KETIK, MALANG – Kabar gembira datang dari Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang. Salah satu alumninya, Arifah Mutawaffika, berhasil meraih beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk melanjutkan studi magister di Inggris.
Lulusan Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) angkatan 2020 yang menyelesaikan pendidikan sarjananya pada 2024 tersebut diterima di London School of Economics and Political Science (LSE), Inggris, pada program MSc in Criminology and Criminal Justice Policy.
Perempuan asal Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, itu mengaku keberhasilannya bukan diperoleh melalui proses yang mudah. Sebelum akhirnya lolos LPDP, ia telah mengalami berbagai kegagalan saat mencoba mendaftar sejumlah beasiswa.
Arifah menuturkan bahwa persiapan untuk mengejar studi luar negeri sebenarnya sudah dimulai sejak tahun terakhir masa kuliahnya. Saat itu, ia mulai mengajukan pendaftaran ke sejumlah kampus di luar negeri sambil mempersiapkan berbagai persyaratan.
“Tantangan terberat yang saya hadapi saat itu adalah IELTS sebagai syarat kemampuan bahasa. Saya menghabiskan hampir satu tahun selama 2025 untuk belajar IELTS secara otodidak,” ujarnya.
Usaha tersebut akhirnya membuahkan hasil. Arifah berhasil memperoleh skor IELTS yang memenuhi standar kampus tujuan di Inggris sekaligus memenuhi persyaratan LPDP.
Selain kemampuan bahasa, proses penyusunan esai dan personal statement juga menjadi tantangan tersendiri. Ia mengaku membutuhkan waktu hampir tiga minggu untuk menyelesaikan dokumen tersebut karena menjadi salah satu komponen penting dalam seleksi beasiswa.
Sebagai lulusan Hukum Tata Negara, Arifah memilih melanjutkan studi di bidang kriminologi karena ingin memperdalam pemahaman mengenai kebijakan peradilan pidana.
“Riset dan sistem mereka di bidang ini sudah jauh lebih matang. Saya ingin belajar dari sistem yang terbaik di sana, kemudian membawa pulang ilmunya dan ikut berkontribusi untuk reformasi hukum pidana di Indonesia,” katanya.
Meski telah dinyatakan lolos hingga tahap akhir LPDP, Arifah memandang pencapaian tersebut bukan sebagai garis akhir.
“Kelulusan ini bukan akhir dari perjuangan saya, melainkan langkah awal untuk menjadi bagian dari agen perubahan menuju Indonesia yang lebih baik,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh keluarga besar Fakultas Syariah UIN Malang yang menjadi tempat dirinya menempuh pendidikan dan merangkai cita-cita.
Menanggapi capaian tersebut, Dekan Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas keberhasilan Arifah menembus perguruan tinggi di Eropa melalui pendanaan LPDP.
Menurutnya, keberhasilan alumni program sarjana Fakultas Syariah menembus kompetisi pendidikan internasional menunjukkan bahwa lulusan UIN Malang mampu bersaing di tingkat global.
“Ini menjadi kebanggaan bagi kami karena alumni S1 ternyata mampu bersaing di tingkat internasional. Semoga capaian Mbak Arifah dapat menjadi inspirasi bagi alumni lain dan mahasiswa tingkat akhir untuk berani bermimpi melanjutkan studi ke luar negeri,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya persiapan sejak dini, terutama penguatan kemampuan bahasa dan kompetensi akademik sesuai bidang masing-masing.
Prof. Umi berharap studi Arifah di bidang kriminologi dapat berjalan lancar dan membuka peluang besar bagi pengembangan akademik maupun karier profesional di masa depan.
“Semoga ilmu yang diperoleh membawa keberkahan dan manfaat bagi dirinya, keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara,” tutupnya.
.png)