Pastikan Tepat Sasaran, UB Evaluasi Kelayakan Mahasiswa Penerima KIP-K

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Gumilang

8 Mei 2024 10:30

Thumbnail Pastikan Tepat Sasaran, UB Evaluasi Kelayakan Mahasiswa Penerima KIP-K
Universitas Brawijaya yang akan mengevaluasi penerima KIP-K. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Universitas Brawijaya (UB) Malang berencana memastikan mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) tepat sasaran. Untuk melakukan rencaan tersebut verifikasi data akan dimassifkan oleh pihak kampus.

Hal ini sebagai respon atas hebohnya jagad maya oleh informasi penerima KIP-K dari beberapa kampus yang dinilai terlalu konsumtif. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kewirausahaan Mahasiswa, Dr. Setiawan Noerdajasakti menjelaskan terdapat tiga tahapan proses evaluasi yang dilakukan.

Langkah pertama ialah identifikasi nama-nama mahasiswa yang beredar di media sosial sekaligus yang terlapor melalui UB-Care. Kedua dengan melanjutkan proses evaluasi penerima KIP-K secara rutin tiap semester. Terakhir ialah memanggil mahasiswa terlapor untuk dilakukan evaluasi lebih lanjut.

"Sampai saat ini UB masih menerima laporan, Bidang Kemahasiswaan juga telah mendata dan mengidentifikasi nama-nama mahasiswa yang muncul di media sosial," ujar Dr Setiawan, Rabu (8/5/2024).

UB juga masih terus membuka laporan secara langsung melalui Bidang Kemahasiswaan ataupun dari layanan UB-Care. Apabila dalam prosesnya diketahui bahwa mahasiswa melakukan kecurangan maka akan dilakukan konfirmasi dan evaluasi.

"Untuk penelusuran lebih lanjut akan dilakukan kemudian. Setelah verifikasi data dan dan apabila ditemukan indikasi kuat melakukan kecurangan, akan kami undang untuk dikonfirmasi dan dievaluasi," lanjutnya.

Sementara itu untuk mendapatkan KIP-K, terdapat proses seleksi berlapis yang diterapkan oleh Kampus Biru itu. Dijelaskan oleh Kepala Sub Direktorat Kesejahteraan dan Kewirausahaan Mahasiswa, Ilhamudin bahwa ketika mendaftar, data mahasiswa akan masuk pada sistem KIP-K pusat.

"Data tersebut telah diverifikasi oleh sistem KIP. Selanjutnya datanya diunduh dan diseleksi berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan secara umum. Misalnya tidak mampu secara ekonomi dan memiliki potensi prestasi akademis. Setelah diseleksi, muncullah nama-nama yang bisa dicalonkan jadi penerima KIP," jelasnya.

Selanjutnya data calon penerima akan disinkronkan dengan data yang diinput oleh mahasiswa saat mendaftar ke UB. Apabila data yang diinput sesuai, maka mahasiswa dapat dicalonkan sebagai calon penerima. Sebaliknya jika data tidak sikron, maka nama tersebut disisihkan dari calon penerima.

"Kemudian evaluasi lapangan dilakukan untuk mengetahui kelayakan dan kesesuaian calon untuk menerima KIP-K. Evaluasi lapangan masih terbatas dilakukan di Jaw Timur karena keterbatasan sumber daya. Sedangkan mahasiswa yang dari luar Jawa Timur akan dievaluasi berdasarkan data sistem," lanjutnya.

Mahasiswa penerima KIP-K di UB juga mendapatkan beberapa pembinaan mulai dari mental, soft skill, pengembangan karakter dan berperilaku profesional, serta bijak dalam bermedia sosial.

"Ada juga evaluasi eksplisit terhadap akademisnya yaitu IPK tiap semester tidak boleh di bawah tiga. Mahasiswa juga tidak diperkenankan cuti kuliah kecuali sakit keras," ujar Ilham.

Baca Juga:
Melampaui Kebaya: R.A. Kartini dan Relevansi Kesetaraan Gender Ditinjau dari Stereotype Content Model

Perlu diketahui bahwa setiap bulannya mahasiswa penerima KIP-K kana mendapatkan beasiswa Rp 950.000 yang diberikan di awal semester. Biaya tersebut digunakan untuk memenuhi biaya hidup, tempat tinggal, dan juga membeli buku. (*)

Baca Juga:
19 Siswa SMKN 3 Malang Lolos SNBP 2026, Tembus UB, UM hingga Politeknik Negeri
Baca Sebelumnya

Angkat Kelas UMKM Kerajinan Lokal, Pameran Batik Bordir dan Aksesoris Kembali Digelar

Baca Selanjutnya

Disperkimtan Pagaralam Pastikan Program Bantuan untuk Rumah Tidak Layak Huni Tepat Sasaran

Tags:

Universitas Brawijaya KIP-K Penerima KIP-K Mahasiswa Hedon Beasiswa KIP-K

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar