Prof KGS Ahmadi Dikukuhkan sebagai Guru Besar Unitri

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Mustopa

28 Des 2023 05:56

Thumbnail Prof KGS Ahmadi Dikukuhkan sebagai Guru Besar Unitri
Prof. KGS Ahmadi usai dikukuhkan sebagai Guru Besar Unitri. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Prof. Dr. Ir. Kgs Ahmadi, M.P. dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang Teknologi Industri Pertanian Universitas Tribuana Tunggadewi (Unitri) pada Kamis (28/12/2023).

Pada pengukuhan tersebut Prof. Ahmadi membawakan orasi ilmiah terkait Separasi Senyawa Bioaktif dari Distilat Asam Lemak Sawit dan Efikasi Khasiatnya. 

Prof. Ahmadi menjelaskan bahwa ia telah melakukan penelitian terkait senyawa aktif yang berasal dari distilat asam lemak minyak sawit. Hasil dari penelitian tersebut nantinya dapat dikembangkan menjadi sesuatu yang bernilai guna bagi masyarakat. 

"Kami memaparkan hasil penelitian terutamanya dari senyawa bioaktif yang berasal dari distilat asam lemak minyak sawit. Itu merupakan hasil sampling dari pemurnian minyak sawit yang selama ini belum termanfaatkan secara optimal," ujarnya usai pengukuhan di GOR Unitri.

Baca Juga:
Dokumen Rumah Tak Sesuai Spek di De Cassablanca Malang, DPUPRPKP: Itu Tanggung Jawab Developer!

Menurutnya, penelitian tersebut masih dapat dikembangkan lagi. Terlebih terkait senyawa bioaktif untuk diaplikasikan pada produk makanan. Jika berhasil maka distilat asam lemak minyak sawit memiliki potensi menjanjikan untuk jadi produk komersial. 

"Distilat asam lemak minyak sawit masih terbuka untuk dikembangkan. Senyawa bioaktifnya dapat aplikasi pada produk pangan. Selain itu efikasi dari senyawa bioaktif dari distilat asam lemak minyak sawit menjanjikan untuk dikembang menjadi produk komersial," tambahnya.

Ia mengakui tidak mudah untuk meraih gelar sebagai guru besar. Banyak persiapan dan persyaratan yang harus dipenuhi, salah satunya penerbitan Jurnal Internasional. 

"Kami berusaha memenuhi segala persyaratan yang sudah ditentukan utamanya yang paling sulit adalah dalam publikasi karena itu yang jadi syarat. Kemudian ada syarat tambahan yang agak sulit kalau memang di sini harus ada membimbing S3. Alhamdulillah terbantu karena pernah jadi reviewer di Jurnal Internasional. Minimal dua jenis Jurnal Internasional," tambahnya. 

Baca Juga:
Apresiasi Prestasi LKS Jatim 2026! Kadisdik Aries Beri Penghargaan Peraih Medali dari Malang dan Kota Batu

Foto Foto bersama Prof Ahmadi bersama keluarga dan pihak kampus. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)Foto bersama Prof Ahmadi bersama keluarga dan pihak kampus. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

Sementara itu, Ketua Senat Unitri Prof. Dr. Ir. Wani Hadi Utomo berpesan supaya capaian Prof. Ahmadi dapat dijadikan contoh bagi dosen lainnya. Meskipun Guru Besar merupakan puncak bagi pendidik terutama dosen, namun bukan berarti mengakhiri tugasnya dalam ilmu pengetahuan. 

"Dengan bertambahnya Guru Besar ini akan menambah daya saing dan meningkatkan kualitas pendidikan Unitri. Dengan adanya kebijakan dari kementerian yang mewajibkan Guru Besar harus bisa mempertahankan statusnya. Salah satunya dengan publikasi, maka karya yang dihasilkan bukan bersifat nasional tapi internasional," tegasnya. 

Ia pun berharap jumlah guru besar yang dimiliki Unitri dapat terus bertambah. Ia juga berpesan supaya yayasan serta pihak universitas dapat mendukung Prof Ahmadi dalam mengembangkan penemuannya. 

"Saya berpesan pada semua dosen Unitri supaya capaian Prof Ahmadi dijadikan penambah motivasi. Jangan puas dengan jabatan Asisten Ahli atau Rektor, tapi capailah jabatan Guru Besar. Ternyata untuk mencapai Guru Besar tidak sulit, hanya perlu ketekunan dan kemauan," tuturnya.()

Baca Sebelumnya

Nataru, Khofifah Pastikan Bahan Pokok di Jatim Aman dan Stabil

Baca Selanjutnya

Kapolri Hadiri Deklarasi Pemilu Damai di Mapolda Jatim

Tags:

Guru Besar Unitri Pengukuhan Guru Besar Unitri Kota Malang

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Dokumen Rumah Tak Sesuai Spek di De Cassablanca Malang, DPUPRPKP: Itu Tanggung Jawab Developer!

16 April 2026 18:38

Dokumen Rumah Tak Sesuai Spek di De Cassablanca Malang, DPUPRPKP: Itu Tanggung Jawab Developer!

Harga Cabai di Kota Malang Tembus Rp100 Ribu, Wahyu Hidayat Heran: Di Petani Cuma Rp40 Ribu

16 April 2026 18:27

Harga Cabai di Kota Malang Tembus Rp100 Ribu, Wahyu Hidayat Heran: Di Petani Cuma Rp40 Ribu

Pasar Sawojajar Bakal Disulap Jadi Pusat Kuliner, Lantai 2 Siap Tampung 30 UMKM

16 April 2026 15:35

Pasar Sawojajar Bakal Disulap Jadi Pusat Kuliner, Lantai 2 Siap Tampung 30 UMKM

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

15 April 2026 19:41

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

15 April 2026 17:57

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

15 April 2026 16:31

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H