50 WBP Lapas Perempuan Malang Ikuti Pelatihan Pembuatan Buket untuk Kemandirian Ekonomi

24 April 2026 18:33 24 Apr 2026 18:33

Illa Khoirur R., Dendy Ganda K.

Redaksi Ketik.com
Thumbnail 50 WBP Lapas Perempuan Malang Ikuti Pelatihan Pembuatan Buket untuk Kemandirian Ekonomi

Lembaga permasyarakatan (Lapas) Perempuan kelas IIA saat membekali warga binaan permasyarakatan (WBP) dengan keterampilan membuat buket (Foto: Dok. Humas LPP Malang)

KETIK, MALANG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Malang membekali 50 warga binaan pemasyarakatan (WBP) dengan keterampilan pembuatan buket di Aula Dewi Sartika, Rabu, 22 April 2026. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan untuk mendorong kemandirian ekonomi warga binaan setelah menjalani masa pidana.

Pelatihan tersebut digelar bertepatan dengan peringatan Hari Kartini dan Hari Lahir (Harlah) ke-76 Fatayat NU, serta melibatkan Fatayat NU Singosari sebagai mitra pelatihan.

Kepala Lapas Perempuan Malang, Endang Margiati, menyampaikan apresiasi kepada Fatayat NU Singosari atas kolaborasi dalam memberikan keterampilan kepada warga binaan. Ia menegaskan bahwa pembinaan keterampilan menjadi salah satu bekal penting bagi warga binaan untuk kembali ke masyarakat.

“Kami berharap keterampilan ini dapat menjadi modal usaha mandiri agar mereka tidak kembali melakukan pelanggaran hukum setelah bebas nanti,” ujar Endang.

Dalam pelatihan tersebut, para peserta diajarkan teknik merangkai buket menggunakan berbagai bahan seperti styrofoam sebagai dasar, serta kombinasi camilan, uang mainan, hingga kemasan sachet. Para WBP terlihat antusias mengikuti praktik pembuatan buket yang dikemas dengan hiasan pita dan elemen dekoratif lainnya.

Perwakilan Fatayat NU Singosari, Soraya, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi sosial dalam memberikan keterampilan praktis bagi warga binaan.

Salah satu peserta, Fia, mengaku pelatihan tersebut memberikan pengalaman baru dan membuka peluang usaha setelah bebas nanti.

“Dari bahan sederhana ternyata bisa jadi produk yang menarik dan bernilai jual. Saya ingin membuka usaha buket nanti,” kata Fia.

Melalui kegiatan ini, Lapas Perempuan Malang terus memperkuat program pembinaan berbasis keterampilan sebagai upaya meningkatkan kemandirian warga binaan. (*)

Tombol Google News

Tags:

#WargaBinaanPermasyarakatan Lapas Perempuan Malang #Harlah Fatayat NU Endang Margiati #Berita Malang #Info Malang