Pemilu 2024 Sukses, PPI Sebut Demokrasi Indonesia Kian Matang

Jurnalis: Gumilang
Editor: Muhammad Faizin

19 Feb 2024 05:10

Thumbnail Pemilu 2024 Sukses, PPI Sebut Demokrasi Indonesia Kian Matang
Proses pemungutan suara Pemilu 2024 di Kabupaten Malang. (Foto : Gumilang/ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Ketua Umum Poros Pemuda Indonesia (PPI) Muhlis Ali menilai pelaksanaan Pemilu 2024 terbilang sukses. Hal ini ditandai dengan tingginya tingkat partisipasi pemilih dan tidak ditemukan gangguan stabilitas keamanan yang berarti.

Pandangan ini disampaikan Muhlis Ali dalam pernyataannya di Kabupaten Malang, Senin (19/2/2024). Dikatakannya, kesuksesan hajat lima tahunan tersebut menunjukan demokrasi di Indonesia kian matang. 

"Kesuksesan Pemilu mencerminkan kedewasaan politik dan kepatuhan pada aturan demokrasi yang semakin matang di kalangan masyarakat Indonesia. Dari berbagai laporan lembaga penyelenggara Quick Count, partisipasi masyarakat sangat tinggi di atas 80 persen yang menunjukkan meningkatnya kesadaran politik rakyat," kata Muhlis.

Muhlis berharap, kepatuhan terhadap aturan main demokrasi juga ditunjukkan oleh Penyelenggara Pemilu seperti KPU dan Bawaslu serta para saksi dari kontestan Pemilu yang saat ini sedang bekerja keras menyelesaikan penghitungan suara. 

Baca Juga:
Usai Visum, Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar

Dikatakannya, setiap suara yang terhitung merupakan amanah dari rakyat, dan itu membutuhkan dedikasi dan kecermatan dari setiap individu yang terlibat. 

Oleh karena itu, semua pihak dituntut bekerja sungguh-sungguh dengan penuh tanggung jawab untuk memastikan setiap suara rakyat dihitung dengan cermat dan adil.

"Jika semua pihak itu menjunjung tinggi prinsip profresionalsime dan transparansi, saya yakin penghitungan suara berjenjang yang saat ini berlangsung akan menghasilkan pemimpin yang legitimate," ucap Muhlis.

Selain itu, Muhlis juga menekankan agar Polri dan TNI yang telah berhasil mengawal pelaksanaan Pemilu, agar terus melakukan deteksi dini dan pengamanan agar penghitungan suara berjenjang tersebut aman dan lancar. Termasuk nanti jika ada sengketa hasil di Bawaslu dan Mahkamah Konstitusi.

Baca Juga:
DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

"Dalam setiap Pilpres sudah jamak terjadi persaingan keras dalam prosesnya. Namun pengalaman demokrasi kita menunjukkan bahwa bangsa ini telah belajar banyak dari waktu ke waktu sehingga presiden terpilih pada akhirnya akan diterima semua pihak," ungkapnya.

Menurut Muhlis, budaya politik di Indonesia tidak mengenal zero sum games sehingga pemenang Pilpres dituntut untuk merangkul yang kalah melalu kompromi politik sehingga menghasilkan kemenangan bersama.

"Realitas politik menuntut adanya power sharing dan rekonsiliasi, presiden terpilih juga dihadapkan pada tantangan untuk menurunkan tensi politik. Dengan mengedepankan dialog, kompromi, dan semangat kebersamaan, situasi politik dapat tetap stabil dan kondusif untuk pembangunan negara," ucap mantan Ketua PB HMI ini.

Meski demikian, Muhlis mewanti-wanti akan pentingnya oposisi yang kuat sebagai pengawas (check and balance) terhadap kebijakan dan tindakan pemerintah. Menurutnya, oposisi sangat terhormat dalam demokrasi karena bertanggung jawab untuk mengkritisi kebijakan yang diambil dan menyuarakan pendapat alternatif.

"Jangan semua Parpol berebut ingin masuk kekuasaan, harus ada oposisi kuat agar fungsi pengawasan di Parlemen berjalan optimal," tegasnya.

Pekerjaan Rumah (PR) presiden terpilih setelah dilantik menurut Muhlis adalah mengembalikan kepercayaan rakyat terhadap institusi demokrasi. Sejumlah catatan dan kritikan dari lawan politik dalam pelaksanaan Pemilu kali ini harus menjadi perhatian khusus untuk meningkatkan kualitas Pemilu di masa yang akan datang.

"Harus diakui, banyak kritikan yang muncul dalam Pemilu kali ini. Presiden terpilih memiliki tanggung jawab untuk memperkuat institusi demokrasi, termasuk lembaga-lembaga negara, sistem peradilan, dan penyelenggara Pemilu, untuk perbaikan di Pemilu berikutnya," bebernya. (*)

Baca Sebelumnya

Terdapat Kesalahan, 2 TPS di Medan akan Gelar Pemungutan Suara Ulang

Baca Selanjutnya

Peringatan Hari Jadi ke-279 Pacitan, Ini Refleksi Penting dari Bupati Aji

Tags:

PPI Poros Pemuda Indonesia pemilu2024 malang Kabupaten Malang

Berita lainnya oleh Gumilang

Miris! Satu Keluarga di Kabupaten Malang Jadi Sindikat Curanmor, Mertua hingga Anak dan Menantu Ditangkap

13 April 2026 09:32

Miris! Satu Keluarga di Kabupaten Malang Jadi Sindikat Curanmor, Mertua hingga Anak dan Menantu Ditangkap

Lewat Dialog Kebangsaan, Unikama Tegaskan Peran Kampus Tangkal Radikalisme

11 April 2026 14:47

Lewat Dialog Kebangsaan, Unikama Tegaskan Peran Kampus Tangkal Radikalisme

Terungkap! Pembobol SMPN 1 Pakisaji Kabupaten Malang Terekam CCTV, Polisi Bekuk 3 Pelaku

11 April 2026 09:59

Terungkap! Pembobol SMPN 1 Pakisaji Kabupaten Malang Terekam CCTV, Polisi Bekuk 3 Pelaku

Rp20,3 Miliar Tanpa Utang! Harta Bupati Tulungagung Gatut Sunu Jadi Sorotan Usai Diciduk KPK

11 April 2026 09:26

Rp20,3 Miliar Tanpa Utang! Harta Bupati Tulungagung Gatut Sunu Jadi Sorotan Usai Diciduk KPK

Pemkab Malang Terapkan WFO-WFH, Sekda Budiar: Target Kinerja Harus Tetap Tercapai

11 April 2026 01:56

Pemkab Malang Terapkan WFO-WFH, Sekda Budiar: Target Kinerja Harus Tetap Tercapai

Dulu PDIP Kini Gerindra, Perjalanan Politik Bupati Tulungagung Gatut Sunu Kandas di Tangan KPK

11 April 2026 01:19

Dulu PDIP Kini Gerindra, Perjalanan Politik Bupati Tulungagung Gatut Sunu Kandas di Tangan KPK

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar