KETIK, SURABAYA – DPRD Surabaya menyoroti soal program Beasiswa Pemuda Tangguh yang kembali hadir tahun ini dengan kabar gembira sekaligus tantangan baru bagi para calon penerima.
Kabar baiknya, kuota penerima beasiswa ditambah agar lebih banyak pelajar dari keluarga kurang mampu bisa meraih kesempatan kuliah.
Namun, ada penyesuaian soal uang saku bulanan dipangkas, dan beberapa tunjangan juga berkurang.
Anggota Komisi D DPRD Surabaya, William Wirakusuma menegaskan, tujuan utama beasiswa adalah mendukung pelajar berprestasi yang kesulitan biaya, agar mereka dapat menempuh pendidikan hingga ke jenjang yang lebih tinggi.
“Yang dicari itu anak-anak pintar tapi tidak punya biaya. Supaya mereka bisa kuliah sampai jenjang yang tinggi,” tegas William Minggu 7 September 2025.
William mengingatkan agar Pemkot Surabaya memperketat mekanisme seleksi.
Menurutnya, distribusi beasiswa harus adil, sehingga tidak ada penerima yang mendapat bantuan ganda sementara ada pelajar lain yang belum pernah tersentuh bantuan sama sekali.
“Seleksi penerima juga diupayakan agar tidak tumpang tindih dengan beasiswa lain. Jangan sampai ada yang dobel, sementara yang lain belum pernah dapat,” terang Politisi PSI ini.
Ia mengapresiasi penambahan kuota tahun ini, karena berarti semakin banyak anak Surabaya yang terbantu. Namun, keputusan pemotongan uang saku menurutnya adalah langkah realistis.
Fokus utama pemerintah adalah memastikan biaya kuliah ditanggung, sementara uang saku bisa disiasati oleh mahasiswa sendiri.
William justru melihat kondisi ini sebagai momentum untuk membentuk karakter mahasiswa yang lebih mandiri.
Ia mendorong mahasiswa agar tidak segan bekerja paruh waktu (part time) untuk menutupi kebutuhan hidup sehari-hari.
“Kerja part time bukan sesuatu yang memalukan. Justru melatih mereka agar terbiasa bekerja, bertanggung jawab, dan menghargai uang,” ujarnya.
Ia menambahkan, peluang kerja part time di Surabaya kini semakin terbuka. Banyak kafe, restoran, hingga usaha rintisan (startup) yang membutuhkan tenaga kerja fleksibel.
Menurutnya, mahasiswa bisa menjadikannya pengalaman berharga, sekaligus menambah jejaring sebelum lulus.
Selain soal uang saku, William mendorong Pemkot memperluas kerja sama dengan lebih banyak perguruan tinggi.
Dengan begitu, jenis beasiswa tidak hanya terbatas pada pembebasan SPP, tetapi bisa mencakup dukungan fasilitas lain seperti akses laboratorium, pelatihan keterampilan, hingga program magang industri.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Hidayat Syah menjelaskan bahwa program ini merupakan salah satu upaya pemkot untuk memastikan setiap anak Surabaya memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan tinggi.
"Kami menyadari bahwa biaya pendidikan seringkali menjadi kendala bagi banyak keluarga. Oleh karena itu, Pemkot Surabaya berupaya memberikan akses pendidikan tinggi yang lebih mudah melalui Beasiswa Pemuda Tangguh," paparnya.
Hidayat berharap program ini bisa meringankan beban pendidikan pemuda Surabaya, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Hidayat Syah menyebutkan bahwa proses pendaftaran dirancang lebih mudah diakses oleh para calon mahasiswa. Pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui laman resmi https://besmart.surabaya.go.id. (*)
DPRD Surabaya Dorong Beasiswa Pemuda Tangguh Lebih Tepat Sasaran
7 September 2025 12:50 7 Sep 2025 12:50
Shinta Miranda, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Anggota Komisi D DPRD Surabaya, William Wirakusuma. (Foto: Shinta Miranda/Ketik)
Tags:
beasiswa Pemuda Tangguh William Wirakusuma Komisi D Komisi D DPRD Surabaya beasiswa Surabaya DPRD SurabayaBaca Juga:
DPRD Surabaya Sarankan Tutup Titik Parkir Tak Berlakukan Sistem DigitalisasiBaca Juga:
Dari Pebisnis ke Politisi, Kepercayaan Mengantar Asmualik ke DPRD Kota MalangBaca Juga:
DPRD Surabaya Usulkan Peremajaan Armada Sampah Ramah LingkunganBaca Juga:
DPRD Surabaya Kawal Program Dandan Kampung, Dorong Partisipasi WargaBaca Juga:
HUT ke-112 Kota Malang, Eko Herdiyanto Ajak Rayakan Secara Sederhana dan Penuh Gotong RoyongBerita Lainnya oleh Shinta Miranda
30 Oktober 2025 15:28
Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf
29 Oktober 2025 05:15
Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat
28 Oktober 2025 21:11
Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi
28 Oktober 2025 19:05
Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan
28 Oktober 2025 18:57
Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya
27 Oktober 2025 16:00
[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!
Trending
Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari
Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar
Dicari! Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo, Seperti Apa Seleksinya?
Resmi Dilantik di Malang, GAPEMBI Jatim Siap Jadi Pilar Program Makan Bergizi Nasional
