KETIK, BLITAR – Penguatan ekonomi daerah tidak selalu bermula dari kebijakan besar. Di tengah kehidupan masyarakat, ada banyak peran yang bekerja langsung menjaga roda perekonomian tetap berputar, mulai dari pendampingan usaha kecil hingga membuka akses transaksi keuangan di pelosok desa.
Semangat itulah yang terus didorong BRI Branch Office Trenggalek melalui pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), penguatan peran Mantri BRI, serta pengembangan jaringan Agen BRILink.
Mengangkat tema Pahlawan Penggerak Ekonomi Negeri, BRI ingin menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi kerakyatan tidak hanya ditopang oleh aktivitas perbankan, tetapi juga oleh masyarakat yang menjadi pelaku utama dalam menggerakkan perekonomian.
Di lapangan, Mantri BRI memiliki peran yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Mereka hadir mendatangi pelaku usaha, mengenali potensi ekonomi setempat, sekaligus memberikan pendampingan dan mengenalkan berbagai akses layanan keuangan yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha.
Peran tersebut menjadi penting, terutama bagi pelaku usaha mikro yang membutuhkan dukungan agar mampu meningkatkan kapasitas bisnisnya. Sebab, bagi sebagian masyarakat, akses terhadap informasi dan layanan perbankan merupakan salah satu pintu untuk membuka peluang ekonomi yang lebih luas.
Sementara itu, geliat UMKM menjadi bukti bahwa kekuatan ekonomi daerah tumbuh dari kreativitas dan ketekunan masyarakat. Usaha-usaha kecil yang berkembang tidak hanya menjadi sumber penghidupan keluarga, tetapi juga ikut menciptakan aktivitas ekonomi dan membuka kesempatan kerja di lingkungan sekitarnya.
Di sisi lain, Agen BRILink turut mengambil bagian dalam memperpendek jarak masyarakat dengan layanan perbankan. Kehadirannya memungkinkan warga melakukan berbagai transaksi, seperti transfer, tarik tunai, hingga pembayaran tanpa harus selalu datang ke kantor bank.
Pemimpin Cabang BRI Branch Office Trenggalek, Ikhwan Beladdinilma, mengatakan bahwa pembangunan ekonomi masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Menurutnya, keberadaan Mantri, pelaku UMKM, dan Agen BRILink memiliki keterkaitan dalam membentuk ekosistem ekonomi yang saling mendukung.
“Penguatan ekonomi kerakyatan tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Ada Mantri yang mendampingi dan membantu membuka akses keuangan bagi masyarakat, ada pelaku UMKM yang terus berjuang mengembangkan usahanya, serta Agen BRILink yang menghadirkan kemudahan transaksi hingga lebih dekat dengan lingkungan masyarakat,” ungkap Ikhwan, Sabtu 7 November 2026.
Ia menambahkan, BRI ingin memastikan kehadiran layanan perbankan tidak sekadar menjadi tempat masyarakat melakukan transaksi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong aktivitas ekonomi agar semakin produktif.
“Kami berharap kolaborasi ini terus tumbuh. Ketika UMKM semakin berkembang, akses keuangan semakin mudah, dan masyarakat mendapatkan pendampingan yang tepat, maka dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pelaku usaha, tetapi juga oleh lingkungan dan perekonomian daerah secara keseluruhan,” tambahnya.
Melalui berbagai layanan perbankan dan program pemberdayaan, BRI Branch Office Trenggalek berupaya memperluas inklusi keuangan sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk meningkatkan kapasitas ekonominya.
Pada akhirnya, kemajuan ekonomi tidak hanya diukur dari angka pertumbuhan maupun besarnya transaksi keuangan. Ada kerja keras pelaku usaha kecil, dedikasi pendamping di lapangan, serta kontribusi para agen layanan keuangan yang menjadi bagian dari denyut perekonomian masyarakat.
Mereka mungkin bekerja tanpa banyak sorotan, tetapi dari tangan-tangan itulah ekonomi kerakyatan terus bergerak.
