Senator Lia Istifhama Berharap Muktamar Ke-35 NU di Jombang Dongkrak Ekonomi Lokal

27 Agustus 2026 14:34 27 Agt 2026 14:34

Fitra Herdian, Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Senator Lia Istifhama Berharap Muktamar Ke-35 NU di Jombang Dongkrak Ekonomi Lokal

Anggota DPD RI Jawa Timur, Lia Istifhama berharap UMKM bisa mendapatkan berkah di Muktamar Ke-35 NU, Jombang. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

KETIK, SURABAYA – Muktamar ke-35 NU yang berlangsung di Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang pada 27-31 Agustus 2026 menjadi momentum untuk membahas masa depan organisasi.

Selain itu, dengan adanya muktamar ini, juga berdampak pada segala aspek, salah satunya ekonomi. Anggota DPD RI Jawa Timur, Lia Istifhama berharap UMKM bisa mendapatkan berkah.

"Muktamar tidak hanya menjadi forum konsolidasi organisasi, tetapi juga memberikan multiplier effect bagi perekonomian masyarakat. UMKM mendapat berkah karena banyak peserta dan pengunjung yang datang dari berbagai daerah," kata Ning Lia yang juga Wakil Ketua PW Fatayat NU Jatim tersebut.

Lanjutnya, multiplier effect ini terjadi ketika peningkatan belanja yang memicu peningkatan pendapatan dan konsumsi pada sektor-sektor lain.

Dalam konteks Muktamar NU, belanja peserta untuk makanan, minuman, oleh-oleh, penginapan, transportasi hingga kebutuhan selama berada di Jombang berpotensi menjadi stimulus bagi aktivitas ekonomi masyarakat.

"Ketika ada ribuan orang datang, kebutuhan mereka juga meningkat. Ada makanan, minuman, transportasi, oleh-oleh hingga berbagai kebutuhan lainnya. Ini menciptakan rantai ekonomi yang manfaatnya bisa dirasakan masyarakat," ungkap wanita yang juga pengurus PP Muslimat NU tersebut.

Ia berharap, Muktamar Ke-35 NU dapat meninggalkan warisan ekonomi bagi masyarakat. Menurutnya, keberhasilan sebuah event besar tidak hanya dapat diukur dari kelancaran acara, tetapi juga dari seberapa jauh manfaatnya dirasakan masyarakat sekitar.

“Muktamar ini adalah momentum spiritual, organisasi, sekaligus ekonomi. Ketika ribuan orang datang, kita berharap ada berkah yang ikut mengalir kepada masyarakat, terutama UMKM. Dari Jombang, semoga roda ekonomi Jawa Timur ikut bergerak,” pungkas Senator Idola Gen Z tersebut. 

Geliat ekonomi itu mulai terlihat dari ramainya bazar UMKM di sekitar lokasi muktamar. Berbagai produk ditawarkan, mulai makanan dan minuman, jajanan khas daerah, oleh-oleh hingga produk lokal Jombang.

Saeorang pedagang yang juga warga asli Jombang, Slamet Rahimin mengaku merasakan langsung dampak ekonomi dari adanya kegiatan Muktamar Ke-35 NU.

“Bazar ini menjadi ladang rezeki bagi warga Jombang. Banyak peserta yang datang dari luar daerah, sehingga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk berjualan dan mendapatkan tambahan penghasilan,” ujar Slamet.

Bagi Ning Lia yang juga doctoral Uinsa tersebut, fenomena tersebut menunjukkan bahwa kegiatan sosial-keagamaan dengan skala besar juga dapat memberikan kontribusi terhadap penguatan ekonomi kerakyatan.

Terlebih, UMKM memiliki karakteristik yang dekat dengan masyarakat. Ketika terjadi peningkatan permintaan, perputaran uang dapat langsung dirasakan pedagang, pemasok bahan baku, pekerja, hingga sektor jasa yang mendukung aktivitas perdagangan.

Karena itu, ia berharap momentum Muktamar ke-35 NU tidak berhenti ketika kegiatan selesai. Produk UMKM yang diperkenalkan kepada ribuan pengunjung diharapkan dapat membuka pasar baru di luar Jombang.

“Yang lebih penting bukan hanya peningkatan transaksi selama muktamar. Kalau produk UMKM Jombang bisa dikenal peserta dari berbagai daerah, ini bisa menjadi pintu masuk pasar yang lebih luas setelah muktamar selesai,” tutur Ning Lia, yang juga alumnus Magister Ekonomi Islam tersebut. 

Ning Lia yang juga putri KH Masykur Hasyim tersebut menambahkan, dampak ekonomi akan semakin besar apabila event besar diikuti strategi penguatan UMKM, seperti kurasi produk, kemasan yang menarik, pemasaran digital, dan perluasan jejaring pasar.

“Harapannya, berkah muktamar bisa dirasakan secara luas. UMKM tumbuh, ekonomi masyarakat bergerak, dan Jombang maupun Jawa Timur mendapatkan manfaat positif dari perhelatan besar ini,” harapnya.

Muktamar ke-35 NU merupakan forum tertinggi organisasi yang membahas sejumlah agenda strategis. Di antaranya roadmap NU 25 tahun ke depan, nilai keulamaan, digitalisasi, kaderisasi, serta laporan program organisasi.

Forum tersebut juga membahas tata tertib melalui sidang pleno dan berujung pada pemilihan Rais Aam serta Ketua Umum PBNU.

Dengan agenda yang berlangsung selama lima hari dan dihadiri peserta dari berbagai daerah, aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat di sekitar lokasi turut meningkat.

Sebelumnya, Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri Brigjen I Made Agus Prasatya mengatakan sejumlah langkah strategis disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan selama pelaksanaan muktamar.

“Langkah strategis ini diambil guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan seiring kedatangan ribuan ulama, delegasi, dan penggembira,” kata Agus seperti dilansir laman resmi Korlantas Polri, Kamis (27/8/2026).

Menurutnya, pengamanan lalu lintas tidak hanya berfokus pada rombongan peserta muktamar. Aktivitas masyarakat Jombang juga harus tetap berjalan normal.

“Kegiatan kita tidak hanya mengatur kendaraan rombongan peserta muktamar, tetapi juga memastikan masyarakat dapat beraktivitas tanpa terganggu oleh peningkatan arus kendaraan,” ujarnya.

Korlantas mendorong jajaran kewilayahan, khususnya Ditlantas Polda Jatim, menyiapkan personel dan pola pengaturan lalu lintas secara matang. Personel ditempatkan di sejumlah titik untuk mengantisipasi kepadatan sekaligus memberikan bantuan dan informasi kepada pengguna jalan.

Agus menegaskan aspek keselamatan menjadi perhatian utama dalam pengamanan. Polisi memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas), baik bagi peserta muktamar maupun masyarakat umum.

“Penguatan pengamanan lalu lintas ini sekaligus menjadi bagian dari kesiapan Polri menyambut salah satu agenda besar NU tahun ini,” katanya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Lia Istifhama Muktamar NU Muktamar Ke-35 Nu Tambakberas jombang