Di Tengah Konflik AS-Iran, Xi Jinping ke Presiden Mesir: Timur Tengah Harus Jadi Penentu Nasib Sendiri

4 September 2026 23:59 4 Sep 2026 23:59

Al Ahmadi

Editor
Thumbnail Di Tengah Konflik AS-Iran, Xi Jinping ke Presiden Mesir: Timur Tengah Harus Jadi Penentu Nasib Sendiri

Presiden Tiongkok Xi Jinping (tengah) berjalan berdampingan dengan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi (kanan) di Bandara Internasional Kairo pada 1 September. (Foto: AFP)

KETIK, JAKARTA – Presiden China Xi Jinping menyerukan negara-negara Timur Tengah membangun arsitektur keamanan baru dan menentukan sendiri nasib kawasan tanpa campur tangan pihak luar.

Pernyataan tersebut disampaikan Xi saat melakukan pertemuan tingkat tinggi dengan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi di Kairo, Mesir. Pertemuan itu menjadi bagian dari kunjungan kenegaraan Xi selama dua hari ke Mesir.

“China mendukung negara-negara kawasan dalam membangun arsitektur keamanan baru bagi Timur Tengah,” ucap Xi dalam pernyataannya, seperti dikutip kantor berita Xinhua pada Rabu, 2 September 2026.

Xi tiba di Kairo pada Selasa, 1 September 2026, untuk melakukan kunjungan kenegaraan. Kunjungan tersebut menjadi lawatan pertamanya ke Mesir dalam 10 tahun terakhir.

Dalam pertemuannya dengan Sisi, Xi menekankan pentingnya negara-negara Timur Tengah menjadi penentu masa depan mereka sendiri serta menolak campur tangan pihak luar.

“Kita harus menjunjung tinggi prinsip bahwa masyarakat Timur Tengah harus tetap menjadi penentu nasib mereka sendiri, menentang campur tangan pihak luar, dan mendukung negara-negara kawasan dalam memperkuat dialog mengenai perdamaian dan keamanan,” tegas Xi.

Xi juga mengajak China dan Mesir bersama-sama menentang unilateralisme dan tindakan intimidasi. Ia menyerukan solusi komprehensif dan keamanan bersama bagi kawasan Timur Tengah.

Menurut Xi, persoalan Palestina tetap menjadi inti persoalan Timur Tengah sehingga tidak seharusnya diabaikan atau dikesampingkan.

Xi turut menyerukan dukungan terhadap peran efektif Perserikatan Bangsa-Bangsa di kawasan Timur Tengah serta mendesak kekuatan luar meninggalkan standar ganda dalam menyikapi persoalan di kawasan tersebut.

Di tengah ketegangan di Selat Hormuz akibat konflik Amerika Serikat dan Iran, Xi menyatakan China siap bekerja sama dengan negara-negara Timur Tengah untuk menjaga keamanan jalur pelayaran internasional.

Sementara itu, menurut pernyataan kantor kepresidenan Mesir, Xi dan Sisi menyerukan solusi diplomatik serta kesepakatan komprehensif untuk mengakhiri perang.

Selain membahas situasi keamanan kawasan, kedua pemimpin juga membahas penguatan kerja sama bilateral China dan Mesir. Xi menyerukan terobosan baru dalam kerja sama di bidang energi hijau, kendaraan listrik, kedirgantaraan, ekonomi digital, dan teknologi pertanian modern.(*)

Tombol Google News

Tags:

Xi Jinping Abdel Fattah El-sisi China Mesir Timur Tengah Keamanan Kawasan Palestina Selat Hormuz Berita Kairo Info Kairo