Mahasiswa Universitas Negeri Malang Kembangkan AI Intervyou, Startup Teknologi yang Diakui Dunia

14 Mei 2026 09:06 14 Mei 2026 09:06

Nurul Aliyah, Rahmat Rifadin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Mahasiswa Universitas Negeri Malang Kembangkan AI Intervyou, Startup Teknologi yang Diakui Dunia

Mahasiswa UM berhasil mengembangkan platform AI menjadi startup teknologi yang diakui oleh dunia. (Foto: Humas UM)

KETIK, MALANG – Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) berhasil mengembangkan platform kecerdasan buatan Intervyou yang diakui dunia dan menjadi startup teknologi yang bisa membantu pelajar, mahasiswa hingga career switcher dengan meningkatkan kesiapan memasuki lingkungan kerja.

Melalui jejaring alumni dan mahasiswa, Intervyou hadir sebagai AI-Powered Career Preparation Coach yang menawarkan layanan persiapan karier secara terintegrasi, mulai dari pembuatan CV berbasis Applicant Tracking System (ATS), analisis skor CV, pembuatan surat lamaran, hingga simulasi wawancara berbasis AI.

Azarya Aditya, mahasiswa Program Studi S1 Teknik Informatika UM yang menjadi salah satu pengembang Intervyou mengungkapkan jika platform tersebut awalnya hanya sebagai proyek pemenuhan tugas kuliah sebelum akhirnya dikembangkan menjadi startup teknologi.

“Awalnya ini hanya proyek kuliah. Namun, setelah melihat potensi di bidang persiapan karier, kami mulai mengembangkan secara serius hingga masuk tahap produksi dan resmi diluncurkan pada 10 Juni 2025,” ujar Azarya pada Rabu, 6 Mei 2026.

Foto Pengembangan platform AI menjadi startup teknologi yang dilakukan oleh mahasiswa bersama alumni UB. (Foto: Humas UM)Pengembangan platform AI menjadi startup teknologi yang dilakukan oleh mahasiswa bersama alumni UB. (Foto: Humas UM)

Selain itu, ia juga menjelaskan terkait keunggulan utama pada Intervyou yang terletak pada sistem adaptif dan personal. Dalam hal ini, pengguna diminta untuk memasukkan data posisi pekerjaan yang dilamar, nama perusahaan, serta deskripsi pekerjaan.

Selanjutnya, sistem AI akan memberikan simulasi pertanyaan wawancara yang sesuai dengan kebutuhan pelamar. Aplikasi tersebut juga menyediakan layanan gratis bagi pemula yang bisa langsung dapat diakses melalui https://intervyou.me.

“Pertanyaan yang diberikan disesuaikan dengan CV dan posisi yang dilamar sehingga pengalaman latihan terasa lebih nyata dan personal,” ucapnya.

Selain pada pengembangan teknologi, Intervyou juga berhasil mendapatkan pengakuan dari internasional setelah bergabung dalam Google for Startups Cloud Program dan NVIDIA Inception Program. Dukungan tersebut membantu pengembangan infrastruktur teknologi dan komputasi AI yang digunakan platform.

Tim pengembang Intervyou sendiri lebih didominasi oleh mahasiswa dan alumni UM yang juga telah berkolaborasi dengan sejumlah talenta lintas kampus.

Dalam menghadapi persaingan industri digital, tim Intervyou secara rutin melakukan riset pasar dan analisis kompetitor agar layanan baru tetap relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Strategi tersebut dilakukan untuk memperkuat posisi mereka sebagai inovator platform persiapan karier berbasis AI di Indonesia.

Intervyou menerapkan sistem berbasis token yang menjadi sisi aksesibilitas. Tak hanya itu, dengan menggunakan platform ini, pengguna bisa mendapatkan layanan gratis melalui token awal yang disediakan, sementara akses lanjutan dapat diperoleh dengan pembelian token tambahan. Skema tersebut dinilai mampu mengajar layanan inklusif bagi beberapa kalangan.

Menariknya, tim pengembang Intervyou didominasi mahasiswa dan alumni UM berkolaborasi dengan sejumlah talenta lintas kampus. Saat ini, startup juga mulai dikenal luas dan memberikan dampak melalui kerja sama dengan SMK Telkom Malang dan SMK Telkom Purwokerto.

Kedepannya, Intervyou menargetkan diri menjadi platform AI yang mampu mentransformasi proses rekrutmen kerja secara menyeluruh, mulai dari tahap persiapan kandidat hingga evaluasi perusahaan.

Kehadiran Intervou sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 4 tentang pendidikan berkualitas dan poin 8 mengenai pekerjaan layak serta pertumbuhan ekonomi.

Inovasi ini menunjukkan bahwa teknologi berbasis AI dapat menjadi solusi dalam meningkatkan kesiapan tenaga kerja muda sekaligus menjawab tantangan pengangguran di era digital.(*)

Tombol Google News

Tags:

Universitas Negeri Malang Um Berprestasi Kota Malang Kampus Malang Mahasiswa UB Mahasiswa Malang