Ribuan Warga Padati Jalanan, Pawai Lampion Grebeg Pancasila Terangi Malam Kota Blitar

1 Juni 2026 11:13 1 Jun 2026 11:13

Favan Abu R.

Editor
Thumbnail Ribuan Warga Padati Jalanan, Pawai Lampion Grebeg Pancasila Terangi Malam Kota Blitar

Bedhol pusaka dalam rangkaian Grebeg Pancasila di Kota Blitar pada Minggu 31 Mei 2026 malam. (Foto: Favan/Ketik.com)

KETIK, BLITAR – Lautan manusia memadati ruas-ruas jalan di Kota Blitar pada Minggu 31 Mei 2026 malam. Mereka rela berdiri berjam-jam di sepanjang jalur pawai untuk menyaksikan kemeriahan Pawai Lampion yang menjadi bagian dari rangkaian Grebeg Pancasila 2026.

 

Kilauan lampion aneka bentuk yang mengusung simbol-simbol Pancasila tampak menghiasi malam Kota Proklamator. Cahaya warna-warni yang bergerak beriringan menciptakan pemandangan memukau dan mengundang decak kagum ribuan warga yang hadir.

 

Pawai budaya bedhol pusaka tersebut melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Blitar. Masing-masing peserta menampilkan kreativitas melalui ornamen lampion bertema kebangsaan yang menggambarkan nilai-nilai luhur Pancasila.

 

Suasana malam semakin terasa istimewa ketika cahaya bulan purnama turut menerangi jalannya kegiatan. Udara sejuk yang menyelimuti Kota Blitar menambah kenyamanan masyarakat yang memadati area sepanjang rute pawai.

 

Wali Kota Blitar, Mas Ibin, mengatakan bahwa pawai lampion bukan sekadar hiburan tahunan. Menurutnya, lampion yang diarak memiliki makna filosofis sebagai simbol terang yang menuntun masyarakat untuk terus menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Lampion yang menyala menjadi gambaran bahwa nilai-nilai Pancasila harus terus menjadi penerang dalam perjalanan bangsa. Semangat persatuan, gotong royong, dan cinta tanah air harus terus diwariskan kepada generasi muda,” ujarnya.

 

Ia menegaskan, Grebeg Pancasila telah berkembang menjadi salah satu identitas budaya Kota Blitar yang memiliki keterkaitan kuat dengan sejarah bangsa Indonesia. Sebagai kota tempat dimakamkannya Proklamator sekaligus Presiden pertama RI, Ir. Soekarno, Blitar memiliki tanggung jawab moral untuk terus merawat dan menggaungkan nilai-nilai Pancasila.

 

Pemerintah Kota Blitar, lanjutnya, berkomitmen menjaga keberlangsungan tradisi tersebut sekaligus mengembangkannya sebagai daya tarik wisata budaya yang mampu mendatangkan kunjungan wisatawan dari berbagai daerah.

 

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Blitar, Rike Rochmawati, menjelaskan bahwa Pawai Lampion masih menjadi salah satu agenda yang paling ditunggu masyarakat dalam setiap penyelenggaraan Grebeg Pancasila.

 

Tahun ini, peserta menempuh rute dari kawasan Istana Gebang menuju Kantor Pemerintah Kota Blitar dengan jarak kurang lebih dua kilometer. Sepanjang perjalanan, masyarakat tampak antusias mengabadikan momen menggunakan telepon genggam mereka.

 

Selain pawai lampion, rangkaian Grebeg Pancasila 2026 juga menghadirkan sejumlah kegiatan budaya dan ritual tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun. Berbagai agenda tersebut diharapkan mampu memperkuat semangat kebangsaan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Kota Blitar kepada masyarakat luas.

 

Melalui gemerlap cahaya yang menerangi malam, Grebeg Pancasila kembali menjadi ruang refleksi bagi masyarakat untuk mengenang, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

 

 

Tombol Google News

Tags:

Bedhol Pusaka Blitar Grebeg Pancasila Kota Blitar