Tips Mengolah Daging Kurban yang Sehat ala Dosen Fikes UMM

Jurnalis: Nata Yulian
Editor: Naufal Ardiansyah

29 Jun 2023 12:30

Thumbnail Tips Mengolah Daging Kurban yang Sehat ala Dosen Fikes UMM
Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammdiyah Malang (UMM) Edi Purwanto, S.Kep., Ns. MNg. (Foto: Dok Humas UMM)

KETIK, MALANG – Idul Adha yang juga disebut hari raya kurban menjadi momen bagi umat muslim untuk berkumpul keluarga dan menyantap daging kurban.

Penting diketahui, konsumsi daging yang berlebihan tidak baik dan membahayakan bagi kesehatan. Terutama yang sudah berada pada usia rentan dan penyintas penyakit tertentu.

Edi Purwanto, S.Kep., Ns. MNg selaku Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammdiyah Malang (UMM) memberikan berbagai tips bagaimana membuat olahan daging yang sehat saat hari raya.

Di Indonesia, hewan yang biasanya disembelih adalah sapi dan kambing. Keduanya memiliki nutrisi yang baik bagi tubuh. Banyak mitos yang beredar bahwa daging kambing jauh lebih tidak sehat dibandingkan daging sapi.

Baca Juga:
UMM Siapkan Beasiswa Khusus Aktivis, Dinilai Sebagai Jalur Prestasi

Namun Edi membantah hal itu. Menurutnya, kedua daging tersebut sama sama memiliki kandungan nutrisi hewani yang baik dan dibutuhkan oleh tubuh.

“Daging sapi dan kambing itu bagus untuk kesehatan, namun akan sangat berbahaya jika dikonsumsi berlebihan apalagi saat momen Idul Adha,” ujar Edi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (29/6/2023).

Kebanyakan masyarakat Indonesia mengolah daging kurban dengan disate. Selain rasanya yang enak, memasak sate juga menumbuhkan kedekatan antar keluarga. Edi menilai bahwa tidak ada batasan usia bagi yang ingin menikmati olahan sate tersebut.

Namun yang perlu diperhatikan adalah riwayat penyakit yang diderita seseorang. Apalagi saat ini, penyakit penyakit seperti jantung, tekanan darah rendah bahkan hipertensi bisa menyerang siapa saja. Bukan hanya mereka yang berusia lanjut. 

Baca Juga:
Jangan Salah Beli! Ini Ciri Daging Sapi dan Kambing Segar Menurut Dosen UMM

“Di era sekarang, penyakit tidak lagi memandang usia tua atau muda. Namun berdasarkan pada kebiasaan dan pola hidup. Oleh karena itu, biasakan hidup sehat sedini mungkin,” pesannya.

Menariknya, Edi juga memberikan beberapa tips memasak sate agar lebih sehat. Salah satunya yakni dengan memastikan potongan daging tidak terlalu tebal dan tipis, agar menjamin kematangan dalam dan luar daging.

Daging yang belum matang akan menimbulkan efek buruk, karena mengandung bakteri. Daging yang terlalu gosong juga tidak baik bagi kesehatan karena zat karsinogenetik (zat yang dihasilkan dari arang) bisa menyebabkan penyakit kanker.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa menurut Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), angka maksimal konsumsi zat karsinogenetik yakni di angka 5mL/1 Kg daging.

Jika ingin menambahkan penyedap rasa, ia menyarankan untuk menggunakan penyedap yang alami seperti bawang-bawangan.

“Selain itu, jangan lupa mengombinasikan daging dengan memakan sayur dan buah. Terakhir, tetap memiliki kesadaran dan kontrol atas kesehatan diri sendiri, karena isu kesehatan ini banyak tidak dipedulikan. Padahal akan sangat berdampak bagi keberlangsungan hidup seseorang,” pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Makan Daging Kurban Berlebihan Berbahaya, Simak Penjelasannya

Baca Selanjutnya

Sisihkan Uang Saku, Anak SD Kota Malang Berhasil Berkurban Kambing

Tags:

Edi Purwanto UMM Universitas Muhammadiyah Malang Hewan kurban Sate Tips memasak daging kurban Idul adha

Berita lainnya oleh Nata Yulian

Arbi Melempem di Moto3 GP Catalunya, Konsisten di Posisi Buncit

26 Mei 2024 06:06

Arbi Melempem di Moto3 GP Catalunya, Konsisten di Posisi Buncit

26 Tahun Reformasi, Puguh Wiji Pamungkas Sebut Momentum Menguatkan Kepercayaan Rakyat

22 Mei 2024 03:08

26 Tahun Reformasi, Puguh Wiji Pamungkas Sebut Momentum Menguatkan Kepercayaan Rakyat

9 Lowongan Kerja Sepekan: Kesempatan Gabung Kemenkes dan Kominfo

20 Mei 2024 04:52

9 Lowongan Kerja Sepekan: Kesempatan Gabung Kemenkes dan Kominfo

Trending Sepekan: Deklarasi Antikorupsi Pemkab Sidoarjo Disorot Kejaksaan hingga Skenario Terburuk Gempa Megatrust Pacitan

19 Mei 2024 12:09

Trending Sepekan: Deklarasi Antikorupsi Pemkab Sidoarjo Disorot Kejaksaan hingga Skenario Terburuk Gempa Megatrust Pacitan

9 Lowongan Kerja Sepekan: UMS Cari Dosen Tetap, PT Pelni Buka 3 Posisi

12 Mei 2024 11:28

9 Lowongan Kerja Sepekan: UMS Cari Dosen Tetap, PT Pelni Buka 3 Posisi

Mimpi Timnas Sepak Bola Indonesia Tampil di Olimpiade Paris 2024 Pupus

9 Mei 2024 15:36

Mimpi Timnas Sepak Bola Indonesia Tampil di Olimpiade Paris 2024 Pupus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H