Vihara Avalokitesvara Tambah Kolumbarium Senilai Rp5 Miliar, InTi Labuhanbatu Harap Dukungan Kolektif

9 Juni 2026 15:24 9 Jun 2026 15:24

Joko Gunawan, Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Vihara Avalokitesvara Tambah Kolumbarium Senilai Rp5 Miliar, InTi Labuhanbatu Harap Dukungan Kolektif

Ketua PC InTi Labuhanbatu, juga sebagai Ketua Umum Yayasan Sosial Budi Agung, DR (HC) Acan saat peletakan batu pertama pembangunan kolumbarium Vihara Avalokitesvara. (Foto: Joko/Ketik.com)

KETIK, LABUHAN BATU – Vihara Avalokitesvara/Kwan Im Teng jalan Asam Jawa, Rantauprapat, Labuhanbatu menambah bangunan baru untuk kolumbarium atau tempat abu jenazah dan papan nama senilai hampir Rp5 miliar.

Ketua PC Indonesia Tionghoa (InTi) Labuhanbatu, juga sebagai Ketua Umum Yayasan Sosial Budi Agung, DR (HC) Sujian/Acan saat peletakan batu pertama, Selasa, 9 Juni 2026 mengutarakan kesuksesan pembangunan itu butuh dukungan semua pihak.

Diceritakannya, bangunan abu jenazah dan papan nama yang ada di vihara selama ini, merupakan pembangunan tahun 2006 silam dan terbilang sangat mendesak untuk dikembangkan.

Dibarengi perkembangan zaman hingga tingginya minat umat Buddha melakukan kremasi, maka pihaknya berinisiatif membangun kolumbarium baru dengan perkiraan teknis dan fasilitas yang memadai untuk berbagai usia.

"Kami melihat animo masyarakat semakin tinggi. Maka, kesuksesan pembangunan ini ke depan dibutuhkan dukungan dan doa semua pihak, khususnya etnis Tionghoa. Karena, ini dari kita dan untuk kita," ujarnya.

Dilain pihak, masyarakat Labuhanbatu terbilang dapat berbangga hati, karena diantara beberapa kabupaten/kota yang ada, belum memiliki bangunan tempat penyimpanan abu jenazah dan papan nama.

"Kita cukup bangga dan bahagia karena Labuhanbatu juga menjadi contoh bagi daerah lain. Kami butuh dukungan dan doa agar pembangunan selesai pada waktunya serta berjalan lancar," papar Acan lagi.

Sebelumnya, Ketua Panitia pembangunan kolumbarium Vihara Avalokitesvara, Ir Johny SE DipCIM melaporkan biaya dimasa kenaikan harga yang belum stabil mencapai Rp5 miliar dengan ukuran teknis bangunan 15 x 30 meter untuk 3 lantai.

Amatan di lokasi, peletakan batu pertama tersebut dihadiri jajaran Ketua Yayasan Vihara Budhha Jayanti, Vihara Silamaitreya, Ketua Yayasan PPR, Ketua MBI, Ketua IDI Labuhanbatu serta sejumlah tokoh etnis Tionghoa.(*)

Tombol Google News

Tags:

Pembangunan Kolumbarium Tokoh etnis tionghoa PC InTi Berita Labuhanbatu Info Labuhanbatu