KETIK, BONDOWOSO – Senja hampir berganti malam ketika perjuangan panjang itu akhirnya berbuah hasil. Setelah berjam-jam bertaruh nyawa di jalur berbatu, lereng terjal, dan jurang yang menganga di Gunung Piramid, tim SAR gabungan berhasil membawa turun dua jenazah pendaki yang sebelumnya ditemukan di kawasan Punggung Naga, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso.
Sekitar pukul 20.00 WIB, Rabu (5/8/2026), iring-iringan kendaraan yang membawa kedua jenazah tiba di Bondowoso. Tanpa menunggu lama, keduanya langsung dibawa ke ruang jenazah RS Bhayangkara Bondowoso untuk penanganan sesuai prosedur.
Di balik keberhasilan itu, tersimpan perjuangan yang tidak mudah. Sejak pagi, puluhan personel dari Polri, TNI, Basarnas, BPBD, Brimob, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, hingga relawan bergerak menuju lokasi dengan satu tujuan: menuntaskan misi kemanusiaan dan membawa pulang kedua korban.
Sebelum operasi dimulai, Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M. memimpin apel gabungan di Posko Pencarian. Seluruh personel mendapat pembagian tugas dan arahan agar mengutamakan keselamatan di medan yang dikenal sebagai salah satu jalur pendakian paling ekstrem di Bondowoso.
Medan yang curam memaksa tim bekerja dengan penuh kehati-hatian. Setiap langkah harus diperhitungkan, setiap perpindahan tandu dilakukan secara estafet, sementara komunikasi antarpersonel menjadi penentu agar proses evakuasi tetap berjalan aman.
Koordinator Tim Operasi SAR Pos SAR Jember, Jefry S., menjelaskan kedua jenazah terlebih dahulu dimasukkan ke dalam kantong jenazah dan dipasang pada tandu khusus sebelum diturunkan secara bertahap. Jalur berbatu, kemiringan tebing, serta kondisi medan yang sulit dijangkau membuat proses evakuasi berlangsung dengan tingkat kehati-hatian yang tinggi.
Meski menghadapi berbagai hambatan, semangat seluruh personel tidak surut. Dengan koordinasi yang solid dan disiplin yang terjaga, kedua jenazah akhirnya berhasil dibawa keluar dari kawasan Gunung Piramid hingga tiba dengan selamat di Kabupaten Bondowoso.
Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo mengaku bersyukur operasi tersebut dapat diselesaikan tanpa kendala berarti.
"Alhamdulillah, berkat pertolongan Allah SWT serta kerja keras seluruh personel gabungan, dua jenazah berhasil dievakuasi dari Gunung Piramid. Setibanya di Bondowoso sekitar pukul 20.00 WIB, kedua jenazah langsung kami bawa ke ruang jenazah RS Bhayangkara Bondowoso untuk proses penanganan selanjutnya. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk dalam situasi kemanusiaan yang penuh tantangan seperti ini," kata Aryo.
Ia juga memberikan penghormatan kepada seluruh personel yang terlibat dalam operasi tersebut.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel TNI, Polri, Basarnas, BPBD, Brimob, relawan, tenaga kesehatan, dan semua pihak yang telah bekerja dengan penuh semangat dan profesionalisme. Medan yang berat tidak mengurangi tekad seluruh tim untuk menuntaskan misi kemanusiaan ini. Keberhasilan evakuasi adalah hasil dari kekompakan, disiplin, dan kerja keras seluruh unsur yang terlibat," tegasnya.
Keberhasilan operasi ini bukan sekadar menutup proses pencarian dua pendaki yang hilang. Lebih dari itu, operasi tersebut menjadi gambaran nyata tentang dedikasi para petugas yang rela mempertaruhkan tenaga dan keselamatan demi menyelesaikan tugas kemanusiaan. Di balik kerasnya tebing Gunung Piramid, semangat kebersamaan dan solidaritas lintas instansi menjadi kekuatan utama hingga misi itu akhirnya tuntas. (*)
