KETIK, MALANG – Kota Malang selalu dipenuhi oleh wisatawan dalam momen perayaan natal 2024 dan tahun baru 2025 (Nataru). Hampir 300.000 kendaraan diprediksi akan masuk ke Kota Malang menjelang akhir tahun 2024 nanti.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra. Menurutnya terdapat peningkatan hingga 2,8 persen dari tahun sebelumnya.
"Kenaikannya sebesar 2,8 persen dari tahun lalu untuk kendaraan yang masuk ke Kota Malang. Untuk kendaraan roda dua sekitar 265.000 dan roda empat 25.000 kendaraan," ujar Widjaja, Kamis 12 Desember 2024.
Widjaja mengakumulasikan, jika terdapat peningkatan 2,8 persen maka setara dengan 7.420 kendaraan roda dua dan lebih dari 700 kendaraan roda empat. Dengan demikian total kendaraan yang masuk ke Kota Malang diprediksi mencapai 298.120 kendaraan.
Kondisi tersebut membuat Kota Malang menjadi salah satu daerah di Jawa Timur dengan jumlah pergerakan manusia cukup tinggi di akhir tahun 2024 maupun awal tahun 2025 nanti.
Menurutnya kendaraan yang keluar-masuk Kota Malang tak hanya untuk berlibur bersama keluarga, namun juga sekadar melintas masuk.
"Kota Malang itu bisa menjadi tempat tujuan dan bisa menjadi perlintasan. Di Kota Malang ini ada yang namanya tol, maka itu menjadi perlintasan. Sangat dimungkinkan terjadi pergerakan yang cukup signifikan," terangnya.
Sementara itu, secara nasional terdapat pergerakan hingga 110 juta orang pada saat momen pergantian tahun. Jawa Timur juga menjadi salah satu daerah yang memiliki pergerakan manusia cukup tinggi di Pulau Jawa.
"Ada juga Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Jawa Tengah. Itu akan menjadi destinasi atau tempat pergerakan manusia yang cukup banyak untuk setiap moment seperti demikian," tutupnya.(*)
Waspada! 300.000 Kendaraan Diprediksi Masuk Kota Malang Jelang Akhir Tahun 2024
12 Desember 2024 13:46 12 Des 2024 13:46
Lutfia Indah, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Ilustrasi kepadatan kendaraan di Kota Malang. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)
Tags:
Akhir Tahun 2024 Kota Malang Nataru Tahun baru Kendaraan macet Kepadatan JalanBaca Juga:
Gelar Raker Perdana, D'Aambassador De Access Malang Siap Majukan Lembaga dengan Beragam Program KerjaBaca Juga:
Tekan Harga Beras, Pemkot Malang Jajaki Kerja Sama dengan Kediri dan NganjukBaca Juga:
Sport Tourism Kota Malang Bergeliat, GOR Ken Arok Laris Terpesan hingga Akhir 2026Baca Juga:
Gerakan Sedekah Oksigen, FIS UM Ajak Peserta 7th International Summer Course Hijaukan KampusBaca Juga:
Hari Ozon Sedunia, UM Dorong Budaya Kampus Hijau lewat Aksi Penanaman PohonBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
19 September 2026 22:06
Kebakaran Lahan dan TPS Marak di Kota Malang, Damkar Soroti Kebiasaan Warga Bakar Sampah
19 September 2026 21:15
Tekan Harga Beras, Pemkot Malang Jajaki Kerja Sama dengan Kediri dan Nganjuk
19 September 2026 20:41
Sport Tourism Kota Malang Bergeliat, GOR Ken Arok Laris Terpesan hingga Akhir 2026
18 September 2026 19:30
FIA UB Hadirkan Mindfulness Corner, Jadi Upaya Preventif Atasi Permasalahan Mahasiswa
18 September 2026 17:25
Tanggapi Usulan MBG Dikelola Kantin Sekolah, Moreno Soeprapto: Setuju, Tapi Belum Semua Kantin Siap
