Hindari Kemacetan Zikir dan Doa di Monas, Kemenag Imbau Peserta Datang Lebih Awal

1 Agustus 2026 14:40 1 Agt 2026 14:40

Fitra Herdian, Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Hindari Kemacetan Zikir dan Doa di Monas, Kemenag Imbau Peserta Datang Lebih Awal

Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag RI, Muchlis M. Hanafi, selalu Sekretaris Tim Kerja Kemenag. (Foto: Dokumen Kemenag RI)

KETIK, JAKARTA – Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) mengimbau para peserta Zikir dan Doa Kebangsaan yang berlangsung hari ini, Sabtu, 1 Agustus 2026 di Kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat untuk datang lebih awal.

Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag RI, Muchlis M. Hanafi, selalu Sekretaris Tim Kerja Kemenag untuk Zikir dan Doa Kebangsaan mengatakan, bahwa dalam beberapa hari terakhir panitia memfokuskan perhatian pada kesiapan operasional di lapangan, mulai pengaturan akses peserta, pengamanan, layanan kesehatan, transportasi, hingga dukungan teknis lainnya.

“Seluruh aspek operasional terus kami siapkan melalui koordinasi yang erat dengan Sekretariat Negara, Kepolisian Negara Republik Indonesia, Tentara Nasional Indonesia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta seluruh unsur panitia. Tujuan kami sederhana, yaitu memastikan seluruh peserta dapat mengikuti Zikir dan Doa Kebangsaan dengan aman, nyaman, tertib, dan khusyuk,” ujar Muchlis dikutip dari keterangan tertulis.

Lanjutnya, kegiatan yang diperkirakan diikuti sekitar 100.000 peserta memerlukan dukungan seluruh pihak, termasuk kedisiplinan peserta dalam mengikuti ketentuan yang telah disiapkan panitia.

"Kami imbau peserta datang lebih awal untuk menghindari kepadatan menjelang dimulainya acara," tegasnya.

Muchlis menjelaskan bahwa panitia juga telah menyiapkan berbagai sarana pendukung, antara lain penataan panggung utama, sistem suara, pos kesehatan, pos keamanan, pusat informasi, serta skema transportasi dan pengaturan mobilisasi peserta dari berbagai daerah, termasuk dari Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Seluruh kesiapan tersebut terus dimatangkan hingga menjelang hari pelaksanaan acara.

 

Ia menambahkan, keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini tidak hanya ditentukan oleh kesiapan panitia, tetapi juga oleh partisipasi aktif seluruh peserta dalam menjaga ketertiban dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

 

“Zikir dan Doa Kebangsaan merupakan momentum kebersamaan seluruh elemen bangsa dalam mengawali peringatan kemerdekaan dengan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Karena itu, kami mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kekhusyukan agar kegiatan ini berlangsung dengan baik serta memberikan kesan yang membanggakan bagi kita semua,” katanya.

 

Muchlis berharap pelaksanaan Zikir dan Doa Kebangsaan tidak hanya menjadi pembuka rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa dibangun melalui sinergi antara ikhtiar lahir berupa kerja keras dan ikhtiar batin melalui doa serta rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. 

 

“Kita bekerja keras membangun Indonesia, tetapi pada saat yang sama kita juga memohon pertolongan dan bimbingan Tuhan Yang Maha Esa. Semoga doa yang dipanjatkan bersama menjadi energi moral yang memperkuat persatuan bangsa dan mengantarkan Indonesia menuju masa depan yang semakin maju, adil, makmur, serta dirahmati Allah Swt.,” pungkasnya.

 

Selain datang lebih awal, panitia mengimbau seluruh peserta agar memperhatikan beberapa hal berikut:

 

a. Hadir sesuai titik kumpul dan estimasi waktu kedatangan yang telah dikoordinasikan melalui Kantor Wilayah Kementerian Agama, instansi, atau kelompok masing-masing;

b. Membawa perlengkapan ibadah bagi peserta muslim yang akan mengikuti Salat Magrib berjamaah;

c. Membawa perlengkapan pribadi secukupnya mengingat kegiatan berlangsung di ruang terbuka;

d. Mengikuti prosedur pemeriksaan keamanan yang diberlakukan di area masuk;

e. Mengikuti arahan petugas dan koordinator lapangan terkait jalur masuk, titik kumpul, maupun jalur evakuasi apabila diperlukan;

f. Menjaga kebersihan, ketertiban, dan kenyamanan bersama selama kegiatan berlangsung. (*)

Tombol Google News

Tags:

Kemenag RI Zikir Kemenag Muchlis Hanafi Berita Kemenag