KETIK, MALANG – Sebuah gelaran bertajuk Pemuda Kreatif Malang, berhasil terselenggara berkat kerjasama antara Koperasi Payung Bisnis Brawijaya, bersama Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindang) Kota Malang. Kepala Diskopindag Eko Sri Yuliadi pun menyambut baik kegiatan yang diselenggarakan di Malang Creative Center (MCC) itu.
Menurutnya kegiatan Pemuda Kreatif Malang sejalan dengan maksud didirikannya MCC sebagai pusat inkubasi ekonomi kreatif. Terlebih dalam kegiatan tersebut menyajikan fashion show, pameran kais wastra, videografi, battle dance, karaoke K-Pop serta bazar UMKM.
"Tentu harus disambut baik, kami dari Diskopindag Kota Malang sangat mendukung dan memberikan fasilitas bagi para pemuda untuk meningkatkan kreatifitas fdi MCC. Apalagi di sini fasilitas gratis dan jadi inkubasi untuk meningkatkan ekonomi kreatif," ujar Eko, Minggu (3/12/2023).
Ia menjelaskan bahwa saat ini Kota Malang memiliki lebih dari 80.000 UMKM dan 21.000 di antaranya telah dikurasi. Melalui kehadiran MCC diharapkan pelaku ekonomi khususnya UMKM mampu membawa dampak yang besar bagi pertumbuhan ekonomi di Kota Malang.
"Sebagai inkubator ekonomi kreatif, sudah banyak pihak terutama UMKM yang melakukan aktifitasnya di MCC. Di Malang jumlah UMKM ada sekitar 80.000 dan yang sudah dikurasi sebanyak 21.000. Ini terus kami dorong agar perekonomian bertumbuh dan masyarakat sejahtera," lanjutnya.
Di sisi lain Ketua Panitia Pemuda Kreatif Malang, Dedy Prasetya Putra menjelaskan gelaran tersebut bertujuan menggerakkan industri kreatif menuju koperasi dengan cara memberikan ruang terhadap pemuda. Diperkirakan peserta yang tergabung dalam acara tersebut mencapai 1.000 orang yang memadati gedung MCC.
"Event ini untuk penguatan market, penguatan pembinaan terhadap pembiayaan bisa kita danai, lalu legalitas. Saat ini legalitas penting apalagi anak muda cenderung merasa bahwa birokrasi itu ribet. Padahal bagaimana manajemen dan legaitas itu nantinya bisa supaya bisa produktif menghasilkan karya yang bernilai," jelas pria yang juga Ketua Koperasi Payung Brawijaya.
Melalui kegiatan tersebut ia berharap pemuda khususnya di Kota Malang mampu lebih tertarik pada dunia kreatif. Dengan demikian 17 sub sektor ekonomi kreatif mampu meningkat baik dari segi kuantitas keanggotaan maupun kualitas sumber daya dan produk yang dihasilkan.
Ia pun berharap pemuda pemuda kreatif di Kota Malang ini terus bertumbuh dan makin banyak. Termasuk juga komunitas-komunitasnya. Sehingga semua 17 subsektor ekonomi kreatif bisa makin meningkat, tidak hanya kuantitas, tapi juga kualitasnya.
"Mereka sudah ada bibitnya bahkan komunitasnya. Ini momen kita bangkitkan 17 subsektor itu dan pemuda lah yang memimpin," tambahnya.(*)
Maksimalkan MCC, Diskopindag Dukung Gelaran Pemuda Kreatif Malang
3 Desember 2023 07:39 3 Des 2023 07:39
Lutfia Indah, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Eko Sri Yuliadi saat mengunjungi stan bazar UMKM di acara Pemuda Kreatif Malang. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)
Tags:
Diskopindag Kota Malang Kota Malang umkm kota malang MCC Malang Creative Center Pemuda Kreatif Malang Ekonomi kreatifBaca Juga:
Perpustakaan Keliling Sambangi Lapas Perempuan Malang, Warga Binaan Antusias Baca BukuBaca Juga:
Berawal dari Grup Pelayanan Publik, Rumah Reyot Kuswoyo Dapat Bantuan Dari Swadaya MasyarakatBaca Juga:
Hidup Sunyi di Balik Tumpukan Sampah, Potret Getir Kuswoyo yang Terasing di Jantung Kota MalangBaca Juga:
Lapas Perempuan Malang Deklarasikan Zero Halinar, Komitmen Berantas Narkoba dan PungliBaca Juga:
Semangat Hari Kartini, Gubernur Khofifah Bagikan BBM Gratis dan Paket Sembako Kepada Ojol di Kota MalangBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
25 April 2026 15:47
Proyek LSDP Diperkirakan Beroperasi 2027, DLH Kota Malang: Jadi Solusi Overload TPA Supit Urang
25 April 2026 12:41
Hadapi Musim Kemarau, DLH Kota Malang Atur Strategi Perawatan RTH dan Tanaman Hias
24 April 2026 18:22
Misi Pencarian Sapi Kurban untuk Prabowo di Kota Malang
24 April 2026 18:17
Cek IPAL SPPG Sukun Gadang 2, Satgas Percepatan MBG Berikan Catatan
24 April 2026 16:57
Stok Sapi Lokal Seret, Pemkot Malang Pertimbangkan Datangkan Sapi Impor untuk Idul Adha
24 April 2026 16:29
Rumah Tak Layak Huni Kuswoyo Masuk Desil 6, Pemkot Malang Lakukan Ground Check
Trending
Warga Kota Malang Luput Perhatian Pemerintah, Rumah Tak Layak Huni tapi Masuk Desil 6
Perjuangan Orang Tua Dampingi Anak UTBK di Universitas Brawijaya, Tanpa Bimbel Andalkan Doa dan Semangat
Dituntut Rp20 M soal Lahan Wisata Goa Gong, Pemkab Pacitan Siap Buka Ruang Dialog
Marak Rokok Ilegal, Ratusan Tenaga Magang di Pabrik Sampoerna Pacitan Tak Dilanjutkan
