Bawaslu, Kemenag, dan PWI Situbondo Terbitkan Buku Khotbah Jumat, Angkat 10 Tema Demokrasi

4 November 2026 21:45 4 Nov 2026 21:45

Heru Hartanto, Al Ahmadi

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Bawaslu, Kemenag, dan PWI Situbondo Terbitkan Buku Khotbah Jumat, Angkat 10 Tema Demokrasi

Bawaslu Kabupaten Situbondo bersama Kementerian Agama dan PWI Situbondo meluncurkan buku “Khotbah Jum’at: Sinergi Ajaran Islam dan Demokrasi Substantif untuk Kemaslahatan Ummat” di ruang Media Center Bawaslu Situbondo, Rabu, 4 November 2026. (Foto: Heru Hartanto/Ketik.com)

KETIK, SITUBONDO – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Situbondo bersama Kementerian Agama (Kemenag) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Situbondo meluncurkan buku berjudul “Khotbah Jum’at: Sinergi Ajaran Islam dan Demokrasi Substantif untuk Kemaslahatan Ummat”.

Peluncuran buku tersebut berlangsung di ruang Media Center Bawaslu Kabupaten Situbondo, Rabu, 4 November 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya memperluas pendidikan demokrasi melalui pendekatan keagamaan, khususnya melalui materi khotbah Jumat.

Buku tersebut disusun sebagai sarana untuk menyampaikan nilai-nilai demokrasi yang sejalan dengan ajaran Islam. Sejumlah nilai yang diangkat meliputi kejujuran, keadilan, amanah, persatuan, serta tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat dan berdemokrasi.

Ketua Bawaslu Kabupaten Situbondo, Ahmad Faridl Ma’ruf, dalam pengantar buku tersebut menegaskan bahwa menjaga demokrasi bukan hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu. Menurutnya, keterlibatan seluruh elemen masyarakat diperlukan untuk mengawal proses demokrasi agar berjalan jujur, adil, dan berintegritas.

“Pemilu jangan hanya menjadi zona eksklusif bagi penyelenggara pemilu saja. Akan tetapi butuh kerja besar dan komitmen kuat dari semua pihak.

”Marilah melangkah dan terus bergandengan tangan bersama Bawaslu dengan tekad memperkuat, menjaga, dan mengawal proses demokrasi yang jujur, adil, berintegritas dan bermartabat,” tulis Ahmad Faridl Ma’ruf dalam pengantar buku tersebut.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Situbondo, Dr. Muhammad Mudhofar, S.Ag., M.Si., menyebut mimbar Jumat memiliki peran penting dalam menanamkan nilai moral dan kebangsaan kepada masyarakat.

“Mimbar Jumat bukan sekadar tempat menyampaikan nasihat, melainkan ruang suci tempat ayat-ayat Allah bergema dan nilai-nilai kenabian ditanamkan,” jelasnya dalam kata pengantar buku.

Menurut Muhammad Mudhofar, melalui mimbar Jumat, nilai kejujuran, amanah, keadilan, persaudaraan, dan tanggung jawab kebangsaan dapat terus ditanamkan kepada masyarakat.

Ia menjelaskan, buku tersebut memuat 10 tema utama yang berkaitan dengan demokrasi dan persoalan kepemiluan. Materinya mencakup syura atau demokrasi, amanah kepemimpinan, politik uang, hoaks, ujaran kebencian, hingga character assassination atau pembunuhan karakter dalam kontestasi politik.

Materi khotbah tersebut disusun berdasarkan berbagai tema kepemiluan, termasuk persoalan yang berkaitan dengan pemilihan kepala daerah.

Muhammad Mudhofar berharap buku tersebut dapat dimanfaatkan oleh para khatib dan penyuluh agama sebagai bahan dakwah untuk memperkuat kesadaran masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi.

”Melalui peran para khatib dan penyuluh agama, materi dalam buku tersebut diharapkan dapat menjadi bahan dakwah yang mendorong masyarakat menjaga persatuan, menolak praktik politik uang, serta mengedepankan nilai kejujuran dan tanggung jawab dalam kehidupan demokrasi,” kata Muhammad Mudhofar.

Kolaborasi Bawaslu, Kemenag, dan PWI Situbondo ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pengawasan partisipatif melalui pendekatan yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Peluncuran buku tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran bahwa penguatan demokrasi tidak hanya dilakukan melalui regulasi dan pengawasan pemilu, tetapi juga melalui pendidikan moral, keagamaan, dan keterlibatan masyarakat.(*)

Tombol Google News

Tags:

Perkuat Pendidikan Demokrasi Berbasis Nilai Keislaman Bawaslu Dan Kemenag Serta Pwi Situbondo Luncurkan Buku Khotbah Jumat Bawaslu Situbondo Kemenag Situbondo PWI Situbondo Ahmad Faridl Ma’ruf Muhammad Mudhofar Buku Khotbah Jumat Pendidikan Demokrasi Pengawasan Partisipatif Politik Uang Demokrasi Substantif Pemilihan Kepala Daerah Berita Situbondo info situbondo