KDS Perkuat Gerakan Kabupaten Bandung Sehat, Kolaborasi hingga Desa Jadi Prioritas

5 November 2026 17:52 5 Nov 2026 17:52

Iwa AS, Akhmad Sugriwa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail KDS Perkuat Gerakan Kabupaten Bandung Sehat, Kolaborasi hingga Desa Jadi Prioritas

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengukuhkan kepengurusan FKBS Kabupaten Bandung periode 2026–2030 di Gedung Dewi Sartika, Kamis (5/11/26).(Foto:Iwa/Ketik.com)

KETIK, BANDUNG – Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS) mendorong gerakan Kabupaten Bandung Sehat semakin kuat melalui kolaborasi pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat. Penguatan Forum Kabupaten Bandung Sehat (FKBS) hingga tingkat kecamatan dan desa menjadi salah satu langkah strategis untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, nyaman, aman, dan sehat.

Komitmen tersebut disampaikan KDS saat mengukuhkan kepengurusan FKBS Kabupaten Bandung periode 2026–2030 sekaligus menghadiri rapat koordinasi bersama jajaran pengurus dan pemangku kepentingan di Gedung Dewi Sartika Soreang, Kamis (5/11/2026).

KDS menegaskan, pembangunan Kabupaten Sehat tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah atau satu organisasi perangkat daerah (OPD). Dibutuhkan keterlibatan masyarakat dan kemitraan lintas sektor agar program kesehatan lingkungan dan kualitas hidup warga dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Urusan kesehatan tidak bisa diurus oleh OPD sendiri. Karena itu, keberadaan Forum Kabupaten Bandung Sehat menjadi wadah kemitraan masyarakat yang harus mampu mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam mewujudkan Kabupaten Bandung yang bersih, nyaman, aman, dan sehat,” ujar KDS.

Menurut KDS, pelaksanaan Kabupaten/Kota Sehat mencakup sembilan tatanan yang membutuhkan koordinasi dan pembagian peran secara jelas. Setiap perangkat daerah harus mengambil tanggung jawab sesuai bidangnya, mulai dari kebersihan lingkungan, pendidikan, ketahanan pangan, hingga transportasi.

Ia meminta FKBS membangun komunikasi intensif dengan perangkat daerah agar program yang disusun tidak berjalan sendiri-sendiri. Perencanaan kegiatan juga harus diselaraskan dengan program kerja dan dukungan anggaran masing-masing OPD sehingga pelaksanaannya lebih terarah.

“Kita harus memiliki fokus dan pembagian tugas yang jelas. Setiap perangkat daerah harus mengetahui apa yang menjadi tanggung jawabnya, sehingga program Kabupaten Sehat ini bisa berjalan bersama dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

KDS juga mengingatkan bahwa pembangunan kesehatan memiliki cakupan yang lebih luas daripada sekadar kondisi fisik. Aspek spiritual, sosial, dan finansial turut menjadi bagian penting dalam membangun kualitas hidup masyarakat. Ia menyebut angka harapan hidup warga Kabupaten Bandung telah mencapai sekitar 75,70 tahun dan perlu terus ditingkatkan melalui perbaikan kualitas lingkungan serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.

Sementara itu, Ketua Umum FKBS Kabupaten Bandung Emma Dety Permanawati menyatakan kepengurusan periode 2026–2030 membawa lima komitmen utama, yakni memperkuat kelembagaan hingga kecamatan dan desa, meningkatkan pemberdayaan masyarakat, memperkuat koordinasi lintas sektor, mendorong inovasi, serta mendukung pembangunan Kabupaten Bandung yang sehat dan berkelanjutan.

“Amanah ini bukan sekadar kehormatan, tetapi tanggung jawab yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh. Kami berharap masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga terlibat aktif dalam membangun dan menjaga lingkungan yang sehat,” ujarnya.

Sebagai langkah penguatan gerakan di tingkat kewilayahan, FKBS merencanakan pembentukan kelompok kerja (Pokja) Desa Sehat pada 2027. FKBS juga berharap dukungan pemerintah daerah untuk penyediaan sekretariat tetap guna menunjang koordinasi dan pelaksanaan program organisasi.

Melalui kepengurusan baru tersebut, FKBS menargetkan Kabupaten Bandung kembali meraih penghargaan Swasti Saba Wistara pada penilaian 2027. Target ini diharapkan menjadi dorongan untuk memperkuat kerja bersama antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan Kabupaten Bandung yang semakin sehat dan berkualitas.(*)

Tombol Google News

Tags:

FKBS sehat Forum Kabupaten Bandung Sehat BUPATI BANDUNG DADANG SUPRIATNA kds