KETIK, SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tidak ingin ada takbir keliling di jalan raya. Hal ini agar tidak mengganggu ketertiban umum atau membahayakan pengguna jalan.
Tak hanya itu, Eri tegas melarang takbir keliling menggunakan motor. Karena itu dirinya berkolaborasi dengan Polrestabes Surabaya agar melarang masyarakat menggelar konvoi.
"Kami juga mengimbau tidak menggunakan kendaraan bermotor kalau takbir keliling, itu akan membahayakan,” katanya pada Senin, (1/4/2024).
Ia ingin takbir keliling di kampung yang sebelumnya pernah ada di Surabaya untuk dihidupkan lagi. Alasan dirinya ingin warga menggelar takbir keliling kampung menggunakan musik patrol adalah, untuk menghidupkan wilayah kampungnya masing-masing.
Eri Cahyadi ingin adanya takbir keliling kampung karena akan berdampak baik bagi masyarakat dan pengguna jalan lainnya.
“Jadi memang kita ramaikan, kita makmurkan di wilayahnya masing-masing. Agar mengurangi dampak yang lebih besar seperti kecelakaan,” pungkasnya. (*)
Larang Takbir Keliling di Jalan Raya, Surabaya Ingin Hidupkan Musik Patrol di Kampung
1 April 2024 12:50 1 Apr 2024 12:50
Shinta Miranda, Muhammad Faizin
Redaksi Ketik.com
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)
Tags:
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dilarang takbir keliling surabaya Polrestabes Surabaya Takbir keliling lebaranBaca Juga:
Pramuka Surabaya Pecahkan Tiga Rekor Muri, Eri Cahyadi Terharu 130 Ribu Peserta Basuh Kaki Orang TuaBaca Juga:
Panen Berkah Muharram, Masjid Al-Akbar Surabaya Bagikan 1.000 Irisan Melon Gratis ke JemaahBaca Juga:
Industri Makanan dan Minuman Jatim Tumbuh 11,6 Persen, PDRB Tembus Rp451 TriliunBaca Juga:
Pelajar SMA-SMK Surabaya Diajak Bedah Film hingga Kenali Karier di Industri Kreatif via Lensa Rupa 2026Baca Juga:
Waspada Jalan Tutup! Polrestabes Surabaya Rekayasa Lalu Lintas, Peringatan 1 Suro 2026Berita Lainnya oleh Shinta Miranda
30 Oktober 2025 15:28
Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf
29 Oktober 2025 05:15
Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat
28 Oktober 2025 21:11
Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi
28 Oktober 2025 19:05
Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan
28 Oktober 2025 18:57
Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya
.png)