[FOTO] Menilik Keanggunan Neo-Gothic Gereja Hati Kudus Yesus di Kayutangan Malang
14 Januari 2026 20:54 14 Jan 2026 20:54
Gereja Paroki Hati Kudus Yesus Malang berdiri mandiri sejak 4 Juni 1897 dan dikenal sebagai gereja bergaya Neo Gothic tertua di Kota Malang, dengan dimensi bangunan sepanjang 41 meter, lebar 11,4 meter, dan tinggi ruang utama 15,2 meter. (Foto: Dafa Wahyu Pratama/Ketik.com)
Interior Gereja Paroki Hati Kudus Yesus mencerminkan nilai historis tinggi. Pembangunannya menelan biaya 30.972 gulden dan melibatkan Ir. Marius J. Hulswit sebagai perancang, C. Vis, Van’t Pad, dan Bourguignon sebagai pemborong, serta Moulijn sebagai pengawas proyek. Area sanctuary atau tempat suci Gereja Paroki Hati Kudus Yesus memuat pernyataan teologis “Allah Itu Kasih dan Kasih Itu Kurban”. (Foto: Dafa Wahyu Pratama/Ketik.com)
Prasasti marmer berbahasa Belanda yang dipasang pada 16 Maret 1907 menjadi penanda sejarah pembangunan Gereja Paroki Hati Kudus Yesus. Prasasti tersebut menyebutkan bahwa gereja ini dipersembahkan kepada Hati Kudus Yesus, didirikan berkat kemurahan hati Mgr. Edmundus Sybrandus Luypen, dirancang oleh arsitek Marius J. Hulswit pada masa penggembalaan Rm. G.D.A. Jonckbloet dan Rm. F.B. Meurs, dilaksanakan oleh pemborong C. Vis, serta diberkati pada 7 Januari 1906 oleh Mgr. Edmundus Sybrandus Luypen, Uskup Tituler Orope dan Vikaris Apostolik Batavia. (Foto: Dafa Wahyu Pratama/Ketik.com)
Lukisan Jalan Salib 14 perhentian di dalam Gereja Paroki Hati Kudus Yesus menggambarkan rangkaian kisah sengsara Yesus Kristus, mulai dari vonis hukuman mati hingga peristiwa pemakaman. (Foto: Dafa Wahyu Pratama/Ketik.com)
Patung baru Hati Kudus Yesus ditempatkan di antara dua menara gereja pada 27 Februari 2018 dan diberkati oleh Mgr. Henricus Pidyarto, O.Carm. (Foto: Dafa Wahyu Pratama/Ketik.com)
Tags:
Gereja Paroki Hati Kudus Yesus Kayutangan Heritage Kota Malang Gereja Hati Kudus Yesus kayutangan malang kayutangan gereja gereja kayutangan malang gereja kayutanganBaca Juga:
Plastik dari Singkong Ini Bisa Dimakan, Karya Lulusan Terbaik ITN MalangBaca Juga:
Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir AprilBaca Juga:
Adu Banteng Scoopy vs Vario di Jalan Raya Kepuh Malang, Tiga Orang Luka ParahBaca Juga:
DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT BerkelasBaca Juga:
Dulu Dicap Hobi Tawuran, SMKN 4 Malang Kini Cetak Rekor 64 Siswa Lolos SNBP dan Juara LKS 2026Berita Lainnya oleh Dafa Wahyu Pratama
14 April 2026 22:03
Penguatan Data Desa Digeber, Pemkot Batu Targetkan Kebijakan Lebih Akurat
14 April 2026 18:10
Batu Secret Zoo Punya Anggota Baru, Bayi Bekantan Lahir Alami
14 April 2026 16:11
Anggaran Rp105 Juta, DLH Kota Batu Bangun Jogging Track di Taman Hutan Kota Bondas
14 April 2026 15:18
Mikutopia Hadirkan Paket Rombongan Mulai Rp65 Ribu, dari Budidaya Jamur hingga Outbound Seru
14 April 2026 15:14
Penertiban Kabel Semrawut, Pemkot Batu Siapkan Regulasi Baru
13 April 2026 17:55
Kompak Bangun Kota Batu! Duet Nurochman–Heli Contoh Harmoni Kepemimpinan di Jawa Timur
Trending
Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari
Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar
Dicari! Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo, Seperti Apa Seleksinya?
Resmi Dilantik di Malang, GAPEMBI Jatim Siap Jadi Pilar Program Makan Bergizi Nasional
