BUMDes Kecamatan Sepulu Dorong Produk Lokal: Dari Lorjuk hingga Legen Perkuat Ekonomi Desa

24 April 2026 10:53 24 Apr 2026 10:53

Ismail Hasyim, Fisca Tanjung

Redaksi Ketik.com
Thumbnail BUMDes Kecamatan Sepulu Dorong Produk Lokal: Dari Lorjuk hingga Legen Perkuat Ekonomi Desa

Bumdes Kecamatan Sepuluh mengikutiJambore Bumdes di Pendopo Pratanu Bangkalan. (Foto: Ismail Hs/Ketik.com)

KETIK, BANGKALAN – Upaya penguatan ekonomi desa di Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan, terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga saat ini, sedikitnya lima Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) tercatat aktif mengelola berbagai potensi lokal, mulai dari hasil laut hingga perkebunan.

Meski telah mulai aktif sejak 2017, legalitas BUMDes di wilayah ini baru rampung pada 2024. Sejak itu, pengelolaan usaha desa semakin terarah dan berkembang, dengan fokus pada sektor unggulan seperti olahan ikan laut, peternakan, dan perkebunan.

Sejumlah desa di Kecamatan Sepulu bahkan telah memiliki produk unggulan masing-masing. Desa Maneron, misalnya, mengembangkan usaha perkebunan dengan produk khas berupa legen, baik dalam bentuk mentah maupun rebus. Sementara itu, Desa Prancak menonjol dengan olahan petis ikan tongkol dan sambal tongkol yang memiliki cita rasa khas pesisir.

Tak kalah menarik, Desa Sepulu mengembangkan sambal cumi sebagai produk andalan. Sedangkan Desa Lembung Paseseh dikenal dengan olahan lorjuk, seperti lorjuk crispy dan rengginang lorjuk yang cukup diminati. Di Desa Labuhan, produk sambal teri juga menjadi komoditas unggulan yang mulai merambah pasar lebih luas.

Camat Sepulu, Hozun Mizan, menyampaikan bahwa keberadaan BUMDes di wilayahnya diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat desa.

“Saat ini ada lima BUMDes yang aktif. Kami berharap keberadaan BUMDes ini tidak hanya mengembangkan potensi lokal, tetapi juga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat serta Pendapatan Asli Desa (PAD desa),” ujarnya, disela - sela acara Jambore BumDes yang digelar Pemkab di Pendopo Pratanu Bangkalan.

"Inovasi dan pemasaran yang lebih luas harus dilakukan oleh pengurus BumDes, agar produk-produk unggulan desa dapat bersaing di pasar yang lebih besar," tambahnya, Kamis, 23 April 2026.

Dengan dukungan pemerintah kecamatan dan partisipasi masyarakat, BUMDes di Kecamatan Sepulu diharapkan terus berkembang sebagai pilar ekonomi desa yang mandiri dan berkelanjutan. (*)

Tombol Google News

Tags:

#BangkalanBumdes #BumdesKecamatanSepuluh #KabupatenBangkalan #InfoBangkalan #BeritaBangkalan