi Rapor

Wawan Pramunadi, Kepala SMA Negeri 9 Malang. (Foto: Instagram @sman9malang)

KETIK, MALANG – Berangkat dari keprihatinan terhadap tingginya fenomena fatherless atau minimnya kehadiran emosional sosok ayah di Indonesia, SMA Negeri 9 Malang membuat gebrakan unik. Pihak sekolah mewajibkan siswa menulis 'surat cinta' untuk orang tua mereka yang dibagikan serentak bersamaan dengan rapor semester, Kamis, 18 Juni 2026. 

Langkah inovatif ini diinisiasi langsung oleh Wawan Pramunadi, M.Pd., Kepala SMAN 9 Malang yang baru dilantik pada bulan Juni lalu. Menurutnya, kebijakan ini sangat penting untuk menyadarkan kembali peran penting orang tua dalam perkembangan psikologis anak.

"Empat dari lima keluarga di Jawa Timur ini mengalami fatherless. Mereka punya bapak secara fisik tetapi tidak punya bapak secara emosional," ungkap Wawan, sapaan akrabnya.

Aktivitas menulis 'surat cinta' tersebut sengaja digelar agar orang tua tahu persis apa yang ingin disampaikan oleh anak mereka secara jujur. Surat yang berisi ungkapan terima kasih, harapan, keluh kesah, hingga luapan perasaan terdalam para siswa ini sukses memicu keharuan.

Banyak orang tua yang meneteskan air mata dan sangat berterima kasih kepada pihak sekolah. Momen ini dinilai berhasil menjadi jembatan komunikasi yang selama ini mungkin tersumbat akibat kesibukan sehari-hari.

Inovasi menyentuh ini juga langsung mendapat sorotan dan apresiasi luas dari warganet di jagat maya.

"Semoga budaya surat cinta ini bisa terus dilanjutkan agar anak dan ortu juga saling evaluasi hati," tulis akun Instagram @niar_idris dalam kolom komentar postingan kegiatan tulis surat cinta dan pembagian rapor siswa yang diunggah pada 18 Juni 2026.

Wawan menegaskan bahwa dirinya tidak ingin kegiatan penutup semester hanya sebatas seremoni kaku untuk menerima selembar kertas nilai. Lebih dari itu, ia berharap para orang tua pulang dengan pemahaman mendalam mengenai makna di balik perjuangan dan perjalanan anak-anak mereka dalam mendapatkan nilai tersebut. (*)

Tombol Google News

Tags:

Wawan Pramunadi Sma Negeri 9 Malang SMAN 9 Malang Fatherless Berita Malang Info Malang