KETIK, MALANG – Identitas pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang ditangkap warga di Jalan Hamid Rusdi, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, akhirnya terungkap. Satreskrim Polresta Malang Kota kini bergerak cepat menyelidiki kemungkinan adanya pelaku lain beserta jaringannya.
Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobikhin, mengungkapkan bahwa pelaku berinisial JS (23), warga Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Dalam aksinya pada Jumat, 4 September 2026 malam, JS berupaya mencuri sepeda motor Honda Scoopy milik Andre Alfino.
"Kejadian pencurian itu terjadi pada Jumat kemarin sekitar pukul 18.15 di Jalan Hamid Rusdi Gang II B. Saat itu, korban bertamu ke rumah temannya dan motornya diparkir di depan rumah," jelasnya, Sabtu, 5 September 2026.
Saat sedang berbincang di dalam rumah, korban melihat lampu sepeda motor miliknya yang bernomor polisi N-6739-EAO mendadak menyala. Merasa curiga, korban langsung bergegas keluar.
"Ternyata, motor korban sudah dibawa mundur oleh pelaku keluar gang. Kemudian, korban mengejar dan menendang pelaku hingga terjatuh, tetapi kembali bangkit dan berusaha kabur membawa motor curiannya tersebut," terangnya.
Korban kembali mengejar hingga ke luar gang dan menendang pelaku sampai terjatuh untuk kedua kalinya. Meski begitu, JS tetap nekat berupaya menyalakan mesin dan membawa kabur sepeda motor tersebut.
Korban lantas berteriak meminta pertolongan warga sekitar hingga berhasil mencegat pelaku di depan Jalan Hamid Rusdi Gang II A. Pelaku yang terkepung sempat menjadi sasaran amuk massa sebelum akhirnya diamankan di salah satu rumah warga.
Tak lama berselang, petugas Pamapta Polresta Malang Kota yang dipimpin Ipda Dani tiba di lokasi untuk mengamankan pelaku. JS beserta barang bukti kemudian dibawa ke Mapolresta Malang Kota guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Satreskrim.
Dari tangan pelaku, polisi menyita satu kunci T dan dua anak kunci yang digunakan untuk merusak rumah kunci sepeda motor. Kunci T tersebut ditemukan masih menempel pada kendaraan korban.
"Pelaku masih diperiksa oleh Satreskrim Polresta Malang Kota. Apabila ada perkembangan terbaru, akan kami sampaikan lebih lanjut," tandasnya.(*)
