Proyek Jalan Aspal di Desa Trapang Disorot, Warga Pertanyakan Transparansi dan Kualitas Pengerjaan

13 Juni 2026 17:52 13 Jun 2026 17:52

Mat Jusi, Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Proyek Jalan Aspal di Desa Trapang Disorot, Warga Pertanyakan Transparansi dan Kualitas Pengerjaan

Proyek pembangunan jalan aspal di Dusun Duwak Buter, Desa Trapang, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang (Foto: Mat Jusi/Ketik.com)

KETIK, SAMPANG – Proyek pembangunan jalan aspal di Dusun Duwak Buter, Desa Trapang, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, menjadi sorotan warga.

Selain kualitas pekerjaan yang dipertanyakan, proyek yang diduga bersumber dari Dana Desa tersebut disebut tidak dilengkapi papan informasi kegiatan di lokasi pekerjaan.

Seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku tidak menemukan papan informasi proyek sejak pekerjaan berlangsung.

Padahal, menurutnya, papan informasi merupakan bagian penting dari keterbukaan publik dalam pelaksanaan pembangunan yang menggunakan anggaran pemerintah.

"Di lokasi proyek tidak ada papan informasi yang menjelaskan jenis kegiatan, sumber dana, nilai anggaran, maupun volume pekerjaan. Namun, berdasarkan informasi yang saya terima, proyek tersebut bersumber dari Dana Desa," ujar sumber tersebut kepada Ketik.com, Sabtu, 13 Juni 2026.

Menurut dia, ketiadaan papan informasi menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat. Sebab, warga tidak dapat mengetahui secara pasti rincian kegiatan maupun besaran anggaran yang digunakan dalam proyek tersebut.

Ia menilai, keterbukaan informasi diperlukan agar masyarakat dapat ikut mengawasi jalannya pembangunan dan memastikan pekerjaan dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami meminta Pemerintah Desa Trapang memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait kegiatan pengaspalan ini, mulai dari sumber pendanaan, spesifikasi teknis pekerjaan, hingga mekanisme pengawasan yang diterapkan," katanya.

"Dengan demikian, masyarakat tidak menimbulkan berbagai dugaan dan dapat mengetahui bahwa pekerjaan dilaksanakan sesuai prosedur,” jelasnya.

Selain meminta penjelasan dari pemerintah desa, warga juga berharap aparat penegak hukum (APH) dan instansi terkait melakukan monitoring terhadap pelaksanaan proyek tersebut. Langkah itu dinilai penting untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Kepala Desa Trapang, Sumanto, belum memberikan tanggapan atas upaya konfirmasi yang dilakukan hingga berita ini diterbitkan.

Ketik.com masih berupaya memperoleh penjelasan dan klarifikasi dari pihak Pemerintah Desa Trapang terkait pelaksanaan proyek tersebut. (*)

Tombol Google News

Tags:

Desa Trapang Pemdes Trapang Kecamatan Banyuates Aspal Jalan Dana Desa