Tim SAR Berhasil Masuk Pulau Sertung, Pencarian 8 Orang Hilang di Sekitar Anak Krakatau Dilanjutkan

12 September 2026 12:33 12 Sep 2026 12:33

Abdul Kohar

Editor
Thumbnail Tim SAR Berhasil Masuk Pulau Sertung, Pencarian 8 Orang Hilang di Sekitar Anak Krakatau Dilanjutkan

Tim SAR gabungan melakukan penyisiran di Pulau Sertung, kawasan sekitar Gunung Anak Krakatau, Banten, Jumat (11/9/2026), dalam upaya mencari lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau. (Tim SAR Banten)

KETIK, PANDEGLANG – Tim SAR gabungan melakukan penyisiran darat di Pulau Sertung, kawasan sekitar Gunung Anak Krakatau (GAK), Banten, Jumat (11/9/2026). Upaya tersebut dilakukan untuk mencari lima jurnalis, dua awak kapal, dan seorang pemandu yang hilang kontak saat melakukan perjalanan untuk meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Pulau Sertung menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian dalam operasi pencarian karena berada di kawasan yang berjarak sekitar 3 kilometer dari Gunung Anak Krakatau. Wilayah tersebut masih tergolong zona rawan sehingga proses penyisiran dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi aktivitas vulkanik dan keselamatan personel SAR.  

Dengan menggunakan kapal SAR dan perahu karet, personel gabungan mendekati Pulau Sertung. Tim kemudian melakukan penyisiran di daratan dalam waktu terbatas sebelum kembali melanjutkan operasi pencarian di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau.

Penyisiran Pulau Sertung merupakan bagian dari operasi SAR hari keempat yang diperluas ke sejumlah pulau di sekitar Gunung Anak Krakatau. Selain Sertung, tim juga melakukan pencarian di Pulau Rakata dan Pulau Panjang.  

Namun, hingga operasi pencarian pada Jumat, tim SAR belum menemukan tanda-tanda keberadaan delapan orang yang dilaporkan hilang. Pencarian juga dilakukan melalui pemantauan udara dan penggunaan drone, meski kondisi kabut asap di sekitar kawasan menjadi salah satu kendala.  

Delapan orang tersebut terdiri atas lima jurnalis foto, dua awak kapal, dan seorang pemandu. Mereka dilaporkan hilang kontak setelah berangkat menggunakan speedboat dari kawasan Carita, Pandeglang, pada Senin (7/9/2026) untuk meliput aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.  

Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad mengatakan pencarian dilakukan dengan membagi wilayah operasi ke dalam beberapa sektor, termasuk sektor khusus yang mencakup pulau-pulau di sekitar radius 3 kilometer Gunung Anak Krakatau.

Tim SAR tetap berkoordinasi dengan lembaga terkait untuk memantau perkembangan cuaca dan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Faktor keselamatan personel menjadi pertimbangan utama dalam menentukan langkah pencarian di kawasan tersebut. Antara News

Operasi pencarian terhadap delapan orang yang hilang masih terus dilakukan dengan harapan seluruh korban dapat segera ditemukan. (*)

 

 

Tombol Google News

Tags:

Sar Banten Gunung anak krakatau Pulau Sertung Pray For Jurnalis Basarnas Pencarian Hari Ke4