KETIK, MALANG – Bunyi krek yang terkadang muncul saat seseorang menjalani terapi reposisi sendi sering kali menjadi hal yang menarik perhatian. Namun, bagi Badrus, terapis sekaligus pengelola Kretek Malang, bunyi tersebut bukanlah tujuan utama dalam sebuah tindakan terapi manual. Baginya, memahami kondisi tubuh, menentukan tindakan yang sesuai, dan mengutamakan keamanan klien jauh lebih penting.
Badrus mulai mengembangkan layanan Kretek Malang sejak 2022. Berlokasi di wilayah Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, layanan ini berfokus pada perawatan tubuh melalui pendekatan terapi manual, mulai dari pijat tradisional hingga Sport Massage dan reposisi tulang serta sendi sesuai hasil pengamatan kondisi klien.
Ketertarikan Badrus terhadap dunia pijat tumbuh melalui proses belajar dan pengalaman. Pada awal merintis Kretek Malang, ia tidak langsung mengambil seluruh peran sebagai terapis utama. Ia terlebih dahulu belajar bersama terapis yang lebih berpengalaman, mengamati penanganan berbagai keluhan, sekaligus mengembangkan keterampilan praktiknya.
Setelah sekitar dua bulan belajar dan berlatih bersama terapisnya, serta merasa kemampuan keterampilan dan kesiapan mentalnya telah memadai, Badrus mantap mengikuti pelatihan Reposisi Tulang Sendi (RTS) Indonesia. Lembaga tersebut saat ini dikenal sebagai Lembaga Pendidikan Kesehatan Swasta (LPKS) Reposisi Tulang Sendi, yang bergerak dalam bidang pelatihan vokasi dan terapi manipulasi tulang serta sendi di Indonesia.
Dalam praktiknya, Kretek Malang menerapkan tahapan penanganan manual yang meliputi pelenturan, reposisi, penguraian, dan penyelarasan. Tahapan tersebut tidak diterapkan secara kaku kepada setiap klien. Pemilihan teknik disesuaikan dengan kondisi tubuh, keluhan, serta hasil pengamatan awal sebelum tindakan dilakukan.
“Kalau masalahnya di otot, kita rilis ototnya dulu dengan Sport Massage. Setelah itu baru dilakukan reposisi jika memang diperlukan,” demikian prinsip pendekatan yang diterapkan Badrus dalam menentukan tindakan.
Menurutnya, keluhan pada tubuh tidak selalu berasal dari tulang atau sendi. Ketegangan otot, aktivitas fisik berlebihan, kebiasaan postur, hingga faktor lain dapat berkontribusi terhadap keluhan seseorang. Karena itu, memahami anatomi, fungsi tubuh, dan mekanika gerak menjadi bagian penting dalam proses pengembangan kompetensinya.
Badrus juga menekankan bahwa terapi manual bukan tindakan yang dapat diterapkan untuk semua kondisi. Sebelum melakukan terapi, ia perlu menggali informasi mengenai keluhan dan riwayat kondisi klien. Apabila ditemukan tanda yang mengarah pada cedera serius, dugaan patah tulang, gangguan saraf yang memburuk, atau kondisi lain yang memerlukan pemeriksaan medis, klien perlu diarahkan untuk mendapatkan pemeriksaan tenaga medis yang berwenang.
Prinsip tersebut sejalan dengan pandangannya bahwa keberhasilan terapi tidak ditentukan oleh kerasnya tekanan maupun banyaknya bunyi sendi yang muncul. Keamanan dan kesesuaian tindakan harus menjadi pertimbangan utama.
Selain mengembangkan keterampilan praktik, Badrus juga aktif mengikuti kegiatan organisasi dan pendidikan profesi. Pada 2023, ia mengikuti uji kompetensi Sport Massage yang diselenggarakan melalui skema BNSP. Pada 2024, ia dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua DPC P-AP3I Kota Malang, organisasi yang menaungi para pemijat penyehatan Indonesia.
Sejak pertengahan 2025, Badrus turut berperan sebagai pendidik pijat di lingkungan P-AP3I. Ia juga terus memperluas pengetahuan melalui pendidikan formal Diploma III Fisioterapi di Universitas Arrahma Mandiri Indonesia (UNARMA), Pasuruan, yang dijalaninya pada 2026.
Bagi Badrus, proses belajar di bidang terapi tubuh tidak berhenti setelah seseorang menguasai teknik tertentu. Pemahaman anatomi, fisiologi, etika pelayanan, batas kompetensi, serta kemampuan mengenali kondisi yang membutuhkan rujukan merupakan bagian penting dari tanggung jawab seorang terapis.
Kini, Kretek Malang tetap melayani masyarakat Kota Malang dengan sistem janji temu. Layanan yang tersedia antara lain Sport Massage, reposisi tulang dan sendi sesuai indikasi serta kompetensi, dan perawatan tubuh lainnya.
Masyarakat yang ingin berkonsultasi mengenai layanan atau membuat janji dapat menghubungi WhatsApp 083853412813 sebelum datang ke tempat praktik di Perumahan Graha Bahagia, Cluster 1 Nomor 14, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.
Melalui Kretek Malang, Badrus ingin mengembangkan layanan terapi manual yang tidak hanya mengandalkan keterampilan tangan, tetapi juga pengetahuan, komunikasi, etika, dan perhatian terhadap keamanan setiap klien.
Kretek Malang Ahlinya Reposisi Sendi Instagram: https://www.instagram.com/kretekmalang. (*)
