KETIK, BREBES – Dampak letusan Gunung Anak Krakatau mulai dirasakan hingga wilayah Brebes bagian tengah. Sebaran abu vulkanik dilaporkan telah masuk ke Desa Wlahar, Kecamatan Larangan, dan mengganggu kegiatan belajar mengajar, salah satunya di SMPN 4 Larangan.
Kepala SMPN 4 Larangan, Murniasih, membenarkan abu vulkanik berwarna putih mulai turun di lingkungan sekolah sejak Selasa pagi, 8 September 2026.
“Kotornya beda dengan debu biasa. Ini putih dan pekat, menempel di lantai, kaca, sampai mebel. Baru 15 menit dibersihkan, kotor lagi,” ungkap Murniasih.
Ia menyebut sejumlah siswa mulai mengeluhkan gangguan pada mata dan saluran pernapasan. “Mata seperti kelilipan, hidung juga terganggu,” tambahnya.
Meski demikian, proses belajar mengajar masih berjalan normal. Pihak sekolah menilai intensitas abu belum separah hingga harus meliburkan siswa.
“Belum perlu diliburkan. Kita atasi dengan memakai masker. Saya sudah minta bantuan ke Dinkes dan juga beli sendiri untuk dibagikan ke siswa,” lanjutnya.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Brebes, Sutaryono, juga membenarkan adanya gangguan di SMPN 4 Larangan akibat hujan abu.
“Dinkes sudah kami minta bantu masker agar kegiatan belajar tetap berjalan. Untuk saat ini belum perlu diliburkan,” tegas Sutaryono.
Senada, Kepala Puskesmas Larangan, dr. Tambah Rahardjo, mengingatkan abu vulkanik berpotensi menimbulkan gangguan pernapasan. Puskesmas telah mendistribusikan masker ke wilayah terdampak.
“Kami sudah bagikan masker. Jika ada siswa atau warga yang mengalami sesak napas atau gangguan lain, segera periksakan ke puskesmas pembantu terdekat,” imbau dr. Tambah.
Hingga saat ini, Pemkab Brebes masih memantau perkembangan sebaran abu vulkanik di wilayah tengah kabupaten. (*)
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau hingga Brebes, Siswa SMPN 4 Larangan Mulai Keluhkan Mata dan Pernapasan
Salah satu guru di SMPN 4 Larangan Brebes terlihat membersihkan lantai ruangan (Foto: Dokumen Istimewa )
Tags:
hujan abu Anak Krakatau Smpn 4 Larangan Dinkes Brebes Pendidikan Brebes. Baca Juga:
Bupati Brebes Tegaskan Pejabat Tak Perlu Takut Ambil Keputusan Selama Sesuai AturanBaca Juga:
Kebakaran Hanguskan 6 Ruang Kelas SMA N 1 Bantarkawung Brebes, Api Diduga Berawal dari Belakang ToiletBerita Lainnya oleh Makroni
8 September 2026 23:15
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau hingga Brebes, Siswa SMPN 4 Larangan Mulai Keluhkan Mata dan Pernapasan
5 September 2026 20:03
Kebakaran Hanguskan 6 Ruang Kelas SMA N 1 Bantarkawung Brebes, Api Diduga Berawal dari Belakang Toilet
3 September 2026 10:04
Percepat Layanan Publik, Pemkab Brebes Lebarkan Jalan Proklamasi Jadi 13 Meter
2 September 2026 21:00
SMK Muhammadiyah Larangan Raih Juara 1 Larangan Carnival Night Specta HUT ke-81 RI
2 September 2026 17:30
Pemkab Tegal Latih Aparatur Bahasa Isyarat, Perkuat Layanan Publik Inklusif untuk Penyandang Disabilitas
