KETIK, MALANG – Universitas PGRI Kanjuruhan Malang menggelar puncak perayaan Dies Natalis ke-69 bertema “Bertindak Lokal, Berwawasan Global, Harmonis Kultural” pada Rabu,20 Mei 2026. Momentum tersebut menjadi ajang refleksi perjalanan kampus dalam menghadapi dinamika pendidikan tinggi sekaligus menegaskan komitmen mewujudkan perguruan tinggi unggul berbasis kearifan lokal.
Rangkaian perayaan Dies Natalis telah berlangsung sejak April 2026 dengan menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan dosen, mahasiswa, hingga pelajar SMA. Salah satu agenda yang menarik perhatian adalah kompetisi fashion show kostum daur ulang yang menampilkan kreativitas peserta dalam memanfaatkan limbah menjadi karya bernilai seni.
Kompetisi fashion show menjadi salah satu rangkaian acara Dies Natalis ke-69 Unikama. (Foto: Humas Unikama)
Sebanyak 12 peserta dari berbagai Organisasi Mahasiswa (Ormawa) turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut dengan dukungan penuh dari masing-masing program studi.
“Konsepnya adalah menyajikan kostum daur ulang sesuai kreativitas peserta. Tidak ada batasan bahan maupun tema khusus, yang terpenting adalah pemanfaatan bahan daur ulang,” ujar salah satu panitia kegiatan.
Melalui perayaan ini, Unikama juga menegaskan komitmennya dalam mewujudkan Green Campus. Kompetisi kostum daur ulang yang digelar bukan sekadar hiburan, melainkan bagian dari implementasi visi kampus yang peduli terhadap lingkungan.
Rektor Unikama, Sudi Dul Aji, mengatakan pemanfaatan limbah menjadi bagian penting dalam aktivitas kampus sehari-hari.
“Ini salah satu bentuk bagaimana kita ingin memanfaatkan limbah untuk aktivitas sehari-hari. Salah satu contohnya melalui fashion show dengan memanfaatkan bahan daur ulang,” tuturnya.
Ia menambahkan, program Green Campus akan terus dikembangkan. Saat ini, Unikama juga menggalakkan pengelolaan berbagai jenis limbah, mulai dari sampah plastik hingga limbah organik yang diolah menjadi pupuk dan kompos di laboratorium peternakan kampus di Wagir.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor Unikama juga menilai Dies Natalis ke-69 menjadi bukti perkembangan kampus yang terus bertumbuh. Ia menekankan pentingnya komitmen, integritas, dan kebersamaan seluruh civitas akademika dalam menghadapi tantangan zaman.
Senada dengan itu, Ketua PPLP PT PGRI Malang, Agus Priyono, mengajak seluruh civitas akademika untuk memperkuat rasa memiliki terhadap institusi. Menurutnya, Unikama lahir dari semangat inklusif untuk meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya bagi masyarakat pedesaan.
Tak hanya merayakan perjalanan institusi, Dies Natalis kali ini juga menjadi momentum penguatan inovasi akademik. Di era digital, Unikama tengah mempersiapkan pembukaan Program Studi Digital Marketing yang direncanakan diajukan pada Juni 2026 dengan target penerimaan mahasiswa baru pada tahun yang sama.
“Kita melihat digital marketing saat ini sangat dibutuhkan masyarakat. Dari sisi SDM, sarana pendukung, hingga perekrutan dosen baru sudah siap. Tinggal proses pengajuan, mudah-mudahan tahun 2026 kita sudah bisa membuka prodi baru tersebut,” ujar Sudi Dul Aji.
Sementara itu, Ketua Panitia Dies Natalis Unikama sekaligus dosen Bimbingan dan Konseling (BK), Leny Latifah, menjelaskan tema besar tahun ini dipilih sebagai pengingat bahwa kemajuan institusi tidak dapat dipisahkan dari nilai-nilai kearifan lokal.
Melalui perayaan ulang tahun ke-69 ini, Unikama berharap dapat terus berkembang menjadi perguruan tinggi yang unggul, inovatif, dan tetap kokoh menjaga keharmonisan multikultural. (*)
