KETIK, MALANG – Morris Garages (MG) Motor Indonesia Malang berkolaborasi dengan Perdana Group menghadirkan pilihan kendaraan elektrifikasi melalui peluncuran MG ZS Hybrid+ di Malang, Sabtu (19/9/2026).
Kehadiran SUV hybrid terbaru MG tersebut sekaligus menandai langkah baru perusahaan dalam memperkuat eksistensinya di Jawa Timur.
Kemitraan dengan Perdana Group juga memperluas akses masyarakat Malang dan sekitarnya terhadap produk, layanan, serta pengalaman kepemilikan MG. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen MG untuk memperluas jaringan dan menghadirkan mobilitas elektrifikasi yang semakin dekat dengan konsumen di berbagai wilayah Indonesia.
Peluncuran MG ZS Hybrid+ mengusung konsep "Outclass The Mainstream". Konsep tersebut menawarkan perpaduan efisiensi dan performa, gaya dan kepraktisan, serta kenyamanan berkendara dan keluarga.
MG ZS Hybrid+ menggunakan teknologi Hybrid+ yang memadukan manfaat elektrifikasi dengan mesin bensin. Teknologi tersebut memberikan fleksibilitas kepada konsumen dalam memilih kendaraan sesuai kebutuhan mobilitas sehari-hari.
Sales Director MG Indonesia Agustian Ferikles mengatakan, peluncuran MG ZS Hybrid+ di Malang merupakan yang pertama di Kota Malang. Kehadiran kendaraan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi MG untuk kembali memperkuat pasarnya di Kota Malang.
"Perdana mungkin teman-teman sudah tahu sendiri, memang lokal entrepreneur di sini dan sudah cukup dikenal masyarakat Malang. Jadi secara sustainability, secara kerja sama pun saya yakin akan lebih long term karena memang tidak akan ke mana-mana, memang dari asli sini," ujar Agustian.
Menurut Agustian, Malang Raya merupakan salah satu pasar terbesar di Jawa Timur setelah Surabaya Raya. Kondisi tersebut membuat wilayah Malang memiliki potensi bagi investor untuk mengembangkan bisnis otomotif.
Ia menyebut kerja sama dengan Perdana Group juga menjadi bagian dari upaya mendekatkan MG kepada masyarakat Malang, sekaligus memperkuat layanan purnajual.
"Tujuannya supaya kita bisa lebih dekat, kemudian pelayanan kita maksimal. Karena kalau jualan mobil tidak ada after sales-nya juga tidak bagus. Makanya tujuannya ke arah sana, supaya lebih dekat dengan masyarakat di Malang lewat investor lokal," jelasnya.
Perluas Pilihan Kendaraan Elektrifikasi
Sebelumnya, MG memperkenalkan MG S5 EV pada ajang IIMS 2026. Mobil tersebut menggunakan powertrain murni listrik atau 100 persen electric vehicle (EV).
Sementara itu, kehadiran MG ZS Hybrid+ menjadi upaya MG untuk menjangkau konsumen yang belum sepenuhnya beralih ke kendaraan listrik murni.
"Makanya kita juga menghadirkan MG ZS Hybrid+ ini supaya orang-orang bisa merasakan produk-produk MG yang memang tidak hanya 100 persen elektrik. Selain itu, dealer juga punya potensi jualan yang lebih banyak lagi, jadi tidak cuma mengandalkan mobil-mobil listrik," kata Agustian.
Ke depan, MG akan berfokus pada kendaraan berbasis elektrifikasi, baik kendaraan listrik murni maupun hybrid. Teknologi plug-in hybrid juga disebut menjadi salah satu opsi yang berpotensi dikembangkan.
Menurut Agustian, arah tersebut menyesuaikan perubahan kebutuhan konsumen yang tidak hanya mempertimbangkan produk baru, tetapi juga efisiensi kendaraan.
"Ke depannya memang fokus kita nanti MG itu lebih banyak di kendaraan elektrifikasi, entah itu pure electric, hybrid, atau mungkin ke depannya juga plug-in hybrid. Memang arahnya ke sana karena sekarang karakter konsumen, selain butuh produk baru, juga butuh produk yang secara efisiensi maksimal," pungkasnya.
Melalui peluncuran MG ZS Hybrid+, MG Motor Indonesia menegaskan komitmennya menghadirkan kendaraan elektrifikasi yang menggabungkan kenyamanan, performa, dan efisiensi untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat, termasuk di Kota Malang.
