Usai Insiden Pantai Wediawu, Disparbud Kabupaten Malang Pastikan Keamanan Destinasi Wisata Tetap Terjaga

8 Mei 2026 08:20 8 Mei 2026 08:20

Gumilang, Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Usai Insiden Pantai Wediawu, Disparbud Kabupaten Malang Pastikan Keamanan Destinasi Wisata Tetap Terjaga

Kondisi Pantai Wediawu di Tirtoyudo, Kabupaten Malang. (Foto: IG Wediawu Beach)

KETIK, MALANG – Disparbud Kabupaten Malang menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan destinasi wisata pasca Insiden di kawasan wisata Pantai Wedi Awu pada tanggal 5 Mei 2026.

‎Kepala Disparbud Kabupaten Malang, Drs. Firmando Hasiholan Matondang MM, menyampaikan bahwa peristiwa tersebut diharapkan tidak mempengaruhi citra pariwisata Kabupaten Malang secara keseluruhan. 

‎"Kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi bersama bagi pemerintah daerah, pengelola wisata, maupun masyarakat agar aktivitas pariwisata tetap berjalan sesuai ketentuan hukum, norma sosial, serta prinsip Sapta Pesona," ujarnya melalui keterangan tertulis, Kamis, 7 Mei 2026.

‎Lebih lanjut ia mengatakan, sebagai langkah tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Malang bersama TNI-POLRI jajaran wilayah Muspika.

Pemerintah Desa, dan Satlinmas, telah melakukan koordinasi dan identifikasi lapangan guna memperkuat pengawasan terhadap pengelolaan villa, homestay, dan destinasi wisata, khususnya di kawasan Pantai Malang Selatan.

‎"Hasil identifikasi menunjukkan masih terdapat pengelola wisata yang belum melengkapi perizinan usaha dan standar operasional prosedur (SOP) pelayanan maupun keamanan wisata," sebutnya.

Oleh karena itu, kata ia, Disparbud Kabupaten Malang akan melakukan pendampingan dan pembinaan secara bertahap agar seluruh pengelola wisata dapat memenuhi aspek legalitas, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memperkuat sistem keamanan di kawasan wisata.

‎"Selain itu, pengawasan terhadap aktivitas wisatawan juga akan diperkuat. Pengelola wisata diimbau untuk lebih responsif dalam mencegah aktivitas yang berpotensi melanggar hukum. Termasuk penyalahgunaan narkotika, minuman keras, maupun tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum," ucapnya.

‎Pemerintah Kabupaten Malang juga terus mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pengelola wisata melalui edukasi hospitality, penguatan pelayanan wisata, pengelolaan keamanan destinasi. Serta pembinaan sadar wisata bagi masyarakat di sekitar kawasan wisata.

‎"Terkait berkembangnya informasi di media sosial, Pemerintah Kabupaten Malang menegaskan bahwa kejadian tersebut merupakan kasus yang bersifat individual dan tidak mencerminkan kondisi seluruh destinasi wisata di Kabupaten Malang. Aktivitas pariwisata di Kabupaten Malang tetap berlangsung aman, nyaman, dan kondusif," tegasnya.

‎Pemerintah Kabupaten Malang mengajak seluruh masyarakat dan wisatawan untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan destinasi wisata dengan menghormati budaya lokal, menaati aturan yang berlaku, serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan aktivitas mencurigakan di kawasan wisata.

‎Melalui kolaborasi seluruh elemen pemerintah, aparat keamanan, pelaku usaha wisata, dan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Malang optimistis sektor pariwisata Kabupaten Malang akan terus berkembang sebagai destinasi wisata yang aman, tertib, nyaman, dan berdaya saing. (*)

Tombol Google News

Tags:

Disparbud Kabupaten Malang Kabupaten Malang Pemkab Malang Wediawu