Ratusan Pelajar Ikuti Kompetisi Musik Jawa Timur, Dihadiri Juri Drummer Devatada

27 Juni 2026 10:15 27 Jun 2026 10:15

Fitra Herdian, Rahmat Rifadin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Ratusan Pelajar Ikuti Kompetisi Musik Jawa Timur, Dihadiri Juri Drummer Devatada

Peserta kompetisi musik pelajar Jawa Timur antusias mendengarkan masukan juri, usai bernyanyi di atas panggung. (Foto: Fitra/Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Ratusan pelajar seluruh Jawa Timur bersaing, menunjukkan kemampuan terbaik mereka pada Kompetisi Musik Pelajar (KMP) Jawa Timur. Acara tersebut berlangsung di Artotel Grand Prima Surabaya, mulai 25 hingga 28 Juni 2026.

Ajang pencarian bakat bermusik ini menghadirkan sejumlah juri-juri top dari Surabaya, salah satunya drummer band Devadata, Dandu. Kompetisi ini mempertandingkan beberapa nomor, yaitu solo vokal, solo instrumen, band pelajar dan cerdas cermat.

Mengusung tema "Membangun Generasi Kreatif Melalui Musik" diikuti pelajar sekitar 100 peserta dari jenjang SD, SMP hingga SMA/SMK.

General Manager Artotel Grand Prima Surabaya, Teddy Patrick menegaskan acara ini sejalan dengan komitmen mereka untuk mendukung industri kreatif.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan ruang bagi para pelajar untuk menampilkan potensi terbaik mereka sekaligus memperkuat ekosistem seni dan kreativitas di kalangan generasi muda,” ujar Teddy.

Kompetisi ini juga disambut antusias oleh peserta, Almira Damayanti salah satunya. Pelatih vokal dari komunitas kelas vokal Balai Pemuda, Surabaya ini senang dengan adanya kegiatan ini.

Menurutnya peserta tak hanya mengenal soal menyanyi saja, melainkan mendapatkan masukan secara langsung dari para juri, usai bernyanyi.

"Selama ini hanya berlomba-lomba hanya memberikan nilai tanpa evaluasi detail. Di sini juri seringkali langsung menjelaskan kekurangannya di mana," katanya.

Kesalahan itu, kata Almira, membantu peserta untuk segera melakukan evaluasi. Tujuannya agar penampilan berikutnya lebih baik lagi.

Di tempat yang sama, peserta vokal solo, Adia Adara Faranisa Yusuf terlihat puas dari raut wajahnya usai turun panggung. Ia membawakan lagu "Lukisan Indonesia".

Kendati puas, ia mengaku masih ada rasa gerogi ketika berada di atas panggung karena banyaknya penonton dan dewan juri yang menyaksikan langsung.

"Tapi saya tetap bisa bernyanyi karena sudah melakukan persiapan lama. Kesulitan juga tidak ada karena juga sudah latihan," ungkapnya.

Melalui penyelenggaraan kompetisi ini, pihak penyelenggara berharap KMP Jawa Timur 2026 dapat terus melahirkan talenta-talenta muda berbakat yang akan berkontribusi besar bagi kemajuan industri musik Indonesia di masa mendatang. (*)

Tombol Google News

Tags:

artotel Surabaya Kompetisi Musik Surabaya Kompetisi Pelajar Almira Damayanti Berita Surabaya Info Surabaya