DPRD Surabaya Inisiasi “Sekolah Sampah” Wujudkan Perilaku Masyarakat Kelola Lingkungan

13 Mei 2026 09:54 13 Mei 2026 09:54

Fitra Herdian, Fiqih Arfani

Redaksi Ketik.com
Thumbnail DPRD Surabaya Inisiasi “Sekolah Sampah” Wujudkan Perilaku Masyarakat Kelola Lingkungan

Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya Eri Irawan. (Foto: tangkapan layar instagram @erirawan)

KETIK, SURABAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya menginisiasi terbentuknya "Sekolah sampah" sebagai upaya mewujudkan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah di lingkungan masing-masing.

“Apalagi pengelolaan sampah masih menjadi tantangan berat bagi kota-kota di Indonesia, termasuk Surabaya,” ujar Ketua Komisi DPRD Surabaya C Eri Irawan pada Rabu, 13 Mei 2026.

Ia menjelaskan, di Surabaya setiap harinya terdapat sekitar 1.800 ton timbulan sampah, hampir 60 persen di antaranya sampah organik, termasuk limbah dapur dan sisa makanan yang berpotensi menghasilkan gas metana yang memperparah krisis iklim bila tak diolah secara optimal di tempat pembuangan akhir.

"Persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Kebiasaan memilah sampah rumah tangga menjadi langkah awal yang sangat penting untuk mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA),” katanya.

Melihat hal tersebut, legislator muda asal PDI Perjuangan tersebut menginisiasi program edukatif bertajuk "Sekolah Sampah" yang dihadirkan sebagai upaya membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah berkelanjutan dimulai dari sumbernya.

Dijadwalkan, edisi perdana sekolah sampah digelar pada 23 Mei 2026, dan dilanjutkan ke edisi-edisi berikutnya setiap bulan.

Kapten Eri, sapaan akrabnya, juga menyampaikan bahwa dalam kegiatan tersebut peserta mendapatkan materi mengenai edukasi perubahan perilaku dalam mengelola sampah, termasuk pentingnya memilah sampah sejak dari rumah.

Langkah sederhana tersebut, lanjut dia, menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat dan berkelanjutan bagi masa depan bumi.

Selain itu, setiap peserta juga akan mendapatkan gratis komposter atau biopori untuk digunakan mengolah sampah organik di rumah atau lingkungannya masing-masing. (*)

Tombol Google News

Tags:

DPRD Surabaya Eri Irawan Sekolah Sampah Pengelolaan Sampah Kota Surabaya Info Surabaya Berita Surabaya