HUMA Wellness Space Bandung Resmi Dibuka, Bawa Konsep One-Stop Wellness

15 Agustus 2026 18:25 15 Agt 2026 18:25

Iwa AS, Akhmad Sugriwa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail HUMA Wellness Space Bandung Resmi Dibuka, Bawa Konsep One-Stop Wellness

Founders HUMA Wellness Space Bandung. (Foto:HUMA)

KETIK, BANDUNG – Tren hidup sehat di kalangan masyarakat urban terus berkembang. Tidak lagi sebatas olahraga, kebutuhan untuk bergerak, melakukan recovery dan merawat diri kini mulai hadir dalam satu pengalaman. Fenomena itu coba dijawab HUMA Wellness Space yang resmi menggelar grand opening di Jalan Pudak No. 11, Kota Bandung, Sabtu (15/8/2026).

HUMA didirikan lima anak muda dengan konsep one-stop wellness destination yang menggabungkan olahraga, recovery dan lifestyle dalam satu ruang. Fasilitasnya meliputi Reformer Pilates, Private Pilates dengan Cadillac dan Chair, Hot Mat Pilates, Hot Yoga, hingga Contrast Therapy berupa sauna dan cold plunge.

Owner HUMA Wellness Space, Ailsa Callista, mengatakan HUMA sejak awal dirancang bukan hanya sebagai tempat berolahraga, tetapi juga ruang yang nyaman untuk melakukan recovery dengan privasi yang terjaga.

"Kita ingin membuat Pilates yang private, jadi bisa menjadi tempat recovery. Orang merasa nyaman dengan privasi yang terjaga," ujar Ailsa.

Menurut Ailsa, HUMA juga terbuka bagi masyarakat yang datang untuk melakukan recovery setelah aktivitas olahraga lain. Karena itu, fasilitas yang disiapkan tidak hanya kelas olahraga, tetapi juga private toilet di setiap kelas serta fasilitas khusus pria.

"Kita menyambut semua kalangan, umur dan gender. Pilates memang dominan dilakukan wanita, tapi kita juga ingin memberikan kesempatan yang sama kepada laki-laki," katanya.

HUMA menyasar masyarakat urban usia 18–45 tahun, terutama young professionals, entrepreneur dan pekerja industri kreatif dengan gaya hidup aktif. Perempuan menjadi salah satu target utama, tetapi HUMA dirancang terbuka untuk semua gender.

Selain fasilitas olahraga dan recovery, HUMA menghadirkan Wellness Bar yang menyediakan makanan, minuman sehat, jus, kopi serta produk jamu yang bekerja sama dengan UMKM lokal.

Di samping HUMA terdapat Pass The Trend, toko activewear dan produk lifestyle. Fasilitas salon melalui The Daily Pause juga disiapkan untuk melengkapi konsep tersebut. Ketiganya menjadi bagian dari ekosistem HUMA yang menggabungkan wellness, fashion, beauty dan lifestyle.

Ailsa menjelaskan Pass The Trend sebenarnya milik Shafa dan Nirina ZIe yang sudah dibangun dari tahun 2021. Awalnya, Pass The Trend menjadi wadah bagi berbagai local brand, khususnya UMKM Bandung, untuk memasarkan produknya secara offline.

"Tujuannya kita ingin membantu UMKM di Indonesia, terutama Bandung, untuk growth bareng-bareng," ujarnya.

Sementara itu, Nirina Zie Zie, salah satu founder HUMA, mengatakan HUMA menyediakan sejumlah pilihan paket bagi masyarakat yang masih ingin mencoba berbagai kelas sebelum menjadi member.

Salah satunya HUMA Full Experience seharga Rp465 ribu selama 45 hari. Paket tersebut memberikan kesempatan mencoba masing-masing satu kali kelas Reformer Pilates, Hot Yoga dan Hot Mat Pilates.

Antusiasme pasar, kata Zie Zie, sudah terlihat sejak masa soft opening pada 3–14 Agustus 2026. HUMA membuka sekitar 15–18 kelas setiap hari dan sejumlah kelas bahkan telah penuh sebelum periode soft opening berakhir.

"Sampai hari Kamis minggu lalu kita sudah full book. Jadi kita sudah tutup untuk pembelian kelas di minggu tersebut," katanya.

Hingga grand opening, HUMA telah memiliki lebih dari 100 member. Kapasitas kelas berkisar 12–15 orang dengan durasi rata-rata sekitar 50 menit.

Founder HUMA lainnya, Shafa Radhita, mengatakan salah satu strategi pengenalan HUMA kepada masyarakat dilakukan melalui kampanye “Bring It Plus One for Free”, yang mengajak pelanggan membawa teman untuk mencoba pengalaman di HUMA.

Menurut Shafa, respons terhadap kampanye tersebut cukup tinggi. Bahkan, komunikasi melalui WhatsApp admin sempat mengalami lonjakan pesan karena tingginya antusiasme calon pengguna.

Menariknya, meski perempuan masih menjadi mayoritas pelanggan, Shafa melihat semakin banyak laki-laki yang mulai mengikuti kelas HUMA, terutama kelas panas yang dinilai lebih menantang.

"Kalau kita lihat dua minggu terakhir, banyak juga cowok yang berpartisipasi, terutama di hot class yang lebih challenging," ujarnya.

Dengan grand opening tersebut, HUMA mulai membuka diri sebagai destinasi wellness baru di Bandung. Alisa mengatakan pihaknya ingin setiap pengunjung merasakan suasana yang nyaman dan welcoming, sehingga HUMA tidak sekadar menjadi tempat datang untuk berolahraga, tetapi ruang yang membuat orang ingin kembali.

"Yang kita inginkan, setiap orang yang datang ke HUMA merasakan suasana yang homy dan welcoming," katanya.

HUMA membawa filosofi “The power to move, is the power to live”, dengan gagasan bahwa wellness bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga bagaimana seseorang melakukan recovery, merawat diri dan menikmati prosesnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

Huma Huma Wellness Wellness Huma Wellness Bandung