Patirtaan Ngawonggo, Destinasi Wisata Sejarah Peninggalan Mataram Kuno di Kabupaten Malang

Jurnalis: Gumilang
Editor: M. Rifat

23 Nov 2024 06:07

Thumbnail Patirtaan Ngawonggo, Destinasi Wisata Sejarah Peninggalan Mataram Kuno di Kabupaten Malang
Suasana asri Patirtaan Ngawonggo di Kabupaten Malang. (Foto: @tomboan_)

KETIK, MALANG – Hai sobat wisata! kalian tahu kan Kabupaten Malang memliki potensi wisata sangat luar biasa. Salah satu destinasi wisata kali ini bernama Patirtaan Ngawonggo di Desa Ngawonggo, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang.

Untuk menuju ke destinasi wisata sejarah ini disarankan menggunakan kendaraan pribadi atau taksi online agar lebih mudah. Dari pusat Kota Malang, ambil arah menuju Terminal Hamid Rusdi atau block office Pemkot Malang.

Selanjutnya menuju arah Tajinan yang berbatasan dengan Kota Malang dan cari arah ke Desa Ngawonggo Kabupaten Malang.

Di Patirtaan Ngawonggo yang merupakan peninggalan Mataram Kuno ini bisa belajar sejarah sekaligus menikmati suguhan disediakan warga setempat.

Baca Juga:
Bismillah! Gubernur Khofifah Groundbreaking Jalur Lingkar Kaldera Tengger, Bromo Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia

Di antaranya, makanan dan minuman secara gratis untuk pengunjung situs. Di destinasi ini ada sesuatu yang cukup unik yaitu di Tomboan, sebuah tempat yang didirikan dekat dengan situs Patirtaan Ngawonggo. 

Foto Suasana Tomboan area makan di Situs Patirtaan Ngawonggo. (Foto: Matic.or.id)Suasana Tomboan area makan di Situs Patirtaan Ngawonggo. (Foto: Matic.or.id)

Tomboan sendiri adalah pelengkap serta sebagai fasilitas yang diberikan bagi wisatawan yang berkunjung. Ada berbagai menu tradisional dan berbagai minuman herbal tradisional disediakan 

Serta banyak gazebo disediakan dan pengunjung dapat membayar seikhlasnya. Bahkan gratis semua hidangan dan minuman yang dinikmati. Pengunjung bisa menikmati keindahan alam di tempat tersebut. 

Baca Juga:
Sekda Kabupaten Malang Terpukau Graha Ketik, Dikelilingi UMKM hingga Ketagihan Pempek Palembang Khas Cemorokandang

Sejarah Singkat

Dikutip melalui Matic.or.id, Patirtaan Ngawonggo disebut sebagai sebuah desa kuno yang eksistensinya tertulis pada Prasasti Wurandungan. Prasasti dikeluarkan hari Wage 7 November 944 Masehi pada masa Raja Mpu Sindok dari Kerajaan Medang. 

Di Prasasti tersebut, Desa Ngawonggo disebut dengan Kaswangga. Sebuah Desa menjadi sarana Kadewaguruan dimasa silam. Prasasti Wurandungan menyebut adanya lima kayangan menjadi kedewaguruan yang letaknya menyebar. 

Jika di posisi paling barat ada di Desa Ngabab dengan nawa Awaban berdasarkan Prasasti Selobrojo, maka di sisi timur ada Kaswangga yang kemungkinan merupakan Ngawonggo (Brandes,1913).

Tiga Kanyangan lain bernama kahyangan Pangawan berlokasi di Utara Malang yang berada di sekitar kecamatan Pakis-Jabung. Kemudian Kahyangan Kagotran di bagian tengah Malang, dan Kahyangan Panghulun di Malang Selatan.

Patirtaan Ngawonggo sangat Istimewa karena merupakan satu-satunya Patirtaan di Jawa Timur posisinya di tebing sungai. Sungai erat kaitannya dengan pola kehidupan masyarakat kuno. 

Tidak dak heran kemudian jika di sekitar desa tersebut banyak sekali perkakas kuno yang ditemukan seperti bata kuno, guci, lumpang dan fragmen terakota.

Keterangan dan Reservasi Lebih Lanjut

Instagram.      : @situspatirtaanngawonggo
Alamat.           : Desa Ngawonggo, Tajinan
Pengelola.       : Pokdarwis Kaswangga.
Paket Wisata   : Edukasi Sejarah 
Kontak Person : Rahmad Yasin 0812 3984 4529. (*)

Baca Sebelumnya

Kecewa Sahrul Gunawan, Kader PKS di 6 Kecamatan Berbondong-bondong Dukung Dadang Supriatna-Ali Syakieb

Baca Selanjutnya

Keren! Desa Namatota Kaimana Raih Juara 2 Ajang ADWI Kemenparekraf 2024

Tags:

Patirtaan Ngawonggo Kabupaten Malang Disparbud Kabupaten Malang Wisata

Berita lainnya oleh Gumilang

Miris! Satu Keluarga di Kabupaten Malang Jadi Sindikat Curanmor, Mertua hingga Anak dan Menantu Ditangkap

13 April 2026 09:32

Miris! Satu Keluarga di Kabupaten Malang Jadi Sindikat Curanmor, Mertua hingga Anak dan Menantu Ditangkap

Lewat Dialog Kebangsaan, Unikama Tegaskan Peran Kampus Tangkal Radikalisme

11 April 2026 14:47

Lewat Dialog Kebangsaan, Unikama Tegaskan Peran Kampus Tangkal Radikalisme

Terungkap! Pembobol SMPN 1 Pakisaji Kabupaten Malang Terekam CCTV, Polisi Bekuk 3 Pelaku

11 April 2026 09:59

Terungkap! Pembobol SMPN 1 Pakisaji Kabupaten Malang Terekam CCTV, Polisi Bekuk 3 Pelaku

Rp20,3 Miliar Tanpa Utang! Harta Bupati Tulungagung Gatut Sunu Jadi Sorotan Usai Diciduk KPK

11 April 2026 09:26

Rp20,3 Miliar Tanpa Utang! Harta Bupati Tulungagung Gatut Sunu Jadi Sorotan Usai Diciduk KPK

Pemkab Malang Terapkan WFO-WFH, Sekda Budiar: Target Kinerja Harus Tetap Tercapai

11 April 2026 01:56

Pemkab Malang Terapkan WFO-WFH, Sekda Budiar: Target Kinerja Harus Tetap Tercapai

Dulu PDIP Kini Gerindra, Perjalanan Politik Bupati Tulungagung Gatut Sunu Kandas di Tangan KPK

11 April 2026 01:19

Dulu PDIP Kini Gerindra, Perjalanan Politik Bupati Tulungagung Gatut Sunu Kandas di Tangan KPK

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar