Hasil Survei Pilbup Malang, Warga Enggan Pilih Calon yang Diduga Korupsi Jasmas

Jurnalis: Gumilang
Editor: M. Rifat

10 Okt 2024 07:36

Thumbnail Hasil Survei Pilbup Malang, Warga Enggan Pilih Calon yang Diduga Korupsi Jasmas
Founder SeMART Politica, Dito Arief, ketika menyampaikan hasil survei Pilbup Malang, 9 Oktober 2024. (Foto: Binar Gumilang/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Mayoritas warga menginginkan calon yang bersih pada Pilbup Malang 2024. Dalam penyampaian survei yang dilakukan SeMART Politica, Rabu, 9 Oktober 2024, warga enggan memilih calon yang diduga terlibat praktik korupsi.

Lebih spesifik lagi dalam survei tersebut yakni dugaan korupsi Jaringan Aspirasi Masyarakat atau Jasmas melibatkan anggota DPRD Jawa Timur periode 2019-2024. Warga yang disurvei enggan memilih calon diduga terlibat korupsi itu.

"Dari hasil survei masyarakat menganggap calon bupati diduga terkait korupsi Jasmas tidak layak sama sekali untuk dipilih dengan prosentase 64,1 persen," ujar Founder SeMART Politica, Dito Arief. 

Lebih lanjut ia mengatakan, namun demikian, mayoritas masyarakat yang disurvei tidak mengerti adanya dugaan kasus korupsi Jasmas tersebut. "Angkanya cukup tinggi mencapai 87,0%. Artinya masih banyak warga yang belum mengetahui persoalan tersebut," sebutnya.

Baca Juga:
Pemdes Tirtomoyo di Kabupaten Buka Rekrutmen Perangkat Desa, Tersedia Dua Formasi Jabatan

Menurutnya, jumlah masyarakat yang mengaku tidak mengetahui dugaan korupsi Jasmas melibatkan salah satu calon bupati yang kini ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), karena beberapa faktor.

Pertama, kurangnya informasi dari media massa yang mengungkap proses pengungkapan dugaan korupsi melibatkan anggota DPRD Jawa Timur periode 2019-2023 tersebut.

"Pertama karena kurangnya pemberitaan, dan hanya masyarakat kelompok tertentu yang mengetahui adanya penanganan kasus dugaan korupsi Jasmas yang melibatkan salah satu calon bupati itu," beber Dito yang sebenarnya sudah lama berkecimpung di LSI ini.

Ia memaparkan, survei Pilbup Malang tersebut dilakukan melalui tatap muka oleh pewawancara terlatih. Dengan target responden seluruh warga Kabupaten Malang berusia 17 tahun keatas atau yang telah menikah.

Baca Juga:
Malang Ikut Disorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Bupati Sanusi Buka Suara: Insya Allah Aman!

Sedangkan untuk margin eror kurang lebih 4,8%. Survei dilakukan dalam periode 28 September 2024 sampai dengan 4 Oktober 2024 dengan jumlah responden sebanyak 440 orang.

Sebagai informasi, dari data yang dihimpun melalui survei tersebut, ada salah satu mantan Anggota DPRD Jatim yang saat ini juga maju sebagai Cabup Malang, yakni Gunawan HS.  

Kendati demikian, pada survei tersebut tidak disebutkan nama siapa yang diduga terkait korupsi Jasmas. Dalam survei, hanya masyarakat tidak memilih calon yang diduga terkait korupsi Jasmas tersebut.

Pada Pilbup Malang 2024, ada dua Paslon yang mengikuti kontestasi. Yakni Paslon Sanusi-Lathifah (Salaf) diusung PKB, Gerindra, PDIP, NasDem dan parpol non parlemen. Dan Paslon Gunawan-dr Umar (Gus) yang diusung Golkar, PKS, Demokrat dan Hanura. (*)

Baca Sebelumnya

Mantan Istri Askolani Dukung Paslon Slamet-Alfi di Debat Pilkada Banyuasin

Baca Selanjutnya

22 Anak Jadi Korban Pencabulan di Sleman, Konselor: Mengatasinya Perlu Upaya Bersama

Tags:

Survei Pilbup Malang Pilkada Kabupaten Malang Kabupaten Malang Gunawan Korupsi Jasmas

Berita lainnya oleh Gumilang

Lewat Aksi Damai, DPD NasDem Kabupaten Malang Dorong Penyampaian Informasi Berimbang dan Beretika

15 April 2026 16:30

Lewat Aksi Damai, DPD NasDem Kabupaten Malang Dorong Penyampaian Informasi Berimbang dan Beretika

Malang Ikut Disorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Bupati Sanusi Buka Suara: Insya Allah Aman!

15 April 2026 06:26

Malang Ikut Disorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Bupati Sanusi Buka Suara: Insya Allah Aman!

Salurkan Alsintan Roda 4 di Kabupaten Malang, Chusni Mubarok: Bentuk Keseriusan Presiden Peduli Petani ‎

15 April 2026 05:00

Salurkan Alsintan Roda 4 di Kabupaten Malang, Chusni Mubarok: Bentuk Keseriusan Presiden Peduli Petani ‎

Waduh! Usai KPK OTT Bupati Tulungagung Kota Malang Juga Disorot, Sinyal Bahaya?

14 April 2026 22:43

Waduh! Usai KPK OTT Bupati Tulungagung Kota Malang Juga Disorot, Sinyal Bahaya?

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

14 April 2026 21:01

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Miris! Satu Keluarga di Kabupaten Malang Jadi Sindikat Curanmor, Mertua hingga Anak dan Menantu Ditangkap

13 April 2026 09:32

Miris! Satu Keluarga di Kabupaten Malang Jadi Sindikat Curanmor, Mertua hingga Anak dan Menantu Ditangkap

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H