KETIK, BREBES – Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes bersama Rumah Sakit Bhakti Asih (RSBA) menggelar program Spesialis Keliling (Speling) di Desa Kertabesuki, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Sabtu, 18 Juli 2026.
Program ini menargetkan 100 warga desa dengan menghadirkan 4 dokter spesialis langsung ke lokasi, sebagai upaya mendekatkan pelayanan kesehatan dan memotong kendala jarak serta birokrasi.
Kepala Dinkes Brebes dr. Heru Padmonobo, M.Kes menjelaskan, Speling merupakan implementasi kepedulian Gubernur Jawa Tengah agar masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke rumah sakit.
"Melalui program ini, warga tidak perlu repot datang ke rumah sakit. Dokter spesialis yang justru hadir langsung ke tengah masyarakat. Silakan sampaikan segala keluhan kesehatan kepada tenaga medis," ujar dr. Heru.
Pada pelaksanaan kali ini, RSBA mengerahkan dokter spesialis Kandungan, THT, Penyakit Dalam, dan Anak.
Direktur RSBA Brebes dr. Gita Ika Irsatika, M.M. menyebut kegiatan di Kertabesuki merupakan Speling keempat.
"Kami turun langsung ke desa agar kendala jarak tidak lagi menjadi penghalang warga. Jika ditemukan kondisi yang memerlukan penanganan intensif, kami siap berkoordinasi untuk rujukan lebih lanjut," ungkap dr. Gita.
Selain Speling, dr. Heru juga menyosialisasikan program kesehatan Pemkab Brebes lainnya. Antara lain Nakes Door to Door, Cek Kesehatan Gratis (CKG) setahun sekali di Puskesmas dan Pustu, serta Skrining Tuberkulosis untuk deteksi dini penyakit menular.
Kegiatan yang dihadiri Camat Wanasari Eko Purwanto, Kepala Desa Kertabesuki Jundrio, Kepala Puskesmas Wanasari dr. Apriono Edy Prihanto, serta unsur TNI-Polri itu disambut antusias warga. Sejak pagi masyarakat sudah mengantre untuk pemeriksaan gratis.
"Sangat membantu kami warga desa. Semoga program baik seperti ini bisa terus berlanjut," kata Jurikoh, 40, warga Kertabesuki.(*)
