KETIK, TUBAN – Badan Gizi Nasional (BGN) memberhentikan sementara operasional sebelas dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kabupaten Tuban dari total 372 unit SPPG di Jawa Timur.
Informasi ini berdasar surat edaran nomor 2741/D.TWS/05/2026 diterbitkan pada 25 Mei 2026 tentang Pemberhentian Operasional Sementara SPPG di Provinsi Jawa Timur termasuk di Kabupaten Tuban.
Dari surat tersebut diketahui SPPG di-suspend setelah adanya temuan sejumlah dapur SPPG, tidak memenuhi hingga tidak memilik standar IPAL di lingkungan dapur. Selain itu, BGN mempertimbangkan risiko yang dapat ditimbulkan terhadap kualitas produksi, mutu gizi, dan keamanan pangan.
"Maka dengan ini ditetapkan pemberhentian operasional sementara terhadap SPPG terlampir terhitung sejak tanggal surat ini diterbitkan," begitu bunyi surat BGN.
Adapun SPPG di wilayah Kabupaten Tuban yang mendapatkan sanksi pemberhentian operasi dari BGN yakni:
1. SPPG Tuban Jenu Beji 3 dari Yayasan Kasih Harum Bersinar dikenai sanksi perbaikan Major
2. SPPG Tuban Kenduruan Sidohasri Yayasan Manunggal Kartika Jaya dikenai perbaikan Major
3. SPPG Tuban Tambakboyo Sawir Yayasan Kasih Harum Bersinar perbaikan Major
4. SPPG Tuban Tambakboyo Pulogede Yayasan Patriot Perjuangan Nusantara dikenai sanksi perbaikan Major
5. SPPG Tuban Palang Tegalbang 2 Yayasan Cipta Jagad Nusantara perbaikan Major
6. SPPG Tuban Singgahan Tingkis Yayasan Andi Amar Maruf untuk kedua kali kena sanki Major
7. SPPG Tuban Palang Leran Kulon Yayasan Darma Wangsa Sakti perbaikan Major
8. SPPG Tuban Rengel Pekuwon Yayasan Garuda Gemilang Nusa perbaikan Major
9. SPPG Tuban Bangilan Sidodadi Yayasan Mardi Sastra Mancanegoro sanksi perbaikan Major
10. SPPG Tuban Semanding Bejagung Yayasan Nurul Anwar Tuban perbaikan Major
11. SPPG Tuban Widang Mrutuk 2 Yayasan Madura Modern Indonesia perbaikan Major.
Dari data tersebut, tercatat terdapat sejumlah dapur SPPG maupun yayasan dikenai sanksi dua kali di antaranya SPPG Tingkis Singgahan Yayasan Amar Makruf Sulaiman dan SPPG Tambakboyo.(*)
