Edy Santoso Kukuhkan PSI Cilacap Tengah

Bentuk Komitmen Bantu Kesejahteraan Masyarakat Berupa Modal hingga Bidang Usaha

20 Juli 2026 11:22 20 Jul 2026 11:22

Nani Ekowati, Rahmat Rifadin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Edy Santoso Kukuhkan PSI Cilacap Tengah

Bos Edy kukuhkan pengurus DPC, DPRt Kecamatan Cilacap Tengah, jaga komitmen berdayakan masyarakat ubah mindset money politic dan tingkatkan kesejahteraan masyarakat. (Foto: Nani Eko/Ketik.com)

KETIK, CILACAP – Bentuk loyalitas Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terhadap masyarakat dan menyiapkan Cilacap sebagai 'Kandang Gajah' DPD PSI Kabupaten Cilacap gencar melakukan roadshow di 24 Kecamatan di Kabupaten Cilacap.

Selain untuk bertemu langsung dengan masyarakat DPD PSI Kabupaten Cilacap di bawah Nahkoda Edy Santoso yang akrab disapa Bos Edy juga melaksanakan Pengukuhan tingkat Kecamatan dan Desa/Kelurahan.

Kali ini Ketua DPD PSI Kabupaten Cilacap mengukuhkan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) Kecamatan Cilacap Tengah, Minggu 19 Juli 2026 bertempat di kawasan wisata Kampung Kepiting di Kelurahan Kutawaru.

Selain melakukan pengukuhan, Edy juga bertemu langsung dengan kadernya untuk melakukan dialog mendengarkan ide dan usulan apa saja yang diinginkan dan dibutuhkan anggotanya.

Hal ini dalam rangka PSI Cilacap mendorong kadernya tidak hanya aktif dalam kegiatan politik, tetapi mampu mandiri secara ekonomi melalui program pemberdayaan berbasis potensi wilayah, mulai dari sektor pertanian, perikanan, hingga usaha mikro.

Sejumlah gagasan mencuat mulai dari pengembangan usaha jagung, sektor pertanian terkait pengembangan tanaman hidroponik, usaha lele, hingga keluhan nelayan yang mengaku masih kesulitan memperoleh BBM bersubsidi.

Terkait keluhan nelayan, Bos Edy menegaskan PSI akan berupaya menjadi jembatan antara masyarakat dengan pemerintah maupun pihak terkait agar persoalan tersebut dapat dicarikan jalan keluar.

"PSI akan menjembatani dan memfasilitasi agar kebutuhan masyarakat, termasuk terkait keberadaan SPBU, bisa diperjuangkan," ujarnya.

Edy mengklaim Kecamatan Cilacap Tengah, khususnya wilayah Kutawaru, memiliki potensi besar di bidang pertanian dan perikanan yang perlu dikembangkan melalui program pemberdayaan.

Menurutnya, lahan pertanian jagung di wilayah tersebut cukup luas sehingga dapat menjadi sumber ekonomi baru apabila didukung sarana produksi yang memadai.

"Potensi pertanian disini luar biasa. Tadi ada usulan soal pabrik jagung, penyediaan pupuk organik, usulan ini akan saya prioritaskan agar hasil pertanian masyarakat semakin baik," ungkapnya.

Pengusaha sukses yang ingin mengabadikan diri untuk membesarkan PSI ini mengatakan, banyak masyarakat sebenarnya ingin memulai usaha, namun terkendala modal. Karena itu PSI berkomitmen membantu membuka akses permodalan sekaligus mendampingi kader yang benar-benar ingin berwirausaha.

Sebagai ketua partai new comer, Bos Edy tidak hanya berbicara politik, sebagai pembeda dirinya dengan ketua partai lain, Edy lebih suka melakukan pendekatan dengan masyarakat mendengar usulan yang terhubung dengan pemberdayaan masyarakat mandiri dan penyelesaian persoalan nyata dibanding hanya sekedar menyampaikan janji politik.

"Banyak yang ingin usaha tetapi terhalang modal. Tugas kami menggali potensi yang ada dan menghadirkan solusi antara lain dari segi permodalan penyediaan benih ternak hingga bibit untuk pengembangan sektor pertanian. Tujuan kami untuk mensejahterakan masyarakat, kami terus membangun kepercayaan masyarakat karena yang dibutuhkan bukan sekedar janji tetapi solusi dan wujud nyata," pungkas Bos Edy.

Edy Santoso juga mensupport kaum muda milenial dengan merencanakan pembangunan kafe di setiap wilayah DPC PSI. Fasilitas tersebut diproyeksikan menjadi ruang kreativitas sekaligus meningkatkan income untuk kader muda PSI.

"Jadi banyak anak muda memiliki ide dan kemampuan, tetapi belum memiliki wadah untuk mengembangkan diri," beber Bos Edy.

"Kami ingin setiap DPC memiliki kafe sebagai tempat anak-anak muda berkumpul, berkreasi, dan mengembangkan usaha. Banyak lulusan sekolah yang kreatif, tinggal diberi ruang agar potensinya berkembang," imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Bos Edy juga menyampaikan proses pembentukan struktur kepengurusan PSI di Cilacap terus berjalan. Dari total 24 kecamatan, saat ini masih tersisa enam kecamatan yang belum dikukuhkan.

la memastikan pengukuhan akan terus dilakukan secara bertahap setiap pekan, termasuk di Kecamatan Kedungreja, Patimuan, dan Bantarsari.

Bos Edy menegaskan, pembentukan kepengurusan dilakukan dengan turun langsung ke masyarakat untuk menyerap aspirasi dan memetakan potensi di setiap wilayah.

"Prinsipnya saya tidak ingin hanya membentuk struktur hanya untuk formalitas. Kita datangi langsung masyarakat melakukan dialog dan melihat potensi dimasing-masing Kecamatan dan sebisa mungkin akan kita tindak lanjuti sebagi wujud komitmen saya selaku Nahkoda Kapal PSI di Cilacap," tegas Bos Edy.

"Karena dari awal saya ingin mengubah mindset masyarakat tentang money politic dengan menggerakkan masyarakat dan wilayah yang punya potensi dan mengembangkan potensi tersebut sehingga masyarakat mempunyai usaha mandiri serta mampu meningkatkan perekonomian masyarakat lebih sejahtera," tandas bos Edy. (*)

Tombol Google News

Tags:

BERITA CILACAP DPD PSI Cilacap Psi Berdayakan Masyarakat