KETIK, MALANG – Menjelang akhir tahun 2024, kamar di beberapa hotel Kota Malang mulai habis terpesan (full booked). Diprediksi lima hari menjelang pergantian tahun, okupansi hotel dapat melebihi 80 persen.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang, Agoes Basoeki menjelaskan peningkatan jumlah reservasi mulai terlihat saat memasuki bulan Desember. Bahkan beberapa di antaranya merupakan rombongan wisata.
"Ada beberapa hotel yang sudah penuh saat ini. Mulai akhir November dan awal Desember ini sudah ramai, beberapa dari rombongan wisata. Terus karena event rombongan daerah yang melakukan rapat juga masih ada," ujarnya, Jumat 13 Desember 2024.
Peningkatan jumlah pengunjung hotel biasanya juga terlihat pada lima hari menjelang pergantian tahun. Melihat tinngginya minat masyarakat terhadap Kota Malang, ia yakin okupansi hotel dapat melampaui 80 persen.
"Bisa mencapai ribuan tamu, setidaknya sekitar 5 ribuan karena puncak liburan ada pemudik juga. Infonya tiket kereta dan pesawa yang menuju ke Malang sudah habis terjual. Sampai ada pembebasan tol gratis, itu juga berpengaruh," lanjutnya.
Agoes menyebut, iklim kunjungan wisata di Kota Malang pada 2024 cenderung lebih bagus dibandingkan 2023. Terlebih hotel-hotel yang tergabung dalam PHRI sudah menyiapkan paket menginap maupun berwisata saat Nataru.
"Tentunya untuk memberikan yang terbaik bagi pengunjung atau wisatawan yang akan ke Kota Malang. Ada paket natal, menginap, kemudian gala dinner dan sebagainya. Termasuk penyambutan malam tahun baru biasanya ada kegiatan hiburan," jelasnya.
Peningkatan okupansi hotel akan berdampak pada sektor lain seperti restoran, ojbek wisata, hingga pusat oleh-oleh. Untuk itu Agoes berpesan kepada pelaku usaha agar tidak memainkan harga terlalu tinggi agar dapat meninggalkan kesan baik bagi wisatawan.
"Kami inginnya betul-betul dapat menikmati hasil yang bagus, termasuk pendapatan daerah juga akan meningkat. Kami mengimbau jangan sampai memainkan harga yang terlalu tinggi, misalnya menjual kamar harga empat kali lipat," tegasnya.
Begitu pula Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di kampung-kampung tematik di Kota Malang harus segera mempersiapkan diri menyambut kedatangan wisatawan. Pokdarwis diharapkan mampu memikirkan ide menarik agar dapat menarik perhatian wisatawan.
"Pokoknya siapkan pemandu yang terbaik, kegiatan yang ada di kampung itu juga dapat menunjukkan kelihatan bisa dijadilan objek wisata.Kami berharap pada pimpinan Pokdarwis betul-betul memberikan pembinaan pada anggotanya," tutupnya.(*)
Hotel di Kota Malang Mulai Habis Terpesan di Akhir Tahun 2024
13 Desember 2024 18:01 13 Des 2024 18:01
Lutfia Indah, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Ilustrasi salah satu hotel di Kota Malang. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)
Tags:
Hotel Kota Malang Okupansi hotel Kota Malang PHRI Full Booked Akhir Tahun 2024 tahun baru 2025 NatalBaca Juga:
Kota Malang Catat Deflasi 0,20 Persen pada Juli 2026, Dipicu Penurunan Harga PanganBaca Juga:
Sambut Hari Kemerdekaan, Grand Mercure Malang Mirama Gelar Olimpiade Agustusan 2026 bersama Seluruh Karyawan dan Manajemen HotelBaca Juga:
Sukses Raih Prestasi! Mahasiswa Vokasi UM Borong Delapan Medali pada OLIVIA XI 2026Baca Juga:
Tong Tong Night Market 2026 Ditutup, Sedot Lebih dari 20 Ribu Pengunjung dalam Empat HariBaca Juga:
Kuliner Lukchup Tailan Lagi Ngetren, Hotel Tuwuh Malang Ajak Warga Belajar Bikin Mulai Rp55 RibuBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
5 Agustus 2026 12:05
Kota Malang Catat Deflasi 0,20 Persen pada Juli 2026, Dipicu Penurunan Harga Pangan
4 Agustus 2026 18:22
Wali Kota Malang Janji Isi 6 Jabatan Kosong Bulan Ini
4 Agustus 2026 15:40
Cegah Penggunaan NAPZA Ilegal, Calon Mahasiswa Baru UB Jalani Tes Urine
4 Agustus 2026 14:00
17.000 Calon Mahasiswa Baru UB Dapat Skrining Kesehatan Mental
4 Agustus 2026 13:24
Mahasiswa Keperawatan Unitri Beri Edukasi Pengelolaan Sampah Mandiri ke Warga Jemunang Kabupaten Malang
