KETIK, SITUBONDO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo melalui Dinas Ketenagakerjaan terus menunjukkan komitmennya dalam menekan angka Pengangguran Terbuka (TPT) di wilayahnya, Rabu, 23 September 2026.
Salah satu langkah konkret yang dilakukan Disnaker Situbondo, yakni menggelar bursa kerja (Job Fair) yang melibatkan 28 puluhan perusahaan mitra yang berlangsung di Balai Pertemuan PG Asembagoes Situbondo.
Pelaksanaan Job Fair kali ini dinilai istimewa karena menjadi kegiatan pertama yang digelar di wilayah Asembagoes timur Kabupaten Situbondo selama masa kepemimpinan Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan Wakil Bupati Ulfiyah.
Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) serta 28 perusahaan yang telah berpartisipasi dan menggandeng pemerintah daerah memberikan peluang bagi para pencari kerja.
"Ini merupakan bagian dari langkah nyata Pemkab Situbondo dalam mengurangi angka pengangguran terbuka. Kami sangat berterima kasih kepada 28 perusahaan yang telah berkolaborasi dengan Disnaker. Kami titipkan adik-adik dan saudara-saudara kita para pencari kerja agar dapat diakomodasi dengan baik," ujar Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah.
Kegiatan Job Fair ini, sambung Wabup Ulfi, ditujukan untuk memfasilitasi para lulusan baru (fresh graduate) dari berbagai jenjang pendidikan.
Mulai dari lulusan SMA/SMK sederajat yang tidak melanjutkan ke perguruan tinggi, lulusan pondok pesantren seperti Pondok Pesantren Nurul Huda dan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, hingga para lulusan sarjana.
“Pemkab Situbondo melalui Disnaker akan terus berupaya mencarikan trobosan lowongan kerja baik dalam maupun luar negeri. Upaya edukasi, kerja sama, dan penyediaan lapangan kerja juga akan terus dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memberikan kontribusi terbaik bagi Kabupaten Situbondo,” jelas Mbak Ulfi, panggilan akrabnya.
Lebih lanjut, Mbak Ulfi mengatakan, Pemerintah Kabupaten Situbondo menyelenggarakan Job Fair Gelombang kesatu ini sebagai wadah pertemuan langsung antara pencari kerja dan perusahaan swasta maupun BUMN.
“Tujuan Job Fair ini memfasilitasi pencari kerja agar mendapatkan pekerjaan sesuai bakat, minat, dan kemampuan mereka masing-masing secara transparan dan tanpa dipungut biaya,” jelasnya.
Sementara itu, Suriyatno, Kepala Dinas Tenaga Kerja Situbondo dalam sambutan resminya mengatakan, bahwa Job Fair menjadi sarana efektif bagi kedua belah pihak.
Melalui pertemuan in-person ini, para pencari kerja dapat menunjukkan performa terbaik secara tatap muka, sementara perusahaan dapat melihat kualifikasi fisik maupun skill calon pekerja secara langsung tanpa ada istilah "membeli kucing dalam karung".
Pada Job Fair Gelombang I kali ini, kata Suriyatno sebanyak 28 perusahaan berpartisipasi. Rinciannya mencakup 26 perusahaan yang membuka lowongan di dalam negeri (baik wilayah Kabupaten Situbondo maupun luar daerah), serta 2 perusahaan yang melayani penempatan tenaga kerja ke luar negeri.
“Kami berharap ajang ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat umum dan para pencari kerja untuk membuka peluang karir secara terbuka dan jujur,” pungkas Suriyatno.
Sekedar informasi dalam kegiatan ini juga di launching websites https://ayobekerja.situbondokab.go.id/homePage milik Dinas Ketenagakerjaan Situbondo. (*)
