KETIK, MALANG – Agus Eko Suryanto atau yang dikenal sebagai Nyai Roro Dadak Purwo mengunjungi Graha Ketik, Kota Malang, Selasa, 19 Mei 2026 siang. Kunjungan tersebut menjadi upaya mempererat sinergi antara Ketik.com dan para pegiat seni dan literasi.
Dalam kesempatan itu, ia diterima tim redaksi Ketik.com yang diwakili Abdul Aziz dan Hanifudin. Diskusi berlangsung santai dan penuh keakraban, membahas perjalanan kreatifnya dalam menulis buku hingga proses spiritual yang melatarbelakangi karya-karyanya.
Nyai Roro Dadak Purwo mengungkapkan, salah satu alasan dirinya menulis adalah untuk meninggalkan jejak pemikiran bagi anaknya kelak. Menurutnya, buku-buku tersebut bisa menjadi semacam wasiat kehidupan yang dapat dipelajari ketika dirinya telah tiada.
Ia mulai aktif menulis sejak 2013 dan hingga kini telah menghasilkan empat buku, yakni Biyung Lelo Ledung, Lerem, Tari Spiritual, dan yang terbaru Di Balik Bayangan Perempuan.
Melalui tulisan-tulisannya, ia berharap masyarakat dapat memahami bentuk ekspresi yang menghubungkan manusia dengan sesuatu yang lebih besar dari dirinya, sekaligus merekam perjalanan intelektual dan spiritual yang ia jalani.
Menurutnya, tari spiritual bukanlah fenomena yang umum di Indonesia. Bahkan, bisa jadi dirinya merupakan satu-satunya pelaku tari spiritual di Tanah Air.
Meski demikian, saat ditanya mengenai kemungkinan menulis kisah perjalanannya dalam buku baru, ia mengaku belum dapat memastikan. Selama ini, setiap malam bulan purnama, ia rutin mengunjungi candi-candi di berbagai daerah di Indonesia untuk menari. (*)
