Antisipasi Aksi Koboi Jalanan Kovoi Mabuk Ugal-ugalan, Ini Langkah Tegas Pemkot Kediri Sambut Suro

12 Juni 2026 19:00 12 Jun 2026 19:00

Angga Prasetya, Muhammad Faizin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Antisipasi Aksi Koboi Jalanan Kovoi Mabuk Ugal-ugalan, Ini Langkah Tegas Pemkot Kediri Sambut Suro

Mbak Wali saat dikonfirmasi dalam kegiatan pelantikan ratusan anggota Pramuka Garuda di Stadion Brawijaya Kota Kediri (Foto : Angga/Ketik.com)

KETIK, KEDIRI – Menjelang peringatan 1 Muharram atau yang lekat dengan momen malam 1 Suro, Pemerintah Kota Kediri mengambil langkah cepat untuk menjamin keamanan dan keselamatan warga. Pemerintah secara tegas mengantisipasi potensi ketertiban gangguan umum, terutama 'aksi koboi jalanan' berupa konvoi kendaraan bermotor secara ugal-ugalan dan meresahkan yang kerap dipicu oleh pengaruh minuman keras.

Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati menyebut langkah antisipatif itu telah dimatangkan melalui rapat koordinasi intensif antara Pemkot Kediri bersama jajaran aparat keamanan dari TNI, Polri hingga Kejaksaan. Hasilnya sejumlah titik strategis di wilayah Kota Kediri telah dipetakan untuk didirikan posko pengamanan terpadu untuk memberikan keamanan dan kenyamanan masyarakat.

"Kita sudah mengantisipasi. Kemudian sudah menetapkan titik-titik lokasi nantinya yang bisa kita gunakan istilahnya posko, posko untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," kata Vinanda dikonfirmasi dalam kegiatan pelantikan ratusan anggota Pramuka Garuda di Stadion Brawijaya Kota Kediri, Jumat 12 Juni 2026 sore.

Selain upaya pengamanan untuk memberikan kenyamanan masyarakat, Mbak Wali sapaan akrabnya mengajak masyarakat termasuk kawula muda untuk menjaga nilai luhur warga Kota Kediri yang dikenal guyub rukun. Mbak Wali mengajak masyarakat untuk sama-sama menjaga kerukunan di kota yang dikenal adem ayem dengan penuh keberagamannya.

"Dan kita juga mengimbau, ayo orang Kediri itu terkenal orang yang guyub, orang-orang yang rukun, sehingga ayo kita tunjukkan," imbuhnya.

Lebih lanjut orang nomor satu di Kota Kediri itu mengajak masyarakat untuk memperingati malam Suro dengan kegiatan positif dengan bermunajat untuk meraih masa depan yang lebih gemilang. Dia menekankan bahwa kesuksesan membangun Kota Kediri tidak hanya diraih dengan bekerja keras, tetapi juga harus diimbangi doa dan gotong-royong warga.

"Kemudian 1 Muharram ini kegiatan positif ya, artinya tahun baru Islam. Kita ingin lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dan sesuai tema bermunajat untuk meraih masa depan yang gemilang, artinya kita selain bekerja, ya kita harus berdoa karena proses akhir kan tanpa adanya doa mustahil, tanpa ada rida-Nya Allah tentunya kita tidak bisa meraih masa depan yang gemilang. Oleh karena itu, selain bekerja keras, kita juga harus berdoa dengan sungguh-sungguh, kemudian kita ya gotong royong untuk membangun Kota Kediri," tambahnya.

Menyoal aksi konvoi ugal-ugalan yang berpotensi memicu aksi koboi jalanan akibat pengaruh minuman keras, Mbak Wali telah mengintruksikan kepada dinas terkait untuk memperketat razia minuman keras ilegal. Penegakan peredaran minuman keras ilegal tanpa pandang bulu itu sekaligus untuk mempertegas visi misi Kota Kediri sebagai kota yang agamis.

"Saya juga sudah mengarahkan kepada Satpol PP dan dinas terkait untuk menertibkan miras karena ini sesuai dengan visi-misi Pemerintah Kota, salah satunya adalah agamis. Kota Kediri jangan sampai ada miras yang ilegal, sehingga kita juga butuh gotong royong dari masyarakat. Kalau ada miras yang ilegal, laporkan kepada kami, termasuk ke Polres, agar supaya nanti kami bisa menindaklanjuti," pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Kota Kediri Pemkot Kediri Pramuka Garuda Polres Kediri Kota Mbak Wali