Puluhan Tahun Berjuang, Seniman Topeng Tumpang Kabupaten Malang Dapat Gamelan dari Gubernur Khofifah

20 Agustus 2026 20:29 20 Agt 2026 20:29

Lutfia Indah, Gumilang

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Puluhan Tahun Berjuang, Seniman Topeng Tumpang Kabupaten Malang Dapat Gamelan dari Gubernur Khofifah

Gubernur Khofifah saat menyerahkan bantuan gamelan kepada Budi Utomo. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Setelah perjuangan yang panjang, Sanggar Kesenian Tari Topeng Setyotomo di Tumpang, Kabupaten Malang, kini mendapatkan perhatian dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Puluhan tahun Budi Utomo harus berjuang menghidupi sanggarnya seorang diri, bahkan gamelan dan pernak-pernik kesenian khususnya kesenian wayang topeng pun ia buat secara mandiri.

Kini sanggar milik Budi Utomo tak lagi harus melestarikan kesenian dengan peralatan seadanya. Sebab bantuan satu set gamelan telah diserahkan langsung oleh Gubernur Khofifah sebagai bentuk apresiasi terhadap pikrah dan perjuangannya melestarikan kebudayaan.

Foto Budi Utomo, pemilik Sanggar Setyotomo yang kini mendapat bantuan gamelan dari Gubernur Khofifah. (Foto: Lutfia/Ketik.com)Budi Utomo, pemilik Sanggar Setyotomo yang kini mendapat bantuan gamelan dari Gubernur Khofifah. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

"Sejak dulu gamelan itu rata-rata buat sendiri, hanya bilahan saja. Nanti saron, demung, kempul, laras itu juga buat senditi. Pejuang dari nol, modal dengkul," ujarnya, Kamis 20 Agustus 2026.

Begitu pula dengan atribut maupun pernak-pernik yang digunakan untuk wayang topeng, juga diproduksi secara mandiri. Meskipun hidup dalam keterbatasan namun berkat keuletannya, masih banyak anak muda yang mau belajar kesenian di sanggar yang berlokasi di Tumpang, Kabupaten Malang itu.

"Kalau peralatan biasanya ya ada yang buat sendiri, ada yang beli. Kalau mayet-mayet itu, kostum itu, sendiri saya. Mulai dari rapak sampai mahkota itu semuanya buat sendiri. Jumlah anggota yang bergabung juga lumayan banyak, ada 50 orang," lanjutnya.

Budi sendiri telah menekuni wayang topeng sejak tahun 70an, dan memulai membuka sanggar pada sekitar tahun 2000. Dengan bantuan gamelan yang diberikan oleh Gubernur Khofifah, ia berharap kesenian wayang topeng dapat semakin dilirik oleh anak muda.

"Fokus sanggar saya ini menu utamanya wayang topeng. Kalau kreasi ya wajar di sanggar itu. Tapi menu utamanya mulai dari kecil saya ajari wayang topeng. Mudah-mudahan kesenian Wayang Topeng di mata anak muda itu bisa dilihat sebagai kesenian yang sangat membanggakan," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Evy Afianasari menjelaskan Sanggar Setyotomo telah lolos kurasi untuk mendapatkan bantuan gamelan. Bantuan tersebut juga sebagai apresiasi Gubernur Khofifah atas perhatian Budi Utomo melestarikan wayang topeng.

"Kemarin ada proposal untuk memohon set gamelan dan sudah terkurasi bahwa sanggar tersebut memang minim sarana prasarananya. Sanggar tersebut mempunyai komitmen yang kuat terhadap pelestarian, dan Ibu Khofifah akhirnya memberikan perhatiannya berupa satu set gamelan," katanya.

Gubernur Khofifah juga memberikan apresiasi terhadap sanggar dan pelestari Topeng Malangan di wilayah Malang Raya. Terlebih berdasarkan catatan dari Disbudpar Jatim, Topeng Malang menjadi salah satu kesenian yang hampir punah pada tahun 2024.

"Hampir punah itu artinya pelakunya masih banyak, tapi tidak ada panggung, tidak ada wadah untuk mereka beraktivasi. Nah, 2024 kami mencoba mengaktivasi kembali dan mengalami peningkatan yang signifikan. Topeng Malang saat ini di Malang Raya sudah menjadi tontonan yang amat sangat ditunggu," ungkapnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Budi Utomo Bantuan Gamelan Wayang Topeng Wayang Topeng Malangan Topeng Malangan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa Sanggar Kesenian Setyotomo