Rektor UB: Puasa Adalah ‘Sekolah’ Pengendalian Diri dan Empati

Editor: Aziz Mahrizal

19 Feb 2026 19:25

Thumbnail Rektor UB: Puasa Adalah ‘Sekolah’ Pengendalian Diri dan Empati
Rektor Universitas Brawijaya (UB), Prof. Widodo saat Kultum di Masjid Fatahillah, Kamis, 19 Februari 2026. (Foto: Humas UB)

KETIK, MALANG – Rektor Universitas Brawijaya (UB), Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc., menekankan bahwa ibadah puasa merupakan momentum "sekolah" untuk melatih pengendalian diri dan semangat berkorban. Hal tersebut ia sampaikan dalam Kuliah Tujuh Menit (Kultum) bertajuk “Hikmah Puasa” di Masjid Fatahillah, Kamis, 19 Februari 2026.

Menurut Prof. Widodo, puasa melatih kedisiplinan, kejujuran, kontrol emosi, hingga empati terhadap sesama.

“Yang paling penting justru adalah menahan ego kita, menahan hati kita, dan terus membuka hati kita untuk peduli kepada sesama,” katanya. 

Ia menjelaskan bahwa esensi puasa selama 16 jam bukan sekadar menahan lapar secara fisik, melainkan untuk mencapai derajat takwa. Prof. Widodo memaknai takwa sebagai kesadaran penuh akan kehadiran Tuhan yang kemudian mewujud dalam ketaatan dan tanggung jawab moral.

Baca Juga:
19 Siswa SMKN 3 Malang Lolos SNBP 2026, Tembus UB, UM hingga Politeknik Negeri

“Apa itu takwa? Takwa bukan hanya sekedar kita takut kepada Allah, tapi takwa adalah kesadaran penuh akan kehadiran Allah dalam kehidupan kita, sehingga melahirkan ketaatan dan tanggung jawab moral. Allah menjelaskan ciri-ciri orang bertakwa, ciri-cirinya dalam surat Al-Baqarah, yaitu mereka yang beriman kepada yang gaib, mendirikan salat, menginfakan sebagian rezeki yang kami berikan kepada mereka,” katanya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kesalehan seseorang tidak boleh berhenti di tempat ibadah saja. Iman harus memiliki dampak nyata bagi lingkungan sekitar, termasuk hubungan baik dengan hewan dan alam dengan tidak merusaknya.

Terkait sedekah, Prof. Widodo menyarankan agar penyalurannya tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik masjid yang sudah megah, tetapi juga diprioritaskan bagi mereka yang membutuhkan.

“Rasulullah bersabda bahwa tidak beriman seseorang yang kenyang sementara tetangganya kelaparan. Dan saya kira hadis ini menegaskan bahwa iman tidak boleh berhenti di sajadah, di masjid. Tetapi iman harus bermuara pada taqwa yang memiliki implikasi pada sosial. Saya kira itu yang ingin saya sampaikan bahwa sekali lagi kita sama-sama membangun kapasitas diri kita, menguatkan iman kita dan juga membangun ketakwaan kita,” katanya.

Baca Juga:
Antisipasi Krisis Energi, Universitas Brawijaya Siap Terapkan Skema Perkuliahan Hybrid

Selain aspek spiritual dan sosial, Prof. Widodo juga menyoroti manfaat puasa dari sisi medis, salah satunya dalam membantu pemulihan penyakit diabetes. Ia menceritakan kisah nyata seorang koleganya yang berhasil sembuh berkat pola puasa yang konsisten.

“Bapak-Ibu sekalian tentu hikmah puasa banyak sekali untuk kesehatan. Sedikit cerita saja, ada teman saya salah satu rektor, beliau itu menderita diabetes. Diabetes tidak lepas dari insulin, harus habis makan selalu pakai insulin untuk menormalkan gula darah. Tetapi beliau sembuh sekarang tanpa insulin, tanpa mengkonsumsi obat sama sekali. Dengan cara apa? Dengan cara berpuasa,” kata Prof. Widodo. (*)

Baca Sebelumnya

Pengajian BRI BO Kotapinang, Perkuat Iman dan Muhasabah Perbaikan Diri

Baca Selanjutnya

Ketua PHRI Kota Malang Ingatkan Anggota Tutup Kafe, Spa, dan Tempat Hiburan Selama Ramadan

Tags:

Universitas Brawijaya UB Rektor Universitas Brawijaya Rektor UB widodo puasa ramadan

Berita lainnya oleh Aziz Mahrizal

Lantunan Ayat Suci Hafizah Aisyah Ar-Rumy Sejukkan Halalbihalal RT 06 De Cassablanca Malang

12 April 2026 14:28

Lantunan Ayat Suci Hafizah Aisyah Ar-Rumy Sejukkan Halalbihalal RT 06 De Cassablanca Malang

Momen Halalbihalal, RT 06 De Cassablanca Kota Malang Perkuat Kolaborasi

12 April 2026 12:05

Momen Halalbihalal, RT 06 De Cassablanca Kota Malang Perkuat Kolaborasi

Waka BGN Sony Sonjaya: Program Makan Bergizi Gratis Serap 166 Ribu Tenaga Kerja di Jawa Timur

9 April 2026 14:19

Waka BGN Sony Sonjaya: Program Makan Bergizi Gratis Serap 166 Ribu Tenaga Kerja di Jawa Timur

Sekjen GAPEMBI Hasan Basri: Menjaga Gizi Nasional adalah Investasi Masa Depan

9 April 2026 11:20

Sekjen GAPEMBI Hasan Basri: Menjaga Gizi Nasional adalah Investasi Masa Depan

Bos Dapur MBG Se-Jatim Kumpul di Malang, Ada Apa?

9 April 2026 09:01

Bos Dapur MBG Se-Jatim Kumpul di Malang, Ada Apa?

Dilantik Hari Ini, Berikut Susunan Lengkap Pengurus DPW GAPEMBI Jatim

9 April 2026 08:59

Dilantik Hari Ini, Berikut Susunan Lengkap Pengurus DPW GAPEMBI Jatim

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar